Sebuah Curhatan Tukang Rekap Drama

Adalah sebuah kelelahan tersendiri menulis rekap drama di sini. Oleh karenanya perbulan agustus 2020. Saya menghentikan semua sinopsis yang ada. Jadi, buat yang tanya salah satu drakor yang lagi direkap, saya nggak buat kelanjutannya.

Pada Akhirnya… Pada Pertimbangannya…

Ke depannya, saya berpikir untuk tidak membuat rekap drama lagi.

Tapi saya pikirkan ulang.

Kalau masih ada, hanya sinopsis pendek saja. Semacam bocoran saja, untuk lebih lanjutnya, kalian bisa nonton sendiri. Semacam rangkuman yang benar-benar rangkuman saja.

Untuk bulan agustus saya benar-benar mau berlibur dari sinopsis, saya lebih nulis ke ulasan yang saya tulis di besoksore.

Masih Belum Tahu…?

Masih belum tahu mau buat rekap drama apa. Sama sekali belum ada bayangan. Tapi kita lihat saja nanti.

Kenapa Sih Sinopsisnya Dibuat Jadi banyak Bagian?

Saya mau jawab komentar jadi Josa di sini yang bilang sinopsis saya jelek.

Dibagi menjadi berapa itu tergantung dari jumlah kata yang dibuat. Kalau makin panjang, makin panjanglah bagiannya. Satu buah laman tulisan biasanya berisi 500 kata.

Kenapa hal demikian dilakukan?

Supaya nggak berat pas mengakses. Karena ada foto yang lumayan banyak kalau dimasukkan dalam satu halaman. Satu episode bisa puluhan. Seringkali web saya nggak bisa diakses gara-gara masalah ini. jadi, saya punya alasan untuk itu.

Saya pikir, hampir selalu saya kasih link untuk klik selanjutnya. Jadi kemudahan untuk ke laman selanjutnya nggak kepotong.

Untuk Feelnya yang Nggak dapat, apa yang bisa diharapkan dari sinopsis? Jelas beda dengan orang yang menonton langsung. Adanya sinopsis hanyalah sebagai gambaran tertulis jalannya drama. Saya jelas tidak bisa mewakili ucapan Moon Sang Tae yang terbata. Saya bakalan nulis lempeng-lempeng saja.

Adanya sinopsis hanya membantu barangkali orang-orang yang nggak punya waktu lebih dan mau tahu bagaimana kisah selanjutnya.

Tentu saja. tentu saja siapapun boleh main ke sini. Boleh bilang apa saya di sini tentang saya. Apapun akan saya terima. Saya sudah bisa melihat orang yang datang dan pergi. Dimaki-maki pakai kata kasar juga sudah bisa kok.

Sesungguhnya, membuat sinopsis bukan hal mudah.

Apalagi soal waktu. Jadi, karena mungkin ke depannya saya mau mengolah tulisan lain. Di sini, bakalan ada rekap singkat-singkat saja.

Untuk sinopsis saya masukkan ke besoksore seperti biasanya.

Ada perasaan mengganjal aja.

Tiap kali saya menuliskan sinopsis. Ada perasaan mengganjal dalam hati. Ketika saya merasa naskahnya bagus. Saya bertanya ke dalam hati, kapan saya bisa membuat karya sendiri?

Saya juga ingin menuangkan pikiran saya dalam cerita. Walaupun cerita yang remeh.

Tiap drama yang saya buat sinopsisnya, tentunya ada yang banyak pembaca, ada yang sedikit banget. Ada yang mampu saya selesaikan. Ada yang kemudian saya tinggalkan begitu saja.

Kadang saya membayangkan diri saya yang melihat diri saya sendiri sedang sibuk mengetik di depan komputer. Selalu sendirian dan kemudian sadar usai 3 tahun mengelola besokpagi.com. Bahwa saya sudah terlalu lama begitu.

Saya butuh perubahan kecil.

Jadi, tulisan ini adalah pamitnya saya yang akan selesai dengan sinopsis yang mungkin detail, saya akan rekap dengan kalimat singkat drama korea yang memang ingin saya rekap.

Atau palingan ya ditambah dengan beberapa komentar.

Saya juga mau ganti wajah besokpagi.com dengan beberapa tulisan lain. Supaya lebih beragam aja. Kalau masih tentang korea. Mungkin merambah ke tema kpop yang lain.

Akhir kata….

Terima kasih buat yang pernah mampir di sini. Pernah singgah di sini. Pernah komen apapun itu, pernah kasih semangat.

Tapi, tenang aja. Besokpagi akan tetap ada. Cuma updateannya aja yang mungkin akan lebih berbeda dari sebelumnya.

Terima kasih. Semoga kalian selalu sehat.

9 thoughts on “Sebuah Curhatan Tukang Rekap Drama”
  1. Dear Mimin, semangat terus ya. Ditunggu wajah baru besok pagi!!! Selalu suka baca tulisan Mimin dari awal ampe now.

    1. Waduh, saya baru kenal dg blog ini dan mau merayapi semua isinya. Tp sdh mau udahan ya?
      Saya termasuk penyuka sinopsis drakor di semua blog yg sy tahu. Krn sejak menikah dan punya anak, sdh tdk sempet lg nton drakor.
      Dan jd senang baca sinopsisnya krn biasanya ada tambahan info dr mimin yg memperjelas jln ceritanya.
      Tak terbayang jd miminnya yg pasti mbutuhkan tenaga, waktu dan biaya utk menulis ini.
      Terima kasih sdh mau menulis sinopsis drakor utk kami2.

  2. Semangats min, aku suka dengan gaya penulisan Mimin kok 😊😊
    Selamat beristirahat min
    Semoga abis libur nulis selanjutnya jadi semangat lagi

  3. Membantu orang-orang yg ga punya waktu lebih >>> itu aku banget eonni!!! Sangaaaaattt terbantu dengan sinopsis yg eonni tulis, gada complain. Aku akan merasa sangat kehilangan…. 😭😭😭😭 Skrg aj ak baca ini kayak ga percaya. Tapi ak menerima keputusan eonni, jika memang itu untuk hal yg lebih baik.. eonni mau menulis cerita sendiri? Supportt youuuu 💪💪💪 mangattss eonni! Make your dream come true!

  4. Sedihhhh baca postingan ini 🙁
    Tapi tetep semangat buat Mimin!
    Bahagiain diri sendiri dl ya Min!
    Makasih banget uda bikin sinopsis2 kdramaa. Jangan dengerin apa kata netijen yang kurang tau berterimakasih itu.
    Semangat mimin! Sukses selalu!

  5. Selama baca sinopsis drakor. Blog ini yg paling detail. Menurutku. Terjemahan ya sesuai. Kenapa berhenti? Lanjutkan..

  6. Saya udah ngikutin blog tamura khusus nya ,,, dah lama bgdddddd sempet ngikutin FB nya juga, ehh ada drama juga di FB, ga nyangka sinopsis kesayangan ga akan ada lagi,, menangisssssssss,, padahal sinopsis ini ngebantu bgdddd,, bagi aku yg ga suka berhari2 didepan hp/laptop hanya untuk nonton ep1-16, cukup baca sinopsis cuman bbrapa jam aja selesai, jujur sedihhh bgdddd, tapi aku emang selalu ngebayangin kalo jadi Mimin, kok sempet2nya nonton sambil ss gambar, terus nulis plus masukin gambar yg cocok, pasti di hp/laptopnya ss an Drakor bisa ribuan, blm detail bgd nulis ceritanya,, kok ada yg tega bilang jelek,, duh…. Mullut ma tangan yak,,, ttp semangat Mimin,, banyak yg masih sayang sama kamu,,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!