Sinopsis Crash Landing on You Episode 73 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaaaaa….

“Kita harus bicara empat mata.” Ucap Joon Hwi pada Si Wol.

“Ayo.”

“Apa yang terjadi? Jangan kemana-mana. Kalian akan bicara di sini.” Ucap Pimpinan Hong. “Aku yang memanggilnya kemari.”

“Tugas hakim agung adalah membantu mereka yang difitnah. Dia bisa mengetahui siapa yang bersalah.”  Ucap Si Wol.

Pimpinan Hong kesal pada mereka karena dia jadi nggak tahu.

***

*di tempat pengadilan. Para staf sangat mengandalkan Hakim Hong karena dia adalah hakim bersih yang nggak pernah melakukan kesalahan. Padahal… emmm belum tahu aja.

***

Joon Hwi bicara dengan Si Wol.

Si Wol hanya menceritakan bahwa sepuntung rokok yang entah ia pernah buang di mana menjadi barang bukti yang menjatuhkannya di pengadilan. Padahal, Si Wol nggak tahu apa-apa tentang tuduhan. Si Wol juga tahu nama Hong Yura dari surat putusan yang dibantu cari dengan Cheong Ah.

Joon Hwi masih diam dan mendengarkan Si Wol saja.

***

Pimpinan Hong awalnya percaya bahwa kakaknya pasti tidak bersalah dan memberikan keterangan yang benar sesuai fakta. Namun, karena penasaran, Moon Hae Rang diminta untuk menyelidiki masalah Si Wol dan Hakim Hong.

***

Cheong Ah mengurus nenek yang tersesat. Nenek itu mengalami kepikunan dan menggunakan gelang alamat dan nama. Pak Moon malah mengingat ucapan Hakim Hong bahwa Cheong Ah adalah orang yang jahat.

***

Joon Hwi pulang dan langsung diomeli ibunya karena Joon Hwi masih menemui Cheong Ah. Joon Hwi kali ini tegas mengatakan bahwa dia tidak akan melepaskan Cheong Ah.

“Omma kehilangan putra karena dia.”

“kenapa kematian Joon Kyum adalah kesalahannya?”

“Diam!!!” yaakkk Hakim Hong tetap melindungi dirinya dengan cara menyalahkan Cheong Ah sampai episode mau abis kayak gini.

Joon Hwi juga memutuskan untuk tidak meninggalkan Ibunya. Pokoknya Joon Hwi sudah mulai curiga.

“Kang Si Wol. Kudengar omma saksi kecelakaan tabrak larinya. Apa benar? Dia ingin bertemu dengan Omma. Dia ingin tahu kenapa Omma membuatnya bersalah. Ibu lari ke rumah saat itu karena bertemu Kang Si Wol. Ada apa sebenarnya?”

Tbtb Hakim Hong datang. Pembicaraan nggak tuntas.

***

Hakim Hong datang dan bertanya perihal Unnienya yang menjadi saksi kecelakaan Si Wol. Hakim Hong hanya mengaku dia menyokong hidup Si Wol karena dia seumuran dengan Joon Kyum.

Pimpinan Hong meminta pada kakaknya agar dirinya mengurus masalah Si Wol. Karena Hakim Hong akan naik jabatan menjadi Hakim level awuwuwu…*tahulah kagak paham hakim-hakiman saya. Wkwkwk.

***

Cheong Ah pulang bersama Pak Moon usai menanyakan nenek tadi.

“Pikun memang penyakit mengerikan. Namun, jika masalahmu mengerikan. Mengingatnya jauh lebih baik. Daripada lupa seperti nenek tadi. Aku pernah mengingingkan lupa pada hal mengerikan. Tapi hal itu adalah bagian dari diriku.” Ucap Pak Moon.

Intinya, pak Moon sama sekali tidak menghakimi Cheong Ah, malah menguatkan. Alhamdulillah yaa. masih ada orang baik di drama ini.

***

Si Wol ada di dekat kantor polisi. Ia mendengarkan rekan Cheong Ah bergunjing soal Cheong Ah yang dulu berhenti sekolah karena dirundung dan akan bunuh diri.

Para rekan Cheong Ah mulai tahu bahwa ada orang yang ingin Cheong Ah dapat sangsi disipliner.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini yaaa...