Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 25 Part 1

Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 25 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca. Hahahhaha… Episode selanjutnya sampai 48 bakalan update di sini yaaa.. gumawo cuy.

Seol Ah kaget melihat Hae Rang sadar. “Kamu… kamu tahu siapa aku?”

Hae Rang hanya mengangguk.

“Kalau begitu, kamu sadar sepenuhnya?”

Hae Rang memegang tangan Seol Ah. Seol Ah langsung kaget. “Bagaimana dengan Pak Do Jin U? Di mana dia? Tapi dia baik-baik saja bukan? Di mana dia sekarang?”

“Dia?” Seol Ah melepas tangan Hae Rang. “Kenapa kamu menanyakan itu? Kamu bersamanya malam itu. Bukan aku. Tapi kamu! Selamat!!! Kembali ke dunia penderitaan.” Seol Ah marah kemudian pergi.

****

Seol Ah lemes di luar. “Dia? Beraninya dia bertanya padaku tentang Jin U.”

Seol Ah pun mengingat Jin U yang berkata sarange padanya.

****

Dokter memberitahu Tae Rang bahwa Hae Rang sudah sadar. Tae Rang langsung bergegas ke rumah sakit. Ia bahkan pergi meleati Seol Ah tanpa sadar.

“Kamu Oppanya bukan?” Tanya Suster.

“ya. Kudengar adikku sudah sadar. Bagaimana keadaannya?” *di sini, seol ah sadar kalau Tae Rang Oppanya. Bukan suami Hae Rang.

“Jika tidak ada masalah, dia akan dipindahkan dari ICU. Bisa ttd???” Ucap perawat. Daebak yaa langsung pulih.

***

“Hae Rang.” Ucap Tae Rang melihat adiknya udah kayak orang nggak sakit aja.  Tetep pakai lipstik dong.

“Oppa. Oppa baik-baik saja?”

“Bagaimana aku baik-baik saja berandal?”

Keduanya menangis haru. Juga saling tersenyum. Di sisi jendela. Seol Ah memandang dengan marah.

***

Seol Ah ke ruang VIP Jin U.

“Kenapa kamu tidak bisa bangun? Apa kamu muak denganku? Kamu tidak mau melihatku karena memilih wanita itu. Kurasa kamu juga kesepian. Sendirian tanpa orang lain. Di sini pun sama. Aku kesepian tanpamu.”

Pimpinan Hong datang. “Apa benar bahwa sekretaris Moon sudah sadar? Apa dia benar-benar bangun?”

“Ya.”

“Putraku belum, jadi, bagaimana dia… Jin U… tunggu apa lagi. Dia sudah sadar. Kamu sadarlah jebbal!!!!!!!”

“Dia akan sadar.” Ucap Seol Ah.

“Kamu hari ini nampak seperti manusia, bukan boneka. Akan menyenangkan jika yang kamu inginkan adalah putraku, bukan uangnya. Kamu menjadi boneka yang tidak bisa berkata-kata lagi, menantuku. Aku akan menemui sekretaris Moon. Kamu mau ikut denganku?”

****

Hae Rang sudah dipindahkan dan Tae Rang mengatakan bahwa Jin U masih belum sadar. Tak lama Pimpinan Hong menerobos masuk.

“Aku datang untuk membesuknya.”

“Apa?” tanya Tae Rang.

“Aku ingin bicara berdua dengan sekretaris Moon. Bisa tinggalkan kami?”

“Besuk dia di lain hari. Aku mengkhawatirkan kondisinya. Ayah dan adikku juga akan segera datang. Aku mintaa maaf.”

“Baiklah. Aku akan bicara 5 menit. Kamu mau tetap di sini?” tanya Pimpinan pada Tae Rang.

“Oppa.” Hae Tang meminta kakaknya keluar. Dan Tae Rang memberikan waktu 5 menit.

***

“Kamu masih muda. Kamu tidak pintar atau cantik seperti seseorang. Kamu bau manusia hina. Bagaimana kamu menggoda putraku?” tanya Pimpinan. Apa hubungan kalian?”

“Aku mencintai dia. Dia tidak mencintaiku. Cintaku hanya bertepuk sebelah tangan.”

“Apa katakan lagi?”

“Aku sendirian yang mencintainya. Jadi, jangan khawatir.”

***

Pimpinan kembali menemui Seol Ah.

“Mungkin karena masih mudah, tapi dia sangat sehat. Dia berpikir jernih dan berterus terang. Dia baik-baik saja.”

“Gadis itu… sekretaris Moon… bolehkah aku tahu apa yang ibu bicarakan dengannya?”

“Kami hanya mengobrol sebentar karena ada Oppanya. Oppanya akan melindunginya, ahhh dia itu pikir aku apa?”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *