Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 26 Part 1

Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 26 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. saya kasih pengumuman ulang yaaa. Yang mau masih ngikutin drama ini sampai episode 48. Update selanjutnya bakalan ditulis di sini.

Joon Hwi menceritakan sedikit bahwa Nona Moon adalah anak dari polisi Moon yang sedang membantu menyelidiki.

“Di mana pacarmu?” tanya Joon Hwi pada Baek Rim.

“Ahhhh… pacarku….. pacarku?????” *Joon Hwi inget lho saat Cheong Ah bilang naksir. “Dia bukan kekasihku. Aku dan Cheong Ah hanya berteman. Aku akan memberitahunya setelah kami berdua dapat pekerjaan. Aku berencana mengajaknya kencan. Tapi hidup tidak sesuai dengan keinginan kita. Aku masih punya kesempatan kalau dia masih lajang bukan?”

“Apa yang kamu sukai darinya? Dia kan aneh?”

“Kurasa kamu hanya melihat sisi bodohnya. Dia selalu membantu yang lemah dan tidak pernah mengabaikan mereka yang dalam masalah. Dia membantu mereka dengan mengorbankan waktu dan hatinya. Dari luar, dia tampak bodoh, bukan?”

****

Cheong Ah dengan masker wajahnya menemui Joon Hwi.

“Kamu ingin menemuiku? Kudengar kamu bertemu dengan Rim.”

“Kamu tidak bisa melepas maskermu? Itu membuatku frustasi.”

“Apa kamu ingin melihat wajahku? Kenapa?” wkwkwkkw.

“Duduklah.”

“Koo Joon Hwi kenapa kamu memperbolehkanku duduk di sampingmu? Kenapa?”

“Ahhh apa yang cantik darinya.”

“Kamu mencari kecantikanku?”

“Ahhh bukan begitu. Duduklah.”

Cheong Ah melepaskan maskernya dan menatap Joon Hwi. Joon Hwi pun menatapnya. Wkwkwkw. Joon Hwi bahkan tersenyum.

Ada kursi roda mau lewat. Cheong Ah langsung menyingkirkan batunya. Joon Hwi sedikit mendapatkan gambaran baru tentang Cheong Ah.

****

Joon Hwi dan Cheong Ah ada di depan lift. Saat lift terbuka. Ada Hakim Hong. Sayangnya, saat itu Cheong Ah dan Hakim Hong saling tidak melihat satu sama lain dan lift tertutup.

“Kenapa kamu ke teman? Bersama seseorang?” tanya Hakim Hong.

“Ya.”

“Siapa?”

“Ibu tidak akan tahu meskipun aku memberi tahu.

****

Seol Ah melihat Hae Rang di depan pintu VIP.

“Berani sekali kamu datang ke sini.”

“Aku diberitahu bahwa tidak apa-apa datang.”

“Siapa yang memberitahumu?”

“Pimpinan. Dia bilang wajar sekretaris menjenguk bosnya. Malah aneh jika sekretarisnya tidak menjenguknya.”

“Apa katamu? Kamu tahu kamu siapa? Pimpinan? Bagaimana denganku?”

“Aku ingin melihatnya walaupun sebentar.”

“Pergi dari sini. Aku akan menelepon Oppamu.”

***

Hae Rang pergi dan berpapasan dengan Joon Hwi dan Pimpinan Hong. Joon Hwi yang menyadari langsung menyapa Hae Rang.

“Kamu Moon Hae Rang?”

“Kamu sepupu Jin U?”

****

Hakim Hong menjenguk Jin U. Ia masih memberikan kalimat semangat pada Seol Ah.

“Jin U sering membicarakanmu pada kami. Dia sangat menyukaimu. Dia berpikir di kehidupan berikutnya dia mau menikahimu dan kamu tidak mau. Dia bilang tidak akan tahan melihatmu dengan pria lain di kehidupan berikutnya.”

Seol Ah menangis mendengarnya.

***

Tae Rang menitipkan makanan pada suster untuk diberikan pada Seol Ah.

***

Hae Rang tiba di ruangannya kembali. Di sana sudah ada Tae Rang.

“Dari mana saja kamu?”

“Aku pergi mencari angin.”

“Jangan pergi ke sana lagi.”

“Bagaimana Oppa tahu?”

“Itu tidak penting. Oppa harus tahu rencanamu. Minta maaflah pada Seol Ah. Katakan kamu menyesal dan akan mengurusnya. Minta maaf dengan tulus dan selesaikan itu agar kamu tidak terluka lagi. Agar Seol Ah tidak terluka lagi.”

“Aku akan minta maaf padanya jika dia menerima permintaan maafku. Karena semua salahku. Tapi, bagaimana jika Jin U mati? Seperti Oppa yang memanggil namaku saat tidar sadar. Aku ingin memanggil namanya.”

“Kamu ini kenapa? Kenapa?”

“Istrinya tidak mencintainya.”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *