Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 28 Part 1

Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 28 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti sinopsis di sini yaaa… terima kasih banyak.

Seol Ah berkata pada Hae Rang. “kamu bilang selamat dari koma membuatmu tidak kenal takut. Tapi kupikir Oppamu adalah pengecualian.”

“Kita semua orang dewasa. Tidak ada alasan untuk melibatkan Oppaku dalam hal ini.”

“Apa kamu malu?”

“Tidak. Aku hanya tidak mau melihat Oppa terluka. Kamu bisa melakukan apa pun yang kamu suka kepadaku. Tapi jangan ganggu Oppa. Kumohon.” Kemudian Hae Rang pergi. Di pintu ada Pimpinan masuk.

“Kamu mau ke mana? Sudah kubilang untuk menjaganya.”

“Ada banyak mata melihat.” Ucap Seol Ah. “Bagaimana jika rumor menyebar?”

“Dia sekretarisnya. Tidak aneh jika dia menjenguk. Aku akan mengatakan pada perawat bahwa Nona Moon bisa saja kapan datang. Moon jangan pergi. Seol Ah pergilah.” Pimpinan membuka pintu untuk Seol Ah.

Seol Ah pun pergi. Atau lebih tepatnya diusir.

****

Ayah Moon menyapa Seol Ah yang melamun di depan rumah sakit. “Putriku bangun sebelum suami anda.”

“Ya, aku tahu.”

“Aku sangat menyesal tentang semuanya.” Ayah Moon memberikan kue.

“Bisakah kita bicara?”

“Tentu. Ada yang ingin aku sampaikan. Tapi di mana ya?”

“Di kamar putrimu saja.”

“Apa?”

***

“Anda menyuruhku membuat pernyataan palsu?” Tanya Hae Rang pada Pimpinan Hong.

“Jika kamu tidak bangun, kasus ini akan diselesaikan dengan anak itu sebagai pelaku. Tapi kita akan membuang waktu karena kamu bangun. Buat pernyataan ke polisi secepat mungkin. Terserah padamu apakah putraku menjadi korban atau pelaku. Itu tergantung pada ucapanmu. Aku mengatakan ini karena kamu tulus pada putraku. Aku tidak bisa memercayai menantuku, tapi kurasa aku bisa mempercayaimu. Aku akan mengandalkan cintamu.”

*diperalat Pimpinan Hong nih. Mana Hae Rang mukanya nyebelin diem-diem…wkwkwk.

Moon Tae Rang menelepon Hae Rang dan Hae Rang malah menjawab Pimpinan. “Ya. Aku akan menuruti perkataan anda.”

***

Hae Rang pergi dari ruangan Jin U. Dan di luar. Tae Rang sudah menunggu. Ketahuan.

“Keluar dari sana. Keluar dari sana!!!!” Tae Rang sangat marah.

Hae Rang membuka kaca penutup. Kemudian Hae Rang ditarik pergi.

****

Di ruangan Hae Rang sudah tidak ada penunggu. Ayah datang bersama Seol Ah. “Dia masih belum sembuh. Jadi, seharusnya tidak mulai bekerja.”

“Dia akan segera kembali dengan Oppanya.”

“apa yang ingin kamu katakan?”

“Putri anda….” Seol Ah tbtb ingat janjinya pada Tae Rang untuk bungkam. Kemudian Hae Rang dan Tae Rang datang. Dua anak ayah Moon beralibi habis menengok Jin U karena terkait pekerjaan.

Seol Ah akhirnya nggak jadi bilang dan pergi begitu saja.

*****

Seol Ah bungkam karena merasa banyak berterima kasih pada Tae Rang bukan karena memaafkan Jin U atau Hae Rang.

Seol Ah masih punya hati yaaa…

Saat bertemu Seol Ah. Tae Rang tahu Seol Ah merogoh baju dan tidak ada uang. Tae Rang memberikan Seol Ah uang.

“Kamu selalu seperti ini? atau kamu bersikap seperti ini hanya kepadaku?”

“Aku selalu seperti ini. sudah sifatku menjadi berhati lembut terhadap anjing yang terlantar, kucing liar dan orang yang membutuhkan. Sudah cukup sulit bagiku untuk melihat salah satu dari ketiganya. Maafkan telah melewati batas, kaki, dan tanganku melakukan hal ini begitu saja.”

Seol Ah mengambilnya. “Aku akan membayarmu kembali. Jika tidak. Kita akan bertemu lagi.”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *