Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 29 Part 2

Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 29 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaa… sudah senin kembali dan ketemu mimin lagi di sinopsis yang ini….

Joon Hwi menyerahkan uang tunai yang tadinya diterima Cheong ah dan rekaman tabrakan pada Pimpinan Hong.

“Jangan lakukan apapun mulai sekarang. Aku akan memperbaiki perbuatan Imo mewakili Jin U. Aku tidak tertarik pada managemen bisnis. Aku merasa tidak punya bakat. Aku juga suka pekerjaanku saat ini. aku serius.”

“Tunjukkan itu. Pergilah ke LN dan datanglah kembali saat Jin U sudah bangun.”

“Sekarang? Tapi aku sedang mencari seseorang. Aku akan pergi setelah bertemu dengannya.”

“Apa?”

****

Dan Cheong Ah malah cerita bahwa dia sedikit suka dengan Joon Hwi pada Baek Rim.

“apa sekretaris itu tahu bahwa ayahnya tahu rekaman dasbor? Dia mengesankan. Jika kubawa ke pengadilan, putrinya bisa saja dihukum karena sumpah palsu.”

***

“Ayah tidak mau merasa bersalah. Katakan yang sebenarnya.” Ucap Pak Moon pada Tae Rang. “Ayah rasa tidak bisa melihat wajah Hae Rang. Meski itu perintah dari atasan, perilakunya salah. Kamu harus memarahinya. Katakan apa salahnya. Bisa-bisanya dia melakukan itu setelah sadar. Dia menyalahkan orang yang tidak bersalah. Ayahnya polisi….. ayah juga hampir melakukan kesalahan besar. Hanya dengan sepersekian detik.”

“Ayah tidak melakunnya. Ayah melakukan yang benar.”

“ini tentang restoranmu. Tentang pekerjaan adikmu.”

“ini mungkin sulit. Tapi aku bisa mencari pekerjaan baru.”

****

Pimpinan Hong kini mengubah tajuk di artikel untuk mendapatkan simpati publik atas kecelakaan yang terjadi pada Jin U. Kemudian Pimpinan mendapatkan bukti bahwa lelaki bersama Seol Ah adalah Moon Tae Rang saat di kedai malam hari.

***

Seol Ah bilang pada Jin U. “Kenapa kamu bilang muak padaku kepadanya? Bukan kepadaku? Apa yang selama ini kita saling ingingkan?”

Seol Ah kemudian bertemu dengan pengacaranya. Pengacaranya memberikan nasihat mengenai foto Seol Ah yang makan jam 4 pagi keluar di media sosial. Seol Ah diperingati bahwa kejadian itu bisa membuat salah paham dan itu yang diinginkan Pimpinan Hong untuk menyingkirkan Seol Ah.

****

Pimpinan Hong langsung melemparkan bukti foto pada Seol Ah.” Dari kejauhan. Tae Rang melihat kejadian ini.

“Kamu tidak mengenal pria itu? Dia hanya membayar makananmu? Kamu masih berpikir hanya putraku yang bersalah?

“bukan begitu….”

Pimpinan Hong akan menampar Seol Ah dan Tae Rang langsung muncul menghalangi.

“Sudah cukup. Aku mengatakan ini seandainya anda salah paham. meski aku tidak di sini, siapapun akan melakukan hal yang sama.”Tae Rang melihat foto-foto itu. “Tampaknya anda tidak keberatan melakukan aktivitas ilegal. Kenapa anda membutuhkan foto seperti ini? kami makan di meja yang berbeda. Dan aku membayar makannya karena dia tidak punya uang. Jika anda melakukan hal ilegal lagi. Aku akan melaporkannya ke polisi.”

“Apa? Polisi?”

“Ommonie. Hentikan.”

***

Yeon Ah ada di sekolah dan mempertimbangkan untuk menjual mendalinya. Ia mengajak Pa Rang untuk menjual mendalinya.

Pa Rang sudah menghitung berapa uang yang akan diperoleh Yeon Ah.

“Ini palsu.” Ucap penjual. “Benar-benar palsu.”

“Tidak mungkin. Aku memenangkannya dalam kompetisi.”

“Makdudmu penyelenggara memberikan mendali palsu?” tanya Pa Rang.

“Aku tidak tahu. Bisa saja. atau mungkin seseorang menukarnya dengan yang palsu.” Yeon Ah kemudian ingat ayahnya yang sangat mencurigakan.

Yeon Ah pun menangis dan mengatakan mungkin ayahnya yang melakukan.

Lanjut ke bagian 3 klik di sini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *