Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 29 Part 3

Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 29 Part 3 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaa… sudah senin kembali dan ketemu mimin lagi di sinopsis yang ini….

Pa Rang dan Yeon Ah mengabiskan waktu bersama. Yeon Ah kesal karena sudah makan makanan pemberian ayahnya, yang artinya ia memakan mendalinya sendiri.

Yeon Ah bahkan akan melapor pada polisi. Pa Rang mengatakan ayahnya adalah polisi.

Wkwkwkkw sumpah lucu banget. Keduanya jelas masih polos banget.

***

Joon Hwi ngopi dengan Ibu hakim.

“Omma. Maafkan aku tidak ada saat Omma mengalami kesulitan.”

“Apa?”

“Aku hanya bicara saja.”

****

Cheong Ah cerita pada Ibunya. “Kecelakaan Baek Rim diputuskan karena kecelakaan damai saja. mereka mengakui mereka bersalah. Mereka akan memulainya besok. Jangan khawatir.”

“Menurutmu Seol Ah akan baik-baik saja?”

“Tentu. Ibu tahu itu.”

“Kenapa berdamai?”

“seseorang tbtb menemukan saksi.”

“Ahhh orang itu sangat membantu kita.”

***

Cheong Ah menelepon Joon Wi dan berkata. “Gumawo, Koo Joon Hwi.”

“Begitu saja?”

“Ya.”

“Itu terlalu singkat.”

“Baik. Aku akan mencobanya lagi. Nomu nomu… nomu nomu…. gumawo yooo…”

“Tidak ada hal lain yang kamu katakan kepadaku?”

“Maksudmu kameranya? Aku memulai dua pekerjaan paruh waktu. dan aku tidak akan menyusahkanmu. Jadi, kamu tidak perlu khawatir. Aku harus mentraktirmu, tapi pasti kamu akan menolak. Kita tidak akan pernah bertemu lagi. Kamu tidak merasakan hal yang sama. Tapi aku sangat senang bertemu denganmu.”

“Kenapa?”

“Entahlah. Aku tidak bisa menjelaskan. Anne bilang, akan sangat menyenangkan jika menemukan seseorang yang jiwanya mirip denganmu.”

“Jiwaku mirip dengan Kim Cheong Ah? Bagaimana bisa?”

“Aku tidak bilang begitu.”

“Siapa sebenarnya Anne Shirley? Siapa yang bicara omong kosong itu?”

“Anne of Green Gables.”

“apa?”

“Dia sumber cahaya bagiku. Mau kukirimkan bukunya alih-alih makan denganku?”

“Aku punya bukunya. Kurasa aku punya.”

“Kamu punya? Kamu juga membeli buku seperti itu? Betapa feminim.”

“Diberikan. Seseorang memberikannya di dalam kereta.”

“Kalau begitu bacalah.”

“Aku tidak ingin membacanya. Aku tidak ingin mengingat. Aku tidak ingin mengingat hari itu.”

“Baiklah.”

***

Joon Hwi membaca sekilas bukunya,

Dan ia ingat hari itu. Kejadian di kereta.

Saat anak SMA bilang dia tampan dan mengatakan cinta.

“Tidak… ini gila. Bagaimana kalau Kim Cheong Ah gadis SMA itu?”

Dan Joon Hwi ingat Cheong Ah bilang saat di minimarket. Ini kali keduanya dia bilang suka.

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *