Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 31 Part 1

Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 31 Part 1 – Episode sebelumnya di sinli. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah membaca yaaa…. terima kasih sudah setia menunggu updateannya juga.

“Kamu punya selera yang sama. Melihatmu jatuh cinta dengan pria yang sama dua kali.”

“Tidak mungkin, aku tidak percaya ini.” Ucap Cheong Ah sambil tersenyum.

“Aku pun bingung.”

“Bagaimana kamu tahu itu aku? Jangan bilang kamu mengingatku selama ini.”

“Tidak. Aku hanya mengingat rambutmu yang tersangkut.”

“Ahhh yaa… rambutku tersangkut di tasmu bukan?”

“Kurasa itulah yang terjadi. Aku sudah lupa soal itu, tapi kini aku kesal lagi.”

“Maafkan aku ahjussi. Yang kukatakan hari itu salah.”

“Jangan bilang aku ahjussi.”

“Ahh yaa Koo Joon Hwi.”

“Aku bisa mengerti jika tidak ingat. tapi bagaimana kamu bisa melupakan orang yang kamu cintai?”

“Sama sepertimu, itu hari di mana aku lebih suka tidak mengingat kejadiannya.”

“Kenapa?” tanya Joon Hwi.

“Itu hari terburuk dalam hidupku. Kenapa itu juga hari yang menyebalkan dalam hidupmu?”

“Bagiku sama saja. itu juga hari terburuk dalam hidupku.”

****

Di rumah sakit, Ibu Hakim Hong pulang dan meninggalkan Seol Ah. Hakim hong mengatakan bahwa saat ini Joon Hwi sedikit manis. Dalam hati Seol Ah dia tahu bahwa Joon Hwi akan pergi ke LN.

***

“Apakah ini kebetulan?” tanya Cheong Ah.

“Bagaimana jika bukan.”

“Ah ya. Rasanya seperti takdir. Aku merasa aneh. Menurutmu, kenapa kita kembali bertemu? Kenapa ahjussi itu adalah kamu?”

“Itu kebetulan dan takdir tidak seistimewa yang kamu pikirkan. Yang penting adalah tekad bukan Dewa yang memberikan jalan.”

“Ahh ya benar. Jatuh cinta dua kali pada pria yang sama bukan masalah besar. Bagimu atau bagai tentara ahjussi itu. Aku punya salinan buku ini. kamu bisa memilikinya. Untuk mengingat reuni kita.”

“Tidak perlu.”

“kalau begitu, anggaplah sebagai hadiah perpisahan.”

“Tapi bawaanku harus sedikit.”

“Bawaan?”

“Mari nikmati kopinya saja sebagai hadiah perpisahan.”

“Ya. Aku yang akan belikan. Dan kamu belikan makanan.” Ucap Cheong Ah. *kenapa jadi canggung lagi. Koo Joon Hwi selalu menaruh tembok besar di harinya.

****

Seol Ah makan dengan ahjumma di kedai.

“Omma… apa kamu mengenal Moon Hae Rang? Kudengar dia satu sekolah dengan Cheong Ah.”

“Bagaimana kamu mengenal Moon Hae Rang?”

“Dia sekretaris suamiku. Saat itu, aku bersama dengan Cheong Ah di rumah sakit, kami berpapasan dengannya.”

Ahjumma sangat kaget sampai pucat. “Cheong Ah bertemu dengan wanita itu?”

“Ya. Ada apa dengannya?  Apa yang terjadi diantara mereka? Ommaaaa….”

“Dia yang merundung Cheong Ah.”

“Apa? Merundung?”

“Tapi dia sekretaris suamimu? Astagaaaa…… ibu ingin bertemu dengannya suatu hari. Dan menanyakan alasannya melakukan hal buruk pada Cheong Ah. Sekarang dia sekretaris Jin U. Jadi, ibu tidak bisa melakukan itu lagi.”

“Omma… bukankah Cheong Ah pergi malam itu untuk mengentikan Joon Kyum? Kalau begitu… apakah Cheong Ah…” Seol Ah kaget. “Apa itu benar? Apa sesuai dengan dugaanku.”

Ahjumma mengangguk yang mengartikan Cheong Ah malam itu akan bunuh diri juga. *Njirrr Seol Ah kebanyakan mikir masalahnya sampai nggak tahu ini.

****

Di jalanan, Cheong Ah berjalan dengan Joon Hwi yang menanyakan SMA Eunjin. Cheong Ah menunjukkan jalan.

“Kalau begitu mari berpamitan di sini. Bagaimana kalau kita berjabatan tangan.” Ucap Cheong Ah. “Kamu mau dipeluk?”

Mereka pun salaman.

“Senang bertemu denganmu lagi, Ahjussi Tentara. Memang sangat singkat, tapi aku senang dia adalah kamu. Terima kasih sudah membantuku menemukan kenangan indah.”

“Aku akan ke cabang LN. Ini akhir pertemuan kita. Kudengar aku harus lebih lama menatapmu agar tahu kecantikanmu. Sayang sekali aku tidak bisa melakukan itu. Jaga dirimu dan jadilah polisi yang baik.”

Joon Hwu pergi… Cheong Ah dadah-dadah.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *