Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 32 Part 1

Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 32 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaa…

Moon Tae Rang menemui Pimpinan Hong.  Moon Tae Rang memberikan surat pengunduran diri milik Hae Rang.

“apakah ini keinginanmu? Bukan keinginan Moon Hae Rang?”

“Ya.”

“Kamu sebut kamu Oppanya? Zaman sekarang, mendapatkan perkejaan sama seperti mendapat lotre. Kamu yakin ini yang terbaik untuk adikmu?”

“Yang penting adalah aku melindungi adikku dari perusahaan anda. Anda menyuruhnya memberikan pernyataan palsu. Entah apalagi.”

****

Ahjumma menelepon Tae Rang. “Apakah adikmu bernama Moon Hae Rang? Dia sekretaris menantuku.”

“Ya.”

“Adikmu menginap di kamar nomor berapa? Ada yang harus kuperiksa.”

***

Ahjumma bergegas ke rumah sakit. Ia langsung masuk ke kamar Hae Rang. Di dalam kamar itu, ia mengintip ada pimpinan Hong.

Pimpinan Hong membawa surat pengunduran diri. “Aku harus menerimanya atau tidak? Siapa yang akan kamu pilih? Oppamu atau putraku? Pilihan ada padamu. Ini sulit? Istri Jin U saat ini tidak peduli saat dia menikahi putraku dan berpaling dari keluarganya.”

“Terimalah surat pengunduran diriku. Izinkan aku berada di sisi Jin U sampai dia sadar. Hanya itu yang aku inginkan.”

“Apa? Kamu serius?”

“Ya.”

“Baiklah. Kamu akan merawatnya dengan menunjukkan cintamu. Mungkin aku belum bisa menjadikanmu istrinya tapi aku akan membiarkanmu berada di sisi Jin U. Aku akan membuat menantuku muak sampai dia meninggalkanku. Jika kamu bertahan sampai akhir. Kamu akan menggantikan Kim Seol Ah. Kamu akan mendapatkan Jin U dan uangnya.”

“Pimpinan. Aku akan bertahan. Aku akan bertahan dan membuat Kim Seol Ah menyerah. Entah itu berapa tahun, aku tidak akan menyerah.”

Tidak tahan melihat kejadian ini. anjay saya juga nggak tahan. Ahjumma membuka pintu. Ia langsung menampar Moon Hae Rang.

“Siapa anda?”

“Siapa anda? Kamu beraninya menanyakan itu. Minta wanita ini memberi tahu siapa aku.”

“Wanita ini?”

“Apakah kamu manusia? Bagaimana kamu melakukan ini? putramu yang merenggut putriku. Dia tergila-gila kepada putriku dan bilang tidak bisa hidup tanpa Seol Ah. Dan bilang akan membahagiakannya. Kamu dan putramu berjanji bisa memberikan semua yang tidak bisa kami berikan. Jadi, aku merelakannya meskipun itu salah. Setidaknya aku ingin salah satu saja putriku bahagia. Setidaknya satu saja dari putri kami yang bisa lebih daripada yang kami berikan. Tapi….. dia tidak punya uang saat menikah. Tapi mereka sudah bersama selama 9 tahun. Di rumahmu, Seol Ah di sana sebagai keluarga. Jadi, beraninya kamu berniat mengusirnya untuk alasan seremeh uang? Bersekutu dengan wanita kotor ini yang menjadi selingkuhan putramu?”

“Apa maksdumu, alasan remeh? Berapa uang yang dimiliki keluargamu? Kalian tidak punya uang/// karena kalian miskin seumur hidup. Kamu bisa mengatakan hal-hal seperti itu. Pernahkah kamu memberikan setidaknya 1.000 dolar kepada orang asing? Ini bukan uang yang remeh. Aku melakukan ini karena putrimu menikahi putraku karena alasan remeh yang bernama uang. Kamu pikir dia mendampingi putraku karena mencintainya? Tidak mungkin. Dia di sana untuk mewarisi kekayaan putraku.”

“Apa?”

“Tanyakan saja pada putrimu apa dia mencintainya. Dia bukan selingkuhan putraku. Putraku mencintainya. Jika kamu ibunya, siapa yang kamu perbolehkan untuk merawat putramu?”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *