Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 33 Part 2

Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 33 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaa… akhirnya sudah senin lagi guys. Mian aja kayaknya sinopsis minggu ini bakalan molor karena saya ada kerjaan lainnya yang sedang dalam tenggat. So, sabaaarrr yaaa nunggu updateannya!!!

“Di mana Seol Ah?” tanya Jin U. “Apa dia tidak tahu bahwa aku siuman?”

“Dia kelelahan dan menyerah atas dirimu. Sudah lama dia kembali ke rumah orang tuanya.”

“Apa?”

“Dia bukan tipe orang yang akan terus terdiam di sisi ranjang sepanjang kamu koma. Banyak orang memperhatikanmu. Jadi, dia hanya melihatmu dari waktu ke waktu. apa yang dia lakukan bukan cinta.”

“Jadi, dia meninggalkanku?”

“Ya.”

“Telepon dia. Telepon Seol Ah. Minta dia segera datang. Katakan kepadanya bahwa aku ingin menemuinya.”

*pimpinan menelepon Seol Ah tapi tidak diangkat karena Seol Ah sedang tidur. ia tidur karena jadwal kerjanya terlalu pagi.

***

Saat siang. Moon Tae Rang datang membawa makanan dan mereka mengobrol di dalam mobil. Kemudian mereka pun pergi. Tae Rang akan mengantarkan Seol Ah ke toko kosmetik.

*disaat yang sama. Jin U mengamuk dan meminta ponselnya karena dia mau menelepon Seol Ah menggunakan ponselnya.

Seol Ah diantar naik mobil Tae Rang. Ia membeli banyak produk dan pulang sendirian.

Di dalam perjalanan pulang. Jin U meneleponnya. Ia terdiam melihat nama Jin U di ponselnya dan mengangkatnya.

“Ini aku. Di mana kamu?”

“Benarkah ini kamu?”

“Kenapa? Kamu terkejut? Setidaknya kamu menjawab. Mari bertemu. Sekarang juga.”

***

Seol Ah pun datang. Gercep….

“Aku tidak percaya bahwa setelah mendengar suaramu. Itu benar-benar kamu. Kamu kembali. Aku percaya setelah melihatmu.”

“Kenapa lama sekali? Panggilan tadi. Entah soal aku tetap hidup atau aku sudah mati. Teganya kamu mengabaikan itu? Kamu pikir aku sudah mati? Atau kamu sudah memperlakukanku sebagai orang mati?”

“Kenapa kamu baru siuman sekarang? Seharusnya kamu siuman lebih awal.”

“Itu hanya setahun. Kamu lelah padahal baru setahun?”

“Baru setahun? Bagiku terasa seperti 10 tahun.”

“Jadi, kamu pergi?”

“Kamu meninggalkanku lebih dahulu.”

“Apa?” tanya Jin U. “Aku tidak ingin kecelakaan itu terjadi.”

“Itu tidak perlu terjadi. Seharusnya tidak…”

“Tapi itu terjadi. Lalu kamu meninggalkanku. Aku tidak bisa memaafkanmu.”

“Apa? Memaafkan? Siapa yang harus memaafkan siapa? Baik… jangan maafkan aku. Aku juga tidak akan memaafkanmu.” Ucap Seol Ah.

“Hanya itu yang bisa kamu katakan kepada suami yang baru bangun dari koma?”

“Ya. Hanya itu yang bisa aku katakan. Kamu berbuat salah padaku dan kurasa aku juga bersalah padamu. Waktu tidak pernah tepat bagi kita. Kurasa memang bukan takdir. Aku tidak ingin berdebat denganmu. Itu hanya untuk orang yang peduli. Jaga dirimu. Aku tidak akan berkunjung lagi.”

Seol Ah pergi dan Jin U tidak bisa mengejar Seol Ah.

***

Hae Rang ada di rumah Pimpinan Hong. Pimpinan sangat senang karena Jin U sudah sadar.

“Kamu melakukan pekerjaan dengan baik. Apapun yang telah orang katakan.”

“Apa Seol Ah datag? Apa mereka bertemu?”

“Jika tidak hari ini. mungkin besok. Dia akan menemuinya.”

“Anda akan membiarkan mereka bertemu?”

“Apanya yang berubah? Mereka berdua adalah orang asing.”

“Apa yang akan pimpinan lakukan jika Jin U tahu dia sudah bercerai?”

“Istrinya memang pergi saat dia sedang koma. Jangan khawatir. Awalnya dia mungkin panik. Tapi kemudian biasa saja.”

Lanjut ke bagian 3 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *