Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 34 Part 1

Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 34 Part 1 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaa…. btw, ada 3 sinopsis on going di besokpagi.com ya. Salah satunya akan selesai di minggu depan, yaitu Secret Boutique.

Hakim Hong mengunjungi Jin U. “Aku sangat bersyukur. kita bisa minta apa lagi? Ini bagus. Bibi sangat bahagia Jin U.”

“Ya. Aku juga,”

“Aku yakin kamu bingung karena sudah melewatkan satu tahun masa hidupmu. Aku baru sehari denganmu, kamu nampak canggung.”

“Aku tidak tahu apa yang terjadi selama 1 tahun terakhir. Rasanya terasa menyesakkan mendapatkan cobaan ini. aku juga merasa marah.”

“Benar. Banyak yang telah berubah.”

“Seol Ah meninggalkan aku.”

“Ya.”

“Dia sudah berubah Imo. Seol Ah sudah asing.”

“Tentu dia berubah. Kamu membuatnya susah.”

“Meski begitu, ini terlalu kejam. Aku mengenalnya. Tapi dia sangat kejam.”

“Seol Ah tidak mengatakan apapun?”

“Mengatakan apa?”

“Jangan tanya pada Imo. Tanyakan langsung saja padanya. Alasan dia meninggalkanmu. Alasan dia tidak mengatakan apa pun.”

***

Jin U menelepon Seol Ah tapi Seol Ah malah mematikan ponselnya.

***

Hari yang melelahkan bagi Cheong Ah pun akhirnya selesai. Ayah Moon malah mengatakan bahwa shif malam akan lebih melelahkan lagi.

***

Cheong Ah makan dengan hakim hong dengan perut keroncongan. “Makanannya akan segera disajikan, jadi, tunggulah sebentar lagi.”

“Aku baik-baik saja. aku akan menunggu.” Perutnya bunyi lagi.

“Kamu pasti tidak makan seharian,”

“Ya. Bahkan minum saja aku gugup.”

“Aku juga demikian saat masuk pengadilan di hari pertama.”

Cheong Ah pun menceritakan hari pertamanya dengan semangat.

“Kamu nampak cantik.” Ucap Ibu Hakim.

“Aku?” Cheong Ah senang mendengarnya.

“Kamu punya pacar?”

“Tidak.”

“Ada orang yang kamu sukai? Ada ya?”

“Ada, tapi hanya sedikit. Kurasa aku menyukai seseorang”

“Lalu, kenapa kamu tidak mengatakannya.”

“Sudah. Tapi ditolak.” Wkwkwkwk sama kayak Mimin guys. “Dua kali.”

“Entah siapa itu yang tidak pandai membaca karakter orang. Dia akan rugi.”

***

Joon Hwi sesuai janjinya akan pulang pada saat Jin U siuman, akhirnya pulang. Ia masih ada dalam taxi. Menuju pulang.

Ia sampai rumah dan ada ahjumma saja di rumah. Ahjumma sangat kesal karena Joon Hwi tidak memberi tahu.

Joon Hwi menelepon Ibunya yang sedang makan bersama Cheong Ah. “Ini aku Omma.”

“Ya. Kenapa nak.”

“Ibu dimana?”

“Ibu sedang makan malam.”

“Dengan siapa? Rekan?”

“Ya. Kamu sudah dengar Jin U siuman bukan?”

“Apakah Jin U mengenali Omma?”

“Ya. Tentu saja.”

“Aku akan membongkar koper.”

“Apa?? Kamu di rumah?”

*Cheong Ah pun baru tahu bahwa Jin U sudah sadar. Ibu Hakim setelah menutup telepon, cerita bahwa anaknya tbtb pulang.

***

Subuh kembali. Seol Ah kembali siaran. Oh Tae Rang kembali mendengarkan Seol Ah yang siaran di dalam mobilnya.

***

Seol Ah pulang. Tae Rang menunggu dan memberikannya syal. Bahkan memakaikannya.

“Kamu datang karena ponselku mati?”

“Ya. Kamu sengaja mematikannya agar aku datang?”

“Aku dihubungi suamiku.”

“Apa? Siapa?”

“Mantan suamiku.”

***

Jin U ribuan kali menghubungi nomor Seol Ah karena dia tidak tahu alasan Seol Ah meninggalkannya dengan jelas.

***

“Berikan ponselmu padaku. Berikan saja.” Ucap Tae Rang pada Seol Ah. Seol Ah pun memberikannya. “Jangan menghindari mantan suamimu. Aku tidak mau kamu melewatkan teleponku karena suamimu. Entah ingin menyelesaikan kesalahpahaman yang ada. kamu harus menemuinya. Apapun pilihanmu. Aku akan mendukungmu.”

“Ya. Aku tidak ingin menghindarinya. Aku hanya ingin berpisah.”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *