Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 37 Part 1

Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 37 Part 1 – Sudah hari senin guys, artinyaaaa update drama BLWL, Episode sebelumnya ada di sini. Untuk tahu lengkapnya kamu bisa cari tahu di link yang ini. terima kasih sudah membaca yaaa…

Jin U terus mengikuti kemana Seol Ah dan Tae Rang jalan-jalan. Hingga Jin U memanggil Seol Ah. “Yeobo….”

“Tunggu… kamu mengikutiku kemari?” tanya Seol Ah.

“Siapa dia?” tanya Jin U.

“Apa urusanmu?”

“Aku Moon Tae Rang. Aku pernah melihatmu, tapi kurasa kamu tidak. Aku teman Seol Ah.”

“Seol Ah? Siapa yang kamu panggil dengan santai? Kamu tidak tahu dia sudah menikah?”

“Aku tahu. Aku juga tahu dia sudah bercerai.”

“Apa? Lalu apa? Apa yang kamu harapkan setelah dia bercerai?”

“Astagaaa kamu membuatku malu!!! Pergilah.” Teriak Seol Ah. “Kamu bangun setelah koma setahun. Kamu tidak ada kegiatan selain mengikutiku?”

“Dia bukan teman ya? Yaa… aku tahu kamu tidak punya teman.”

“Jangan hiraukan dia. Ayo pergi saja.” Ucap Seol Ah pada Moon Tae Rang. Seol Ah pun pergi.

“Apa yang kamu lakukan? Seol Ah sepertinya marah. Jika kamu bersikeras, aku akan pergi agar kalian berdua bisa bicara.”

“Aku senang jika kamu bisa enyah.” Dihhhhhhh Jin U senyebelin ini ya.

“Kalau begitu, aku akan pergi untuk hari ini.”

“Apa? Untuk hari ini?”

***

Di rumah Pimpinan Hong. Hae Rang sedang makan bersama dengan Pimpinan Hong.

****

“Kita harus bicara.” Jin U menarik Seol Ah.

“Sejak kapan kamu mengikutiku?”

“Sejak kamu keluar dari rumahmu.”

“Kamu mengawasiku selama ini?”

“Ya. Aku bahkan melihat bedebah itu menyuapi kastanye panggang. Aku melihat semuanya.”

“Do Jin U Sshi… kamu sadar betapa menyedihkannya dirimu sekarang?”

“Bagaimana denganmu? Kamu sadar betapa asingnya kamu sekarang? Kamu berteman dengan pria? Di mana Kim Seol Ah yang dahulu kukenal?”

“Maka pergilah ke Moon Hae Rang yang sangat kamu kenal.”

“Kenapa kamu membahasnya di sini?”

“Tidak…. itu hal pertama yang harus kamu bicarakan denganku. Jangan perlakukan aku seakan kita sama.” Seol Ah pun pergi.

***

Hae Rang menghangatkan sup. “Ayahmu membesarkanmu dengan baik.” Ucap Pimpinan Hong. “Tiga bersaudara, bukan?”

“Ya.”

“Dan dia mengadopsi kalian bertiga?”

“Ya.”

“Kamu kaget? Jangan gugup. Kamu pikir aku membiarkanmu masuk tanpa mencari tahu latar belakangmu? Aku suka semua hal tentangmu. Kecuali satu.”

“Apa itu?”

“Aku tidak tahu orang tua kandungmu seperti apa. Bagaimana jika mereka penjahat atau sampah?”

“Aku juga tidak mengenal orang tua kandungku. Mereka meninggal saat aku kecil. Jadi, aku tumbuh di panti bersama Oppa.”

“Kamu punya Oppa?”

“Meskipun tidak jelas. Aku ingat dia. Aku memanggilnya Oppa.”

“Begitukah?”

Kemudian Jin U pulang. Jin U nampak kesal dan naik ke atas. Pimpinan Hong meminta Hae Rang menghibur Jin U.

***

“Pimpinan menunggumu 2 jam untuk makan.”

“Kalian makanlah tanpaku.”

“Tolong perhatikan apa yang ada di hadapanmu. Kamu tidak tinggal sendirian.” Hae Rang langsung gercep membereskan pakaian Jin U.

“Ayo bicara di luar,”

“Ini bukan kali pertamaku datang ke sini. Saat kamu terbaring. Aku sering datang mengambil pakaian dalam dan kaus kakimu. Kamu yang merasa tidak nyaman, bukan aku. Baiklah… ayo. Aku tidak ingin kamu merasa tidak nyaman karena aku.”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *