Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 38 Part 1

Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 38 Part 1 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di link yang ini. drama ini nyatanya sampai 100 episode yaaa… hahahahah yaahhh tapi ceritanya bagus. Jadi, mau gimana lagi gitu…

Tae Rang masuk ke kedainya dan kesal dengan Jin U yang masih menyebut Seol Ah dengan panggilan istrinya.

***

Moon Hae Rang mengajak ngobrol Jin U terus sebagai sekretaris. Sedangkan Jin U menjawabnya dengan kekenanya. Aneh nggak sih??? Kok masih mempertahankan Moon Hae Rang.

“Sekretaris Moon… seperti apa Oppamu? Aku bertemu dengannya di bawah.”

“Ahh begitu rupanya.”

“Berapa usianya?”

“Dia 34 tahun. Kenapa kamu bertanya?”

“Usianya 34 tahun? Dia semuda itu? Apa dia sudah menikah?”

“Belum.”

“Pacar?”

“Kenapa tbtb menanyakan Oppaku?”

“Aku hanya bertemu dengannya dan penasaran.”

“Dia orang yang baik. Dia hangat dan bijaksana. Dia seperti gunung dan lautan. Dia sangat biasa. Tapi dia juga istimewa. Begitulah Oppaku.”

“Seperti gunung dan lautan.”

“Dia tahu hubungan kita. Sejak kita dibawa ke rumah sakit bersama. Dia bahkan melihatku merawatmu.”

“Kalau begitu, dia pertama tahu di rumah sakit?”

“Ya. Dia merawatku sejak awal.”

“Jadi, saat kita berada di ICU.”

***

Tim Joon Hwi bekerja mulai dapat dukungan inter market. Yang tadinya ruangan kecil, jadi, mewah dan nyaman.

Bahkan ketua tim sesumbar bahwa karenanyalah kantor berubah menjadi sekarang. Karena dia begitu kompeten. Ia menyombong sambil membawa bunga dari Jin U.

***

Jin U langsung datang ke kedai Moon Tae Rang. Jin U mengaku datang untuk makan. Sayangnya Jin U harus menunggu selama 30 menit. Karena kedai belum siap.

Jin U melihat acar dan mengingat ucapan Seol Ah di radio.

“Kamu dekat dengan Seol Ah?”

“Ya. Kami dekat. Seperti yang kamu tahu, aku satu-satunya temannya.”

“Apa kalian benar-benar berteman?”

“Ya. Untuk saat ini.”

“Apa nantinya mungkin akan berubah?” tanya Jin U.

“Itu terserah Seol Ah. Ini bukan urusanku dan aku tidak boleh ikut campur. Tapi kamu harusnya minta maaf padanya, bukannya marah. Dan kuharap kamu memutuskan secepat mungkin. Jangan mempersulit bnyak orang.”

“Itulah yang kuinginkan. Lebih dari siapapun. Aku tahu tidak ada yang bisa kukatakan dan aku malu. Tapi aku akan menebus perbuatanku, sedikit demi sedikit. Dengan semua usahaku. Kim Seol Ah adalah istriku. Masih.”

***

Ayah menangis sambil menyanyi. Kemudian Seol Ah mendengar dan mendekati ayahnya.

“Appa… menangis? Ayah sungguh mengidap depresi IRT?”

“Tidak.”

“Ayo kita jalan-jalan.”

“Appa gwencanaa…..” nangis lagi. Wkwkkwkwkw.

“Ayah malu jalan denganku karena aku seorang janda ya? Jika itu bukan masalah. Maka berdirilah.”

***

“Appa. Mianhae telah mengecewakan Apppa.” Ucap Seol Ah.

“Tidak apa-apa mengecewakan Appa. Ayah ini ayahmu. Kamu memberi ayah banyak kebahagiaan sejak kamu lahir. Kekecewaan itu hanya sebentar. Terlepas dari perkataan orang, aku bangga padamu.”

Seol Ah kini yang menangis.

***

Pa Rang lagi main kuda-kudaan di kedai Tae Rang. “Hyung… Hyung terdengar kesal di telepon tadi. Kakak kenapa? Ucapan kakak tidak masuk akal. Kakak kesal pada siapa?”

“Kamu ke sini mau membantu atau bersikap konyol.”

“Noona akan datang…”

Tak lama. Moon Hae Rang datang. Hubungan yang canggung antara Hae Rang dan Tae Rang terus terjadi. Pa Rang hanya menggoda mereka dan mengatakan kedua kakaknya aneh.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini yaa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *