Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 39 Part 2

Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 39 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini, terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaa… seperti biasanya kalau kalian belum tahu dan baru ngikutin. Drama ini update di sini tiap senin dan selasa.

“Bagaimana jika bedebah itu tidak menganggapmu sebagai teman?” tanya Jin U. “Bagaiamana jika dia melihatmu sebagai seorang wanita. Kamu belum memikirkannya? Pria macam apa yang terus bersama wanita selama setahun yang tidak menyukainya? Dia berpura-pura menjadi teman. Dia menipumu, bodoh.”

“Itu pendapatmu. Kamu lebih buruk. Kamu penipu.”

“Penipu?”

Seol Ah keluar dari mobil.

****

Tae Rang masih menanti kabar dari Seol Ah. Masih tidak ada kabar.

***

Seol Ah menatap laut. Ponselnya ada di mobil Jin U. Kemudian Tae Rang menelepon. Jin U yang mengangkat ponsel itu.

“Halo… kenapa diam saja?” tanya Tae Rang. “Di mana kamu sekarang? Kamu masih bersamanya? Katakan sesuatu. Entah itu alasan atau apa, tidak ada yang ingin kamu katakan?”

“Dia tertidur.” Ucap Jin U. “Aku tidak bisa membangunkannya. Mau kubangunkan? Kututup teleponnya.”

***

Jin U mendekati Seol Ah lagi. “Kamu tidak kedinginan? Ayo… wajahmu nampak membeku. Kamu tidak kedinginan?”

Jin U akan memegang wajah Seol Ah tapi seol ah tidak mau. Jin U akan menyentuh Seol Ah malah terjatuh. Wkwkwk.

Dengan lebaynya Jin U mengatakan punggungnya sakit.

Ada dua nenek menghampiri mereka.

“Aah kalian. Ini yang kalian lakukan sepagi ini? apa yang kalian lakukan menepi di sini. Apa istrimu tahu tentang hubungan kalian?”

“Mereka pasangan yang sudah menikah mungkin.” Kata nenek satunya,

“Apanya? Aku tahu mereka berselingkuh.”

“Kami sudah menikah Haelmoni. Dia istriku.” Ucap Jin U.

“Kamu akan mendapatkan hukuman karena mengkhianati istimu yang setia. Aigoooo aigoooo…. hal itu juga berlaku untukmu Nona cantik.” Para nenek pun pergi.

***

Moon Hae Rang melihat Tae Rang yang nampak tidak biasa. Akhirnya mereka mengobrol.

“Seperti apa Jin U?”

“Entahlah. Dia tidak punya kekurangan. Dia tidak merasa inferior. Apa pun itu, dia yakin bisa mewujudkannya. Dia tidak ragu. Aku suka itu darinya Oppa. Saat kami ke jepang. Ada gempa bumi, kami bersembunyi di bawah meja dan dia bersiul. Padahal aku takut mati. Di bilang kita tidak akan mati hari itu, aku merasa tenang.”

“Itu yang kamu rasakan padanya. Bagaimana dengan dia?”

“Dia akan menatapku lagi. Dia tahu aku mencintainya lebih dari siapapun.”

“Bagaimana jika tidak? Apa yang akan kamu lakukan?”

“Dia akan kembali kepadaku saat merasa lelah. Selalu begitu.”

“Dia mungkin sudah berubah. Banyak yang berubah.”

“Tidak. Wanita itu belum berubah. Dia masih tidak mencintai Jin U.”

****

Jin U mengantarkan Seol Ah pulang. Seol Ah langsung ketakutan saat melihat ibunya melintas. Begitu pula dengan Jin U. Keduanya sembunyi di dalam mobil.

“Ini semua salahmu. Aku tidak mau membuat Omma khawatir lagi. Tolong berhenti berbuat semaumu. Kumohon.”

***

Seol Ah ketinggalan ponselnya di mobil Jin U. Saat Jin U akan memanggil Seol Ah. Ada ahjumma memanggil Seol Ah. Jadi Jin U nggak jadi manggil.

“Ommaaa…. kenapa Omma kembali?”

Omma baru saja melihatmu di cermin.” *spion cuy. “Acaramu sudah lama selesai. Kenapa baru pulang? Apa merekam acara lain?”

“Ya.”

Kemudian keduanya pergi bersama membeli sup. Biar ahjumma nggak lihat Jin U.

Lanjut ke bagian 3 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *