Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 41 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaa…

Seol Ah pulang dan mobil putih terpakir di dekat rumahnya. Ia membaca di belakang mobil… “Apa? Wanita menakutkan mengemudi. Jangan mendekat….. hsss bisakah dia tidak ke kanak-kanakan? Dia berusaha keras untuk hal-hal tidak berguna. Aku tidak akan mengemudikan mobil ini jika dia tinggalkan di luar.”

***

Seol Ah masuk ke rumahnya. Ia melihat Jin U tidur di lantai dengan kaget. Kemudian Yeon Ah datang. “Biarkan saja dia tidur. dia mabuk dengan ayah.”

“Apa? Dia minum dengan Appa?”

“Husttt… pelankan suara kakak. Ibu pikir dia pulang. Aku memasukkannya ke kamar Unnie, karena dia terus memanggil nama Unnie.”

***

Seol Ah memberikan selimut. Ia juga ingat apa yang dikatakan Cheong Ah. Tentang perasaan pada Jin U. Akhirnya Seol Ah memegang tangan Jin U. Ia mencoba mengkonfirmasi perasaannya. Bahkan sambil menutup mata.

Saat itu Jin U bangun. Tapi ia pura-pura tidur lagi.

Dalam hati Seol Ah berkata. “Aku tidak dapat apa-apa. Kenapa jantungku tidak berdebar?”

*yhaaaaa cobaaalaahhh dengan Tae Rang kakaaaakkkkkk….

***

Sudah larut. Jin U malah mencoba di samping Seol Ah. Sadar ada orang asing. Jin U ditendang. Kwkwkwkkw

Akhirnya jatohlah dia.

“Apa yang kamu lakukan? Apa kamu gila?” tanya Seol Ah. “Keluar sekarang juga.”

“A Yeobo… kenapa jantungku berdebar lagi? Jantungku berdebar saat kamu kesal kepadaku dan bahkan saat kamu menendangku. Aku berdebar-debar saat kita berdebat juga. Bersamaa…. membuatku berdebar.”

“Apa?”

“Seol Ah…”

“Tetaplah di sana. Keuharap aku merasakan hal yang sama. Tapi tidak. Aku tidak merasa berdebar saat bersamamu. Maafkan aku.”

****

Ahjumma makan dengan Cheong Ah dan Seol Ah dengan kesal. Karena ayah minum dengan Jin U. Ayah bahkan tidak diberikan air. Wkwkwk.

Kim Yeon Ah bahkan tidak boleh diperbolehkan makan karena ada di pihak Jin U.

****

Jin U uring-uringan di rumahnya.

Ibunya datang. “Bau alkohol. Kamu minum dengan siapa semalam? Lihat? Hanya kamu yang punya perasaan. Seol Ah tidak bergeming, bukan? Apa ibu bilang. Ibu bilang kamulah yang akan terluka.”

“Jebballll… biarkan aku sendiri.”

“Astagaaa… kenapa berteriak? Kamu diperlakukan seperti orang bodoh dan sekarang kamu melampiaskan kekesalan pada Omma?”

“Ya. Aku bodoh. Dan aku akan terus begitu. Jadi, biarkan aku.”

“Ibu membuatnya menjadi urusan ibu karena memang seperti itu. Ada alasan kenapa Ibu membuatnya menceraikanmu. Menurutmu kenapa wanita mata duitan itu tidak menerima tunjangan perceraian?”

“Apa maksud ibu?”

“Mantan istrimu berselingkuh. Saat kamu koma, dia bertemu dengan pria itu. Menikmati makanan, pergi mancing, dan menghabiskan waktu bersama. Ibu tidak akan mengatakan apapun. Agar kamu tidak sakit hati.  Tapi darahku mendidih saat itu. Anggap saja mereka tidak serius seperti yang dia katakan. Tetap saja, bagaimana bisa dia makan dengannya saat kamu memperjuangkan hidupmu? Betapa kejamnya itu?”

“Hentikan bu. Aku lebih buruk.”

“Kamu mengatakan itu hanya karena kamu tidak melihatnya. Jika melihatnya, kamu akan lebih marah daripada ibu. Kamu tidak pernah meaafkannya. Mau lihat sendiri? Kamu akan menyerah dengannya jika ibu tunjukkan bukti?”

****

Bukti foto diperlihatkan pada Jin U. Kebersamaan Seol Ah dan juga Tae Rang.

Jin U terlihat amat sangat kesal.

Lanjut ke bagaian 2 klik di sini.