.Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 42 Part 2

Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 42 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaa…

Rekan Joon Hwi di kantor masih sangat kesal karena Joon Hwi yang lebih dahulu naik pangkat padahal dia masih muda. Tiga rekannya berbisik-bisik. Joon Hwi pun meminta Pak Na dan yang lainnya untuk tidak berbisik. Joon Hwi mengaku bahwa umurnya masih 34 tahun.

***

Baek Rim ada di rumah Cheong Ah. “Bagaimana perkembangannya?”

“Apa? Ahhh Joon Hwi? Dia lebih sulit ditangani daripada dugaanku meskipun aku mengungkapkan perasaanku kepadanya dahulu dan mengubah pikirannya secara mendadak.”

“Kamu sangat menyukainya?”

“Kamu pikir aku bodoh?”

“Ya.”

“Kenapa tatapanmu seperti itu?” tanya Cheong Ah.

“Aku bertemu dengan kakak iparmu.”

“Dia meminta maaf padamu?”

“Ya. Dia juga memberikanku tawaran. Dia menawarkanku bekerja di perusahaannya. Aku tidak mengharapkan itu darinya. Dia juga meminta maaf dengan tulus. Ini aneh. Aku membencinya selama ini. kemudian kemarahanku hilang dalam sekejap. Saat aku melihat ketulusan dia. Apa tidak masalah bagiku bekerja di sana?”

“Kenapa kamu meminta izinku? Bekerjalah di sana jika itu yang kamu inginkan.”

“Aku akan kerja di sana.”

“Ya.”

***

Joon Hwi datang pada Jin U. Jin U mengundang Joon Hwi diajak minum. Namun Joon Hwi menolak dengan alasan dia akan membawa mobil.

“Hyung akan mengatakan sesuatu? Ada yang ingin kukatakan pada Hyung juga. Hyung minum banyak?”

“Ya. Aku sudah minum sejak kemarin. Aku minum karena bahagia kemarin. Dan hari ini. aku minum karena merasa getir.”

“Apa karena Seol Ah?”

“Ya. Aku mengunjungi rumahnya kemarin. Aku menemui ayah metuaku untuk pertama kali dalam 10 tahun dan minum dengannya. Aku juga menemui adik ipar bungsu untuk pertama kali. Seharusnya aku menghubungi mereka lebih awal. Kenapa aku berusaha keras untuk menyembunyikan sesuatu yang tidak bisa disembunyikan selamanya?”

“Sudah kuduga. Aku pergi untuk menandatangani kontrak dengan Kim Yeon Ah. Dan melihat foto Seol Ah. Hyung meneleponku karena Yeon Ah bukan?”

“Ya.”

“Aku tahu Hyung dan Imo menyembunyikannya.”

“Maafkan aku. Aku tidak bisa memberitahumu. Bahwa Joon Kyum menyelamatkan adik Seol Ah. Aku tidak bisa memberitahu kalian bahwa aku menikahi kakaknya. Maksudku, itu kenangan menyakitkan bagi kalian berdua. Setiap kali melihat Seol Ah. Kamu mungkin ingat Joon Kyum. Aku takut kamu tahu.”

“Jangan beritahu dia bahwa aku kakaknya Joon Kyum. Biar aku beri tahu sendiri.”

“Ya.”

****

Cheong Ah dan Ayah Moon habis melakukan pekerjaan berat. menyelamatkan seseorang yang akan…. mungkin bunuh diri. *nggak jelas di percakapan mereka.

Kemudian Cheong Ah pulang. Ia tak sengaja mengetuk mobil yang parkir sembarangan dan itu adalah Joon Hwi.

“Sedang apa kamu di sini?” tanya CheongAh.

“Kenapa kamu bertanya?”

“Kamu datang untuk menjemputku?”

“Masuk saja tanpa mengatakan apa pun.”

“Kamu kena denda 80 dolar.”

***

Cheong Ah pun masuk. Mobil berjalan.

“Ini mobilmu?”

“Ya.”

“Tiba-tiba saja membelinya?”

“Ya. Karena udara terlalu dingin.”

“Apa? Karena terlalu dingin?”

“Ya.”

“Apakah karena aku?” tanya Cheong Ah.

“Ya.”

“Kini kita punya tempat sendiri. Kamu tidak perlu menggigil kedinginan lagi.”

“Ya.”

“Tunggu… berapa lama kamu harus membayar cicilan?” wkwkwkw. “Bagaimana kamu bisa membeli mobil jika tidak menghasilkan banyak uang? Kamu tidak perlu melakukan ini untukku. Kita harus berhemat,”

“aku tidak bisa mengantarmu ke kantor, tapi aku akan mengantarmu pulang seperti ini saat aku punya waktu.”

“Koo Joon Hwi, kamu sangat tidak terduga.”

“Tidak… aku melakukan ini hanya untuk satu orang.”

Cheong Ah tersenyum… terlalu manis.

Lanjut ke bagian 3 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!