Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 42 Part 3 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaa…

Seol Ah menggubungi Jin U. “Kenapa? Apa? Mobil? Simpan saja. itu mobilmu. Apa sulitnya? Kenapa kamu kejam sekali? Aku suamimu. Aku masih merasa terganggu. Meskipun kamu tidak peduli. Aku masih peduli padamu.”

“Kamu mabuk lagi?”

“Kamu tahu betul, tapi kenapa kamu tidak tahu hal yang perlu kamu ketahui? Aku merasa sangat menderita karenamu.”

“Aku tahu kamu butuh waktu. aku ingin putus denganmu dengan baik-baik. Aku akan segera membawa mobil ke tempat parkir perusahaan. Aku suka keadaan seperti sekarang. Aku tidak ingin kembali seperti dahulu. Aku tidak butuh mobilmu. Aku ingin berjalan sendiri. Kututup…”

“Jangan… kamu…. karena si berengsek itu? Itukah alasanmu berubah? Begitukah? Jawab aku Kim Seol Ah.”

Seol Ah menutup teleponnya.

*****

Masih di malam yang sama. Seol Ah membawa mobil itu.

Sedangkan kisah lain di mobil yang lain. Cheong Ah nampak tidur. Joon Hwi melihat Cheong Ah lewat dengan mobil putih. Ia langsung membuang mukanya. Takut ketahuan.

Dilema yaa…

***

Pa Rang membantu Tae Rang membuat Kimchi.

Setelah selesai. Mereka berdua tak sengaja melihat Seol Ah di lobi. Pa Rang tidak mengenal siapa Seol Ah.

Kemudian saat Seol Ah akan naik taxi. Tae Rang bilang. “Anak ini sedang terburu-buru.”

“Kamu masih di sini?” tanya Seol Ah.

“Ya.”

“Adikmu?”

“Halo. Kita pernah bertemu di rumah sakit.”

“Aku tahu.”

“Jadi ada apa diantara kalian? Noona dan Hyung?”

“Apa maksudmu?” wkwkwk Tae Rang langsung memberikan adiknya uang dan mendorongnya ke taxi.

“Sampai jumpa lagi Noona…” Pa Rang menggoda.

***

“Aku hampir kesal lagi. Kamu datang dan tidak menghubungiku.”

“Aku tidak tahu kamu di sini.”

“Kamu yakin tidak menghindariku? Maukah kamu membantuku? Aku butuh bantuan. Aku membuat kimchi di restoran. Kamu korbanku… ayo…” wkwkkw. Sukaaa yaaak ampun saya sama Tae Rang.

Dan dari jauh setan Jin U melihat mereka.

***

Kimchinya kebanyakan. Wkwkkwk.

“Kamu pernah membuat kimchi sebelumnya?”

“Tidak. Aku hanya memakannya seumur hidupku.”

“Kalau begitu, lihat yang kulakukan dan tiru. Aku akan mengajarimu cara membuat Kimchi. Itu tidak begitu sulit. Mulai sekarang, cobalah membuatnya sendiri. Kimchiku tahun depan akan bergantung padamu.”

Tae Rang membuat Kimchi dengan memegang tangan Seol Ah.

“Kamu membuatku berdebar. Hanya dengan melakukan ini.”

“Apa katamu?” tanya Tae Rang.

“Aku merasakan hal yang sama denganmu. Menurutmu apa yang salah denganku?” Seol Ah gugup banget.

Ost mengalun…

Mereka mendekat. Dan diujung pintu ada setan Jin U.

BERSAMBUNG… klik di sini kelanjutannya.

WKWKWKWKWKKWKWKWKWK…

KUSUKAAAA KUSUKAAA SUKAAAA SUKAAAAA SUKAAAAA….

Apalahhhh… saya juga berdebar nih. Baik Cheong Ah ataupun Seol Ah sama-sama kisahnya memilukan. Sekaligus menggemaskan. Wkwkwk.

Yaaa ampunnn…

Pagi-pagi udah bahagia gitu sayaaaa…