Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 43 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah mengikuti yaaa… ngggak tahu sih ada yang mengikuti apa nggak. Wkwkwk.

Kemudian Tae Rang belok… ia hanya menkisseu kening dari Seol Ah. Manis banget. Wkwkwkkw.

“Aku akan membuka mataku sekarang.” Ucap Seol Ah. Lugu banget. “Apa yang kita lakukan saat sedang membuat kimchi? Yaakkk…. berhentilah menatapku seperti itu. Kamu ini kenapa?”

“Aku tahu aku menyulitkanmu dengan menuntut jawaban. Tapi aku tidak akan membebanimu lagi. Kita akan mengatasi bersama apapun masalah yang terjadi. Aku akan bersamamu karena kamu akhirnya mengakhiri hubungan dengannya. Aku tidak akan pernah menyakitimu dengan cara apa pun.” Gilaakkk sukaaa….

Stan Jin U membuat suara. Yang kayaknya sadar ada orang barang kali adalah Tae Rang. Mereka pun lanjut membuat kimchi.

***

Jin U marah dan dia pergi ke ruangannya. Ia marah sampai membuang barang-barang. Ia marah karena Seol Ah berdebar untuk Moon Tae Rang bukan pada dirinya.

***

“Aku tidak menyangka membuat kimchi. Aku mau upah harian.” Wkwkwk masih matre tapi logis. Setidaknya dia bekerja,

“hanya jika kamu membantuku membuat sisanya.”

“Hahhh… masih ada setumpukkan lobak tersisa. Ahhh kapan kita selesai?”

“Aku malah momen ini tidak berakhir. Aku konyol bukan?” ucap Tae Rang. “Kenapa?kamu malu lagi? Kukira kamu sombong. Tapi sepertinya kamu bodoh.”

“Apa? Sombong?” tanya Seol Ah.

“Kim Seol Ah, kamu membuat acar dan kimchi. Kamu ingin mencoba membuat apalagi?”

“Kenapa? Kamu mau membuatku bekerja lagi?”

Kepala Seol Ah dipegang. “Ada banyak hal yang ingin kulakukan denganmu dan banyak hal yang harus kuajarkan padamu.”

***

Jin U berkata. “Kim Seol Ah. Aku belum bisa melepaskanmu.”

****

Dengan wajah marah. Jin U pergi ke kedai Tae Rang. Anjay…..

“Masih ada kol tersisa. Pergilah dan lakukan sisanya. Aku akan menunggu.” Ucap Jin U.

“Kenapa kamu tidak pergi saja? berhentilah membuat kami risi.” Ucap Tae Rang.

“Aku ingin melakukan itu, tapi kita sedang bertengkar antarpasangan sekarang.” Jawaban Jin U pengen dilepetin mukanya pake kimchi.

“Apa?” Seol Ah nggak paham.

“Kamu merasa risi? Risi sepertiku? Aku tidak akan datang kemai jika kamu tidak menutup teleponnya. Aku tidak akan datang jika kamu bilang akan menyimpan mobilnya. Aku berlari kemari seandainya kamu merasa tidak nyaman. Karena takut kamu kedinginan karena aku padahal kamu tidak tahan dingin.” Ucap Jin U kagak jelas.

“Kamu tidak lihat dia tidak apa-apa dan hangat. Silakan pergi.” Ucap Tae Rang. “Seol Ah maafkan aku. Tapi bisakah kamu mengambil wadah untuk kol?”

“Silakan pergi. Kamu sudah melihat semuanya,” Ucap Seol Ah. “Berhenti menyakiti perasaanmu.”

“Aku akan mengantarkan Seol Ah ke stasiun penyiaran.”

Yang dilakukan Jin U malah duduk. Wkwkkw.

***

Joon Hwi masih membangunkan Kim Cheong Ah. Cheong Ah malah menjawab dengan mengigau. Tak lama ia bangun. Ehh Joon Hwi kemudian pura-pura tidur.

“Pak Tentara… Koo Joon Hwi sshi.. kamu bisa mudah marah dan kejam. Tapi aku jatuh cinta padamu tiga kali. Aku yakin kamu pria baik. Seperti kata orang, kebetulan yang terulang menjadikan itu takdir. Benar, bukan?”

Cheong Ah mendekat dan Joon Hwi membuka matanya dengan tertawa. Joon Hwi juga mengejek Cheong Ah yang bicara saat tidur.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.