Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 43 Part 3

Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 43 Part 3 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari ini terima kasih sudah mengikuti yaaa… ngggak tahu sih ada yang mengikuti apa nggak. Wkwkwk.

“Aku tahu ini kekanakkan dan bodoh. Tapi Yeobo… aku harus tahu apa yang tidak kumiliki. Aku akan bertahan denganmu. Kamu bertahanlah denganku.” Ucap Jin U pada Seol Ah. Mengesalkan saja.

“Aku akan naik taxi saat bekerja. Makanlah sesukamu dan berbuatlah semaumu.”

Seol Ah beranjak.

Moon Tae Rang membawakan makanan untuk Jin U dan Jin U malah menjatuhkan makanan itu.

Jin U langsung mengambil pecahan kaca dan Seol Ah langsung memperhatikan Jin U. Wkwkwkwk….

Sampai Tae Rang berkata. “Pergilah bekerja.”

Seol Ah pun akhirnya pergi.

Moon Tae Rang yang mengurus luka Jin U. Wkwkkwkwk

Ini jadi romcom apaaa yaaa????

***

Tae Rang dan Jin U saling pandang-pandangan…

“Mari pergi jika tidak ada yang ingin kamu katakan.” Ucap Tae Rang.

“Kenapa? Kamu sudah tidak bisa menghadapiku? Kamu bilang agar menghadapi apa pun dariku.”

“Aku harus tidur. ini akan jadi pertarungan panjang.”

“Aku muak tidur.” Jawab Jin U. “Aku tertidur selama 1 tahun. Tanpa tahu apa-apa. Kamu pasti terkejut saat aku bangun.”

“Aku? Aku lega saat kamu terbangun. Jika tidak, kami tidak akan pernah memulai.”

“Memulai? Siapa bilang kalian sudah mulai? Sudah kubilang Seol Ah masih istriku. Bahkan jika kamu bercerai dan putus ratusan kali. Seorang istri berlari menghampiri saat suaminya terluka. Kamu tidak melihatnya?” Jin U pamer memperlihatkan jarinya yang terluka.

“Seharusnya kamu memperlakukannya lebih baik saat dia di sisimu. Kamu hanya nampak terobsesi atau keras kepala.” Waahhh setuju nih. “Apa kamu bahkan meminta maaf? Kamu bilang akan menyelesaikan masalah. Bagaimana kamu akan menyelesaikan semuanya? Selain melupakan perbuatanmu? Kamu tidak menebusnya sekarang”

“Kenapa aku harus datang ke sini dan bertahan dengan ini? karena aku tidak punya pilihan lagi seperti kamu. Aku harus melakukan sesuatu agar tidak kehilangan dia.”

“Kalau begiti…. lihatlah Seol Ah dan aku.” Tae Rang menantang. “Selama dia menderita, kamu tidak bisa melakukan sesuatu agar tidak kehilangan dia. Bagaimana dengan adikku? Bagaimana dengan adikku yang peduli padamu? Apa arti Hae Rang bagimu? Kamu memanfaatkannya? Kamu mendatangi adikku saat muak dengan istrimu. Lalu saat merindukan Seol Ah kembali, kamu minta maaf dan kembali? Bagaimana bisa semudah itu bagimu? Jangan mematahkan hati kedua wanita itu. Aku tidak akan membiarkannya lagi. Sekarang giliranmu untuk menderita.”

“Jika kamu menggunakan kelemahanku untuk melawanku…. Hae Rang bilang kamu sehebat gunung dan lautan. Tapi kudengar itu seperti lelucon. Kamu bahkan tidak tampak seperti tantangan. Mungkin aku bisa menginjak-injakmu sesukaku.” Anjayyy setan Jin U.

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!