Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 47 Part 1

Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 47 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sejauh ini sudah mengikuti yaaa…. kita kembali ke kisah putusnya Joon Hwi dan Cheong Ah.

“apapun perasaanku telah menghilang.”

“Ahh kurasa bauku menyengat. Kamu benar. Aku menjijikan. Tentu saja, kamu akan begini jika menemuiku dalam keadaan begini. aku tidak terlihat cantik setiap hari, kamu tahu?”

Joon Hwi malah memeluk Cheong Ah. “Seragamku kena muntah. Kamu tidak apa-apa?”

“Tidak. Aku tidak apa-apa. Aku benci melihat diriku seperti ini. aku tidak akan menyukaimu. Kim Cheong Ah. Aku tidak boleh menyukaimu.”

“Emm… aku mendengarmu. Hanya aku yang akan menyukaimu mulai sekarang.” Ini kalimat hiksss banget. “Bagaimana? Tidak sepertimu. Aku tidak bisa berhenti menyukaimu.”

*ost terus mengalun….

***

Joon Hwi masih berkaca-kaca dan Cheong Ah memberikannya air. Cheong Ah malah membahas hal yang ingin dia ketahui. “Kapan tanggal ultahmu?”

“7 maret.”

“Itu juga tanggal ultah Appa. Tidak mungkin aku melupakannya. Ultahku lebih mudah diingat. Saat natal. Kamu tidak akan pernah melupakannya bukan?” Cheong Ah terus bicara seolah tidak ada apa-apa.

Sedang dipikiran Joon Hwi terus mengingat ucapan Seol Ah yang harus putus dengan Cheong Ah sebelum pergantian tahun. Cheong Ah pun pergi lagi karena harus bekerja kembali.

***

Kim Seol Ah ingin ikut audisi reporter walaupun ia masih siaran pagi-pagi buta. Rekan kerjanya pun mengizinkan Seol Ah ikut audisi.

***

Saat makan. Pimpinan Hong malah berkata pada Jin U bahwa Joon Hwi sudah pacaran dan Joon Hwi tidak boleh lebih dahulu punya anak sebelum Jin U. Mendengarnya, Jin U langsung kesal.

“Nikahi sekretaris Moon. Joon Hwi lebih muda 6 tahun darimu. Kamu tidak semuda yang kamu pikirkan.”

Jin U malah ngacir pergi.

***

Orang dari inter market pergi ke kedai Tae Rang dan memesan semua tempat untuk makan siang.

****

Seol Ah menaruh pakaian di kamar Yeon Ah. Ia langsung menemukan tabungan sebesar 1 juta dolar.

***

Waktu makan siang tiba. Tae Rang membuat sesuai dengan jumlah kursi. Kemudian Jin U yang malah datang.

“Apa maksud semua ini?” Tae Rang langsung marah.

“Lupakan makanannya. Mari kita bicara.”

“Apa? Kamu membuatku harus membuang makanan yang sangat lezat? Kamu mengacaukan pekerjaanku. begitukah?”

“10 menit saja. aku membayarmu lebih dari cukup.”

“Maksudmu, kamu meremehkanku dengan uangmu? Apa yang ingin kamu tunjukkan? Uang atau kekuatanmu? Kenapa aku melihat sisi buruk dari dirimu? Kamu sudah kelewatan.”

“Tidak. Kamu yang melewati batas. Kamu ingat perkataanku kemarin. Berpacaran? Cinta? Siapa yang kamu pacari? Apa yang kamu sebut cinta? Kamu pikir itu bisa disebut cinta hanya karena mengatakannya? Kurasa kamu melupakan siapa aku. Apa pun yang mereka katakan, aku tetap suami Kim Seol Ah. Baik kami bercerai atau tidak.” Jin U ngeselin banget.

Jin U bahkan menyombongkan kisahnya 9 tahun bersama Seol Ah dan di hari kecelakaan. Saat itu Seol Ah menginginkan bayi darinya. Jin U ingin Moon Tae Rang menjauh dari Seol Ah.

***

Seol Ah datang ke kantor Jin U. Seol Ah menelepon saat Jin U bersama dengan Tae Rang. Jin U langsung mengeraskan suaranya di depan Tae Rang.

Seol Ah mau masuk ke ruang Jin U tapi ada Moon Hae Rang.

“Kamu mau kemana? Kamu tidak mendengarku? Aku sudah bilang ke meja depan bahwa wakil pimpinan tidak ada.”

“Kamu tidak tahu caranya memisahkan urusan pekerjaan dan pribadi? Kamu seorang sekretaris. Lalukan saja pekerjaanmu.”

“Aku bukan hanya sekretaris seperti yang kamu tahu.”

“Kamu pasti bangga dengan itu.”

“Aku tidak malu mencintainya.”

Kemudian Jin U muncul.

“Tolong minta sekretarismu pergi. Aku mau bicara denganmu.”

“Tolong beri kami waktu, Nona Moon.”

“Baik Pak.”

Lanjut ke bagian 2 yaa.. klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!