Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 47 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini, terima kasih untuk kalian yang masih ngikutin sinopsisnya yaaa..

“Sekretaris Moon hanya melakukan tugasnya.” Ucap Jin U.

“Itu bukan urusanku. Menurutmu kenapa aku di sini?”

“Kurasa bukan hal yang baik. Tapi kamu meneleponku di saat yang tepat.” Anjayyy nihhh demi manasin Tae Rang aja. “Kamu mengunjungiku di kantorku. Kurasa aku tidak rugi apapun.”

Seol Ah mengeluarkan buku tabuangan. “Kamu yang membayar Yeon Ah sebanyak ini? perusahaan gila mana yang akan membayar 1 juta dolar kenapa pemain nonprofesional. Dia hanya anak-anak.”

“Kamu benar, aku melakukannya. Itu uang pribadiku. Bagian keuangan tidak tahu. Jadi, kamu bisa menghabiskannya sesuka hatimu. Anggap saja itu hadiah yang tulus, terima saja.”

“Hadiah? Hanya itu yang bisa kamu berikan?”

“Bolehkah aku memberimu uang lagi?” wkwkwkwk “baiklah. Aku bisa memberikan banyak yang kamu mau. Aku bisa memberikan segalanya.”

Seol Ah kini kesal. Ia melempar tabungannya. “Ini jenis uang yang tidak kubutuhkan. Tentukan jumlah uang yang pantas didapatkan Yeon Ah. Jika tidak, akan kubatalkan kontraknya.”

“Dendanya tiga kali lipat untuk hukuman pembatalan. Ambil saja. tertulis di kontrak, kamu harus membayar 3 juta dolar untuk hukuman.”

“Kamu masih percaya uang bisa membelikanmu semuanya, Pak Do? Kamu pikir bisa mengendalikanku dengan uangmu seperti dulu.”

“Aku Do Jin U. Seorang eksekutif di inter market. Meskipun kita bercerai. Kamu tetaplah mantan istri wakil pimpinan inter market. Kamu mengerti sekarang? Sebesar apapun kamu ingin menyangkal fakta itu. Namaku Do Jin U. Akan selalu mengikutimu ke mana pun kamu pergi. Seperti itulah kita akan terus hidup.”

“Aku sudah menyingkirkan labelnya. Aku tidak peduli opini orang lain. Aku tidak bisa hidup sehari pun jika mendengar omongan orang. Jangan lakukan hal seperti ini lagi. Yang kamu berikan bukan hatimu, tapi penghinaan. Kumohon padamu. Tolong jangan membuatku merasa malu seperti ini lagi.”

“Kamu tidak mengambil tunjangan. Jika kamu meninggalkanku dan berpikir aku tidak akan kembali. Kamu akan mengambil tunjangannya. Aku pun tidak akan melakukan ini. aku akan mengakhirinya dengan perasaan terluka. Tapi kamu menolak 10 juta dolar, kenapa begitu? Kenapa kamu tidak mengambil uangnya? Aku tidak mengerti. Sekarang, aku ingin membayar tunjuangan. Jika kamu tidak mau, akan kuberikan kepada keluargamu. Jadi, berhentilah menyusahkan orang tuamu dan biarkan mereka hidup tenang. Aku akan segera membelikan rumah baru.”

“Jadi, ini yang bisa kamu lakukan. Tapi kenapa tidak kamu lakukan selama 9 tahun terakhir? Kamu memperlakukan keluargaku seolah-olah mereka tidak ada. pernahkah kamu menanyakan mereka? Pernahkah kamu mengunjungi mereka? Kamu tidak pernah mau mengunjungi orang tuaku bersamaku. Aku tidak bisa menemui keluargaku karena kamu tidak mengatakannya lebih dahulu. Aku menunggu. Selama satu tahun, dua tahun, dan tiga tahun. Aku menunggumu mengatakan itu setiap hari.”

“Mian. Aku tahu aku tidak perhatian.”

“Tidak. Kamu bukannya tidak perhatian. Kamu merendahkanku dan keluargaku. Aku selalu kesepian. Aku merindukan omma appa di dalam pernikahanku.” Seol Ah mulai menangis. Aku sedih memikirkan kedua adikku saat bulan maduku. Tapi aku terus tersenyum di depanmu. Kamu tahu betapa aku membenci diriku? Aku menghabiskan waktu 9 tahun membenci diriku. Aku meninggalkan keluargaku sendiri sembari dibutakan uang. Tapi aku baru sadar setelah meninggalkan mereka. Seberapa besar aku mencintai keluargaku. Kamu mungkin kesepian karena aku. Tapi aku juga pernah kesepian karena ulahmu. Jadi, aku tidak bisa mencintaimu.”

Lanjut ke bagian 3 tapi mau komen dulu. di sini bagian ke 3 nyaa…

Komennyaaa….

Tiap kali Seol Ah nangis. Saya juga nangis.

Keknya… Seol Ah tahu bagaimana mengambil pelajaran akan perbuatannya dahulu. Alasan kenapa Seol Ah nggak bisa cinta sama Jin U juga logis.

Bayangin 9 tahun. Suaminya nggak pernah tanya keluarga istrinya dan sang istri nunggu itu. Nunggu keluarganya dianggap ada sama Jin U.

Nyatanya, Seol Ah dapat penghinaan nggak Cuma dari Pimpinan Hong tapi juga dari Jin U.

Cinta dua orang nggak ada gunanya. Kalau nggak cinta sama yang lainnya. Itulah pernikahan. *kayak elo udah nikah aja mIn. hahahah