Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 47 Part 3 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di link yang ini. terima kasih sudah mengikuti yaaa gensssssss….

Kini giliran Moon Tae Rang yang galau. Ia ada di atap. Tapi masih diam saja begitu melihat Seol Ah keluar dari gedung.

***

Ayah di rumah dan mencari buku tabungan 1 juta dolar.

Kemudian Seol Ah pulang.

“Ayah mencari buku tabungan itu? Aku baru mengembalikan uang Yeon Ah. Tolong lupakan itu.”

“Apa?”

“Tolong jangan beri dia harapan palsu. Sudah kubilang, aku tidak menyukainya, Appa.”

“Kamu sungguh mengembalikan semuanya?”

“Ya.”

“Mulai kini jangan melakukan apa pun yang harus dipertanggung jawabkan. Aku sangat membencinya.”

Ahjumma datang. “Uang muka? 1 juta dolar? Apa kamu sudah gila? Kita harus bicara.”

***

“Kamu ingin aku menjadi gila?” ahjumma memarahi Ayah. “Bisa-bisanya kamu menerima uang itu? Kamu tahu apa artinya? Sudah cukup kamu bersikap begitu dangkal. Tapi jangan membuat Seol Ah terlihat seperti orang yang dangkal.”

“Mereka berdua pernah menikah. Dia mencintai Seol Ah. Dia hanya mencoba mengambil hatiku. Kenapa kamu memulai pertengkaran? Kamu menyebut dirimu seorang Omma?”

“Apa katamu?”

“mempertahankan harga dirimu tidak akan membantu Seol Ah. Tidak ada gunanya menyangkal. Semua orang berpikir Seol Ah adalah istri Jin U. Apa salahnya dengan itu? Orang biasa bahkan tidak bisa mendekati Jin U. Kamu tahu dia seperti apa?”

“Kamu yang seharusnya lebih tahu. Kamu tidak tahu dia seperti apa.”

“Semua pria itu sama saja. serta Jin U setidaknya punya uang. Dia juga punya kekuasaan yang tidak bisa diremehkan. Jika Jin U tidak datang memohon. Aku tidak akan melakukannya. Aku akan meminyanya mengambil Seol Ah kembali. Tidak akan ada yang meremehkan Cheong Ah dan Yeon Ah karena ada Jin U di belakang mereka.”

Ahjumma menangis. “Kamulah yang seharusnya melindungi mereka. Kamu ayah mereka. Apa yang telah kamu lakukan? Menurutmu apa jasamu pada putri-putri kita? Kenapa kamu ingin orang lain melakukannya? Menurutmu kenapa seol Ah ingin menginggalkan rumah ini? menurutmu kenapa aku membiarkan dia menikahi pria seperti Jin U?”

*emak ngomongnya logis banget. Sedihnya selalu dapat.

***

Do Jin U membawa tabungan di depan Joon Hwi. “Wakil Pimpinan. Apa ada yang salah dengan uang muka Kim Yeon Ah?”

“Ya. Aku melakukan kesalahan. Aku bahkan tidak tahu bahwa aku salah. Tanpa pmeberitahuan padamu. Aku mengirim uang tambahan untuk mereka. Beri mereka jumlah yang benar.”

Joon Hwi melihat 1 juta dolar di tabungan. “Apa ini? apa ini cara Hyung mencintai Seol Ah?”

“Itu sebabnya aku berengsek.”

“Aku akan segera mengurusnya. Ini tentang mendidik atlet. Berhenti bermain-main dengan uang. Itu sikap yang buruk.”

****

Baek Rim dengan berat hari masuk ke divisi yang diketuai oleh Joon Hwi. Ia mengingat bagaimana hatinya dipatahkan oleh Joon Hwi.

Baek Rim malah memukul-mukulkan kepalanya di kaca sampai Joon Hwi datang.

Tugas Baek Rim adalah mengurus Kim Yeon Ah.

****

Ibu Hakim Hong kembali menemui Cheong Ah.

“Cheong Ah… ambil ini.” Ibu Hakim memberikan bingkisan. “Bukalah.”

Di dalamnya ada jam tangan dan nama Kim Cheong Ah. Barang miliknya saat kejadiaan nahas bersama Joon Kyum.

“Aku akan membiarkanmu pergi sekarang. Kita harus berhenti saling bertemu.”

“Anda sudah menemui ibuku?”

“Ya. Tapi bukan karena Ibumu. Itu demi kamu.”

“Apa? Karena aku?”

“Kamu bilang sudah punya pacar. Apa gunanya dia mengetahui tentang kita? Jika akhirnya kalian menikah, kamu akan punya mertua untuk dikhawatirkan. Aku ingin kamu menikmati keberadaannya dan jatuh cinta kemudian bahagia. Jun Kyum… terima kasih banyak karena tidak melupakannya. Itu sudah cukup bagiku. Itu arloji Joon Kyum yang pernah kuceritakan. Aku membawanya karena kamu bilang menginginkannya. Tapi sekarang aku berpikir sebaiknya aku membawanya.”

“Aku akan menyimpannya. Selain itu, aku juga akan hidup bahagia demi Joon Kyum.”

“Lakukanlah.”

“Telepon aku tiap anda merindukannya.”

“Tidak. Tidak akan.” Hakim Hong menangis.

“Kalau begitu, temui aku sekali lagi. Aku merasa tidak enak karena selalu menerima. Sekali saja. aku ingin mentraktir Anda makanan enak.”

Bersambung…

Komentar lagi!

Nggak ngerti dehhh saya suka banget sama drama ini.

Tiap peran kayaknya ada “arti” masing-masing. Yah walaupun saya merasa Seol Ah selalu jadi peran utamanya hingga detik ini. Cheong Ah jadi kayak semacam “Latar Belakang Masalah” kalau dalam skripsi. Wkwkwkwk…

klik di sini untuk episode 48.