Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 48 Part 1

Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 48 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di link yang ini yaaaa… terima kasih. Oh iya, untuk apapun sinopsisnya, nggak ada acuan baku mau dibagi jadi berapa. Tergantung panjang dan pendek jumlah kata dan jumlah foto yang diinput.

Joon Hwi menandai di ponselnya yang canggihnya keterlaluan sampai bisa dilipat itu. *yaaa ini iklan. Ahjussi anggota tim di devisi Joon Hwi minta makan bersama. Karena ada anggota baru yang masuk dan Joon Hwi yang dipromosikan.

Baek Rim juga setuju dan membujuk Joon Hwi untuk makan bersama. Akhirnya, Joon Hwi menyetujui. Sayangnya, Joon Hwi tidak ikut makan. Karena ada janji dengan Cheong Ah.

***

Joon Hwi dan Cheong Ah pergi ke galeri. Ost diputar terus… btw, dari kemarin ost mulu.

“Kudengar london dekat dengan paris.” Ucap Cheong Ah. “apakah kamu pernah ke eifel?”

“Ya. Aku sudah sering ke sana.”

“Berulang kali? Aku belum pernah ke LN. Itu terlihat cantik ya? Aku akan pergi dan melihatnya secara langsung. Aku juga akan naik kapal pesiar. Kurasa aku bisa melakukannya sekarang. Berkat seseorang.

***

Mereka berdua berjalan kembali dan melihat foto.

“Tidakkah foto ini romantis? Mereka hujan-hujanan. Aku bisa merasakan pasangan itu sangat dimabuk cinta. Bagaimana orang bisa mengambil foto seperti ini? seperti adegan dalam film.”

Joon Hwi diam saja.

“Kenapa kamu tidak melihat foto-fotonya?” tanya Cheong Ah. “Kamu tidak melihat foto-foto ini. kamu membawaku kemari karena ingin melihat ini. kamu sudah pernah datang ke sini sebelumnya?”

Joon Hwi mengangguk saja.

“Kenapa?” tanya Cheong Ah. “Kenapa kamu datang dan melihat foto yang sama?”

“Aku ingin kamu melihat ini semua. Kukira kamu akan suka.”

“Ya. Aku sangat menyukainya.” Jawab Cheong Ah. “Sebenarnya ini kali pertamaku menghadiri pameran. Aku bahagia karenamu. Terima kasih sudah datang ke sini lagi. Ahhh kamu bilang akan mewujudkan keinginanku. Aku punya keinginan. Suatu hari, kita harus pergi ke Paris. Mari kita makan baggute, seperti pasangan ini saat turun hujan.”

“Baiklah.” Jawab Joon Hwi.

“Berjanjilah.”

****

Jin U tidak mau makan pagi dan minum tonik dari Ibunya. Pimpinan berkata, “Kamu tahu soal Seol Ah sekarang pembawa acara pagi? Orang-orang terus menggosipkan dia. Apa kamu akan membiarkan orang bergosip tentang mantan istrimu? Orang-orang akan mengarang rumor murahan. Ini sangat memalukan. Ibu tidak keberatan jika dia membawakan acara yang layak. Dia banyak bicara padahal hanya menjadi pembawa acara radio biasa. Kenapa ibu harus mendengarkan kisah pembuatan acarnya dalam pertemuan pemimpin bisnis wanita? Ini sangat memalukan! Kenapa kamu masih egois?”

“Kalau begitu biarkan dia mendapatkan pekerjaan lain. Ibu seharusnya memberikan pekerjaan lain sekarang. Kenapa membiarkannya seperti itu? Bukankah itu memalukan seperti ucapan Ibu tadi? Jangan mencanpuri urasan kami tanpa seizinku. Aku tidak akan diam saja.”

“Apa? Kamu tidak akan diam saja? lantas, kamu akan melakukan apa? Kamu tahu sebarnya ibu terhadap dirimu sekarang. Kapan kamu akan sadar?”

“Akan kulakukan mulai saat ini.” Jin U pun pergi.

***

Tae Rang sedang bersama ayahnya saat ada telepon dari Seol Ah.

“Seseorang meneleponmu.” Ucap ayah.

“Akan kuangkat nanti.”

“Aku lapar. Mau makan siang?”

“Ayah mau makan apa?”

“Ahh apa yang? Kamu tidak ke kedaimu sekarang?”

“kemarin aku melayani terlalu banyak pelanggan kelompok. Aku kehabisan semua bahan. Lagi pula, aku tidak bisa berbelanja karena minum dengan Ayah.”

“Yak!!! Pelanggan kelompokmu tidak mungkin sebanyak itu.”

Ayah kemudian menunjuk restoran gurita kuning.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini yaaa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *