Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 48 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang masih mengikuti sampai sekarang yaa…

Ayah Moon dan Tae Rang masuk ke kedai. Di sana sudah ada Seol Ah yang duduk. Tae Rang mampu mengenalinya walaupun hanya dari belakang.

Saaat itu Seol Ah sibuk dengan pelantang di telinganya. Meja mereka cukup bersebelahan.

***

Dan yang dilakukan Seol Ah selanjutnya adalah siaran saat dia makan. Wkwkwk. Seol Ah berbicara di depan kamera ponselnya.

Tae Rang memperhatikan dari belakang. Ekwkwkwkkwk….

Seol Ah akan minta minum ke Imo pelayan. Saat nengok. Ia kaget melihat Tae Rang. Tapi begitu Seol Ah sadar Tae Rang bersama dengan ayahnya, dia pun mengangguk dan membalikan badannya.

Seol Ah pun mengendap-endap pergi.

Ia hanya mengirim sms Tae Rang bahwa dia tidak bisa menyapa Ayah Tae Rang.

Tae Rang masih galau karena mengingat ucapan Jin U.

****

“Kurasa dia tidak berani memecatmu.” Ucap Pimpinan Hong pada Moon Hae Rang. “Kukira dia sudah gila. Itu bagus. Kamu harus bekerja sebagai sekretarisku mulai besok. Mari kita lihat siapa yang menang.”

“Ini seperti pertandingan melawan waktu.”

“Kamu yakin akan bertahan?”

“Setidaknya dia masih hidup. Ini bukan saja baik pada Jin U. Mungkin hanya waktu singkat baginya, kukira kita berdua hanya bisa menunggunya.”

“Kuharap setidaknya dia bisa melihat setengah hatimu untuknya. Dia tidak mengakui wanita sebaik dirimu. Sulit dipercaya, anakku menyukai perempuan seperti Seol Ah. Ini persis saat dia menikah. Dia jatuh cinta padanya dan menjadi liar.”

“Segalanya tidak akan berjalan seperti yang mereka lakukan dahulu. Pak Do memilikiku dan Kim Seol Ah memiliki Oppaku.”

“Lalu? Kamu sudah memutuskan? Untuk memanfaatkan Oppamu?”

“Tidak.. aku tidak mau memanfaatkan Oppaku. Aku akan membiarkan Oppa memilih. Aku sangat memercayai Oppa di dunia ini.”

“Kamu sangat berbeda. Dia meninggalkan keluarganya sendiri untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Tapi kamu seperti ini, padahal dia bukan kakak kandungmu. Aku memercayaimu sekarang. Kita harus bekerja sama untuk melindungi Jin U. Kita harus saling mengandalkan seperti setahun terakhir.”

“Ada rumor bahwa Pak Do rujuk dengan Seol Ah. Semua pegawai melihat Jin U memperlakukan ayah Seol Ah dengan baik di perusahaan.”

****

Seol Ah melihat rekaman dirinya sendiri di video saat di jalanan. Dia merasa tidak puas akan hal itu. Ia juga menantikan kontak dari Tae Rang. Tapi yang masuk malah Jin U. Jin U mengirim sms bahwa dia sudah membuat Yeon Ah mendapat bagian wajarnya.

Sms dari Jin U langsung dihapus.

***

Tae Rang banyak melamun saat bersama ayahnya.

“Kamu harus pergi.” Ucap Ayah Moon. “Pesan itu dari wanita yang kamu sukai, bukan? Berhenti bersikap seperti anjing yang terjebak di dekatku. Dan datangi dia saja.”

“Ahh tidak apa-apa. Ayah, mau bermain pingpong denganku? Atau pergi ke bioskop.”

“Tubuhmu ada di sini. Tapi pikiranmu tidak.” Wkwkwkwk tahu banget.

Tae Rang akhirnya mau pergi.

***

Tae Rang langsung menemui Seol Ah yang ada di apotek.

Mereka pun jalan lagi. *btw, nggak tahu kenapa saya suka sama adegan ngobrol sambil jalan.

“Kamu tahu kamu belum meneleponku sejak kemarin? Sikapmu aneh.” Ucap Seol Ah.

“Tidak. Kamulah yang bersikap aneh. Kamu makan gurita kuning, sup, dan obat pencernaan. Kenapa kamu membuat video saat makan?”

“Aku ada audisi. Menjadi reporter acara makanan jalanan.”

“Reporter?”

“Ya. Aku butuh bantuanmu. Aku tidak mengerti soal rasa dan tidak tahu cara menjelaskannya. Aku berdiri di depan kamera setelah 10 tahun. Aku sungguh ingin lulus audisi.”

Lanjut ke bagian 3 yaaa… klik di sini.