Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 57 Part 2

Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 57 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaa… terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti. Mian juga agak molor, karena ada kesibukan. Jadi, butuh admin lain. Hoho.

“Kamu sudah gila. Bibi mengerti kamu tergila-gila. Tapi kenapa bilang begitu?” Ucap Pimpinan Hong. “Setelah bagaimana ibumu hidup.” Kemudian Pimpinan Hong kesal dan pergi lagi.

***

Cheong Ah dan Ayah sibuk membuat adonan. Cheong Ah rupanya belum bisa membuka suara pada Ibunya. Ayah juga tetap merayu ahjumma untuk membuka bisnis.

Seol Ah sendiri melamun di kamarnya karena tidak mendapatkan pekerjaan yang ia inginkan.

****

Pimpinan Hong mengatakan semuanya pada Jin U. Tentang yang ia dengar tentang Joon Hwi dan kakaknya. Di saat yang sama, Jin U sedang karena Seol Ah ingin bertemu dengannya.

***

Seol Ah bertemu dengan Jin U di intermarket.

“Bagaimana dengan Imonim?”

“Jangan khawatir. Joon Hwi membuatnya berpikir panjang.”

“Apa?”

“Dia menyatakan akan pergi ke Cheong Ah begitu Bibi mengatakan sesuatu.”

“Apa?”

“kurasa Joon Hwi sangat mencintainya? Lebih dari dugaan kita. Imo tidak akan memberi tahu Cheong Ah soal itu. Jika begitu, dia mungkin akan kehilangan putra keduanya.”

“Bagaimana dengan ibumu? Dia membenciku. Jadi, dia tidak akan tinggal diam. Karena sekarang dia diam saja. itu membuatku gugup. Kamu harus mengentikan Joon Hwi. Aku tidak mau orang tuaku tahu.”

“Baiklah. Tapi, pura-puralah saja menyukaiku,” wkwkwk Jin U masih bucin aja.

“Jika aku bisa pura-pura menyukaimu. Bisakah kamu menerima bahwa aku menyukai orang lain?”

Seol Ah pergi.

***

Di depan intermarket. Seol Ah mengingat ucapan terakhir Tae Rang yang berkata tidak akan menemuinya lagi. Seol Ah terdiam menatap atas gedung.

Tanpa sengaja pula, Seol Ah yang sudah naik taxi melihat mobil Tae Rang.

Seol Ah mendekat pada Tae Rang. Tae Rang akhirnya keluar dari mobilnya.

“Rupanya kamu masih hidup.” Ucap Seol Ah. Wkwkkw. “Dan semua jarimu masih lengkap.”

Tae Rang malah mengalungkan syalnya pada Seol Ah. “Katakan sesuatu. Aku hampir lupa suaramu.”

“Happy New Year.”

“Apa itu? Kamu sudah melihatku di titik terendah. Tapi kamu tidak mau aku melihatmu di titik terendahmu?”

“Kuharap kamu bahagia tahun ini. aku memberikanmu semua keberuntunganku.”

Dan Jin U melihat mereka dari belakang.

*****

Seol Ah bicara dengan Tae Rang di kedai Tae Rang.

“Aku berniat menjual restoran ini.”

“Apa? karena dia?”

“Seharusnya kulakukan sejak lama. Tapi aku harus menafkahi keluargaku. Tidak seperti orang lain, aku bukan tuan rumah.”

“Sewamu belum berakhir. Kamu tidak akan rugi jika pindah? Apa kamu bodoh? Kenapa kamu mau mengalah untukku?”

“Aku akan membuka restoran di tempat lain.”

“Kenapa kamu melalui semua itu? Pergilah setelah kontrak habis. Kamu tidak bisa pergi sekarang. Aku tahu apa yang kamu pikirkan. Jangan berniat menghilang dari pandanganku. Seseorang menghilang sebelumnya dan itu sudah lebih dari cukup. Aku suka di sini. Aku bisa mengatakan apa pun yang aku mau. Dan aku diberi makan.”

“Aku bertemu dengan Ibumu. Beberapa hari lalu di dekat sini.”

“Apa?”

“Kenapa kamu tidak memberitahuku? Tentang adikmu dan Hae Rang.”

“Karena aku tidak ingin menyakitimu.”

“Begitu rupanya. Aku terkejut dan terluka. Tapi yang lebih penting. Aku tidak boleh menyakiti adikmu dan ibumu. Kurasa aku tidak berhak. Kita tidak bisa melanjutkan ini. campakkan aku. Kamu harus melakukannya. Jangan campakkan keluargamu. Aku juga tidak bisa.”

Lanjut ke bagian 3 klik di sini….

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!