Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 59 Part 2

Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 59 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca yaaa…

Ahjumma kini paham tentang 10 tahun lalu, Joon Hwi kehilangan seseorang. Ia bukan wanita lain. Melainkan Joon Kyum.

***

Cheong Ah bertemu dengan Baek Rim mereka membawas Joon Hwi.

“Bukankah aneh? Seorang manager senior minum bersama wakil pimpinan? Hanya mereka berdua. Wakil Pimpinan yang datang. Dia datang langsung ke kantor kami.”

“Kudengar mereka saling mengenal sejak kecil.”

“Cheong Ah, kamu tahu Joon Hwi tinggal di mana? Ibumu tidak mengatakan apapun? Di daftar kontrak Yeon Ah. Ibumu terkejut melihat Joon Hwi tinggal di Cheondang dong. Tempat orang kaya.”

“Tidak mungkin.”

“Ibuku kesal melihatnya. Kamu tidak tahu?”

*Cheong Ah pun ingat bahwa Ibunya pernah minta maaf karena dari keluarga yang B aja.

“Lupakan dia Cheong Ah. Semua sudah jelas. Berdasarkan kelakuan si bedebah itu, begitu pula akhirnya. Jangan bertindak lebih jauh. Jangan memperburuk keadaan dan membuat ibumu sedih.”

***

Cheong Ah pulang. Ia sedikit bicara dengan ibunya. Ponsel ahjumma ketinggalan. Ada sms masuk. Sms mengenai ayah kim yang sekarang ada bersama Seol Ah.

Tidak sengaja pula. Ada sms tentang Ibu Joon Hwi yang minta ketemu dan belum dihapus. Cheong Ah membacanya.

****

Ayah dan Seol Ah sudah pulang. Mereka minum bersama.

“Ayah tidak tahu apa-apa. tidak tahu apa yang kamu lalui.”

“Aku melewati kesemptan bicara. Aku dipecat, ayah. Ini bukan masalah besar. Aku akan mencari acara lain. Ada banyak perusahaan penyiaran di korea. Salah satu dari mereka akan menerimaku. Jika tidak di Seol. Aku akan bekerja di pinggiran kota. Kalau tidak ada, aku akan membuat acara diaran sendiri. kami sangat menikmati mandu yang ayah berikan. Kami makan dan makan. Tim radio memang kecil…”

“Kamu memakannya?”

“Ya. Omma dan appa membuatnya. Saat dulu, ayah mengirimkan 100 ayam goreng pahlawan ke kantor pembawa berita. Ayah ingat bagaimana aku marah? Alih-alih menydarai ayah terjaga karena menggoreng 100 ayam, aku malah membuat keribuatan karena mereka tahu ayah kerja apa. aku kekanakan saat itu.  Aku memikirkan saat itu saat makan mandu, aku hampir tersedak.”

Ayah menangis. Saya pun menangis.

“Aku akan bangkit kembali. Mari nanti bagikan mandu lebih banyak. Ayah mau melakukan itu?”

Ayah menangis lagi.

Ahjumma di dapur juga menangis mendengarkan mereka bicara.

***

Ahjumma memberikan Ayah Kim makan.

“Jin U bedebah. Dia mengkhianatimu dan berselingkuh dengan wanita lain?”

“Bagaimana ayah tahu?”

“Satu tamparan saja tidak cukup dan ayah masih marah. Haruskah ayah mematahkan kakinya agar dia tidak bisa pergi ke manapun? Atau partahkan lengannya?.”

“Hentikan. Itu akan menyebabkan banyak masalah.” Ucap ahjumma. “Kita hanya perlu memutuskan hubungan.”

“Omma…”

“Benar. Itu cocok untuk yang selingkuh darimu. Bedebah itu tidak akan menginjakkan kakinya di sini.”

“Aku memikirkan untuk berkencan dengannya selama satu bulan. Setelah satu bulan, jika aku tidak menginginkannya, dia akan mundur. Dia juga tidak akan mencampuri hidupku.”

“Apa yang kamu biacarakan Seol Ah?”

“Kami menikah terburu-buru. Aku dipaksa bercerai. Dan aku masih dikenal sebagai istrinya ke mana pun aku pergi. Aku ingin mengucapkan selamat tinggal, makanya aku akan melakukannya.”

***

Jin U menginap di rumah Joon Hwi. Ia memanggil-manggil nama Seol Ah .

“Seol Ah yaa… aku merindukanmu…. terus merindukanmu…”

Joon Hwi memberikan selimut. Saat itu ponselnya berdering. Cheong Ah menghubunginya.

“Aku menunggumu. Aku akan menunggumu sampai kamu datang. Tapi ini kali terakhir aku menunggumu.” Ucap Cheong Ah di telepon.

Bersambung……. klik di sini kelanjutannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!