Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 60 Part 1

Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 60 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sejauh ini sudah mengikuti. Sudah sampai episode 60, artinya, sudah 60 persen drama ini berjalan. Terima kasih untuk semangat dari kalian.

Cheong Ah menunggu di kedai hingga toko tutup. Joon Hwi sebenarnya datang sudah lama, tapi ia mendekati Cheong Ah dengan lama berpikir.

“Bagaimana kabar ibumu?” Tanya Cheong Ah.

“Apa?”

“Ibumu.”

“Omma kenapa?”

“Apakah ibumu yang menentang hubungan kita? Jawab aku dengan jujur.”

“Ya. Dia menentang.”

“Kalau begitu, katakan padanya dia harus memberitahuku langsung dan bukannya menemui ibuku tanpa sepengetahuanku. Aku bisa menerima apa pun yang dia katakan kepadaku. Tapi tidak dengan ibuku.”

“Apa maksudmu?”

“Pulanglah dan tanyakan ibumu. Selain itu, tolong katakan kepadanya dia tidak perlu khawatir, aku akan melupakanmu. Aku bisa menerima kamu meninggalkanku sendirian di jalanan, tapi aku tidak akan membiarkan ibuku diperlakukan sama. Maka, hiduplah bahagia.”

Cheong Ah pergi.

“Kim Cheong Ah…”

“Bisakah kamu tidak memanggil namaku?”

****

Moon Tae Rang akan kedatangan tamu ayahnya. Ia tahu Moon Hae Rang akan pergi menghindari bertemu Cheong Ah.

Tae Rang pun mengajak adiknya bicara.

“Jangan ke mana-mana. Sapalah anggota tim ayah.”

“Lakukan tanpaku. Kita menyambut mereka setiap tahun, jadi, tidak perlu melakukannya lagi.”

“Mereka punya pendatang baru. Ayah seorang komandan, tentu saja kamu harus menyapanya.”

“Oppa merundungku sekarang? Oppa mengingatkanku kepadanya setiap hari, memojokkanku, dan menanyaiku.”

“Apa kamu sengsara? Itu bagus.”

“Apa?”

“Kakak harus membuatmu mengingat perbuatanmu.”

“Dia tidak akan datang. Dia akan terlalu stres atau setidaknya takut untuk datang. Bagaimana dia bisa datang ke rumah kita? Jadi, berhentilah berusaha keras.”

“Entah dia datang atau tidak, jangan berniat lari. Tunggulah, dia datang atau tidak. Kamu tidak punya pilihan, Hae Rang.”

“Jadi, kakak ingin aku menunggu keputusannya? Mudah untuk meminta maaf. Masalahnya, apakah dia akan menerimanya atau tidak. Tapi aku ragu dia akan senang jik aku minta maaf. Dia mungkin ingin menghapus masa lalunya. Memalukan seorang polisi dirundung. Dia korban kekerasan di sekolah, siapa yang akan memercayainya?”

“Kamu adalah pelaku. Kamu yang merundungnya. Kenapa kamu malah menghakiminya? Menurut kakak, seharusnya kamu yang malu. Entah dia menerimanya atau tidak. Minta maaf dengan benar.”

“Aku akan tetap di sini. Tunggu dan lihat saja. dia tidak akan ada di sini.”

***

Cheong Ah melamun di kamarnya. Ia memikirkan kejadian semalam. Kemudian ada sms dari Hae Rang yang meminta Cheong Ah tidak datang ke rumahnya. Hae Rang mengatakan agar Cheong Ah tidak membuat ketidaknyamanan di rumahnya.

Cheong Ah nambah kesal.

***

Awalnya, dua staf datang. Mereka berkata Cheong Ah tidak ikut datang. Moon Hae Rang senang mendengarnya.

Tbtb. Cheong Ah datang membawa kue.

Cheong Ah datang dan tbtb langsung cegukan usai disapa sok baik oleh Hae Rang. Hae Rang diminta ayahnya mengambilkan air. Tapi Tae Rang menawarkan teh untuk Cheong Ah.

“Ini teh batang kesemek. Itu akan membuatmu berhenti cegukan. Kue apa yang kamu beli?”

“Blueberry.”

“Aku juga membuat kue. Kue crepe susu.” Cheong Ah melihat ada kue di sudut dapur.

“Wahhh berapa lapis?”

“Kamu hitung saja saat makan. Kalau benar. Aku akan membuatkannya lagi untukku.”

“Wahhh sungguh? Aku nanti dapat kue kalau jawabannya benar. Uh, cegukanku berhenti. Teh apa ini?”

“Itu pasti karena aku. Bukan tehnya. Karena kamu bicara denganku.”

“Apa?”

“Bisa berhenti. Entah cegukan atau bersin. Jangan mencoba menghadapinya sendirian. Jika kamu meminta teh dan obat dari orang di sekitarmu. Itu akan berhenti. Sulit dipercaya bukan? Tapi ada akhir atas semuanya, betapa pun perdihnya itu.”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!