Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 60 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sejauh ini sudah mengikuti. Sudah sampai episode 60, artinya, sudah 60 persen drama ini berjalan. Terima kasih untuk semangat dari kalian.

Ayah Moon dan tiga polisi makan bersama. Ada Hae Rang menguping.

“Ternyata dia dan putriku satu SMA.”

“Daebak. Dunia memang sempit. Kamu pasti senang bertemu dengannya.”

“Tapi fotomu tidak ada di buku tahuan senior.” Ucap ayah Moon. “Kenapa?”

“Itu…”

*****

Hae Rang bicara dengan Tae Rang.

“Inikah yang Oppa inginkan? Agar aku menderita seperti dia? Memangnya siapa Oppa bisa melakukan itu?”

“Tidak. Kakak ingin kamu berubah. Dengan begitu, dia bisa mengatasi rasa sakit yang kamu berikan.”

Kemudian ada suara ayah. “Hae Rang, bawakan Pak Lee semangkuk tteokguk lagi. Kami juga butuh banyak kimchi.”

“Kamu tidak mendengarnya? Lakukan sekarang.” Ucap Tae Rang.

****

Hae Rang memberikan apa yang ayah Moon minta,

“Tapi itu buku tahunan senior, kamu punya alasan tertentu?” Tanya Ayah Moon.

“Aku berhenti sekolah.”

“Apa? kamu berhenti sekolah? Kenapa?”

“Aku dirundung. Aku dirundung oleh teman-temanku. Jadi, aku berhenti sekolah.”

Rekan seniornya berkata. “Apa? berandal kejam macam apa yang melakukan itu kepadamu?”

Moon Tae Rang pun menguping di pintu.

“Aku khawatir orang mungkin berprasangka terhadapku jika mereka tahu aku dirundung. Jadi, aku menyembunyikannya selama ini. aku merasa lega setelah membaginya dengan kalian.”

“Bagus. Kamu berbagi dengan kami.” Ucap Ayah Moon. “Aku senang kamu merasa lega.”

“Benar. Kamu bertahan dengan semua itu dan menjadi polisi. Kamu mengesankan.”

“Kamu tahu soal ini Hae Rang?” tanya Ayah. “Kalian berdua satu kelas.”

“Tidak, aku tidak tahu.”

***

Seol Ah masih menjadi penyiar radio.

Saat itu, yang mengsms acara curhat adalah Jin U. Jin U mengatakan bahwa istrinya dicampakkan. Seol Ah memberikan nasihat tanpa tahu itu sms Jin U.

Jin U diminta menunggu jika memang masih mencintai istrinya.

****

Jin U memberikan somprotan aneh pada Seol Ah.

“Aku benci pria tidak berguna yang terus muncul dan melakukan hal-hal bodoh.”

“Aku 1109.”

“Apa itu?”

“Aku suami yang curhat dengan nomor 1109.”

“Kamu berulah? Kamu pikir acara radioku lelucon? Kamu tahu betapa terkejutnya aku saat menerima pesannya? Aku tidak tahu harus berkata apa.”

“Kamu tidak usah bilang apapun.” Jin U kemudian memakaikan mantelnya pada Seol Ah. “Aku akan menunggumu. Aku akan tahan kamu menyukai orang lain. Dan aku akan bilang mencintaimu setiap hari. Sarange….”

Pepet terossss….

“Mari ulang dari awal.” Ucap Jin U.

“Baiklah. Mari berkencan satu bulan saja. jadi, kita tidak akan menyesal.”

Jin U malah memberikan cincin berbentuk permen.

Keduanya tertawa.

****

Jin U pulang dengan jogat joget tanpa mendengarkan Pimpinan Hong yang mengomel.

“Aku merasa sangat senang. Omma jangan menghancurkannya.”

“Lalu bagaimana dengan perasaan ibu yang kamu hancurkan? Kamu harus berhenti, bagaimana kamu bisa menari? Kamu hanya bersikap dingin padaku. Kamu tidak mau melihatku. Sekarang menari. Ibu tahu betapa buruknya dirimu.”

“Ibu memberitahu mertuaku bahwa aku selingkuh. Ibu seharusnya bersyukur aku tidak kabur dari rumah.”

“Baik. Silakan pindah.”

“Yakin? Begitu aku pergi. Aku tidak akan kembali.”

“Apa katamu?”

“Jangan ikuti aku. Aku akan naik. Jika ibu menghalangi Seol Ah. Aku akan kabur dari rumah. Omma tidak akan bisa mengalahkanku.”

Lanjut ke bagian 3 klim di sini.