Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 61 Part 3 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di laman yang ini. terima kasih untuk yang terus mengikuti sinopsisnya yaaa…

“Kakak ingin memberitahumu bahwa dia tinggal di dekat sini. Jika sudah memutuskan, kamu bisa meminta maaf kepadanya kapan saja. jika kamu tidak berani memasuki gerbang itu. Oppa akan ikut denganmu.”

“Bagaimana jika ada yang keluar dari sana? Bagaimana jika Ibunya keluar? Apa kakak harus melihat keluarga ini mengejarku?”

“Siapapun yang keluar. Kamu bisa mulai dari sana. Kakak akan berada di sisimu.”

“Kakak saja pergi sendirian. Masuklah dan temui Kim Seol Ah. Kenapa? Kakak berani melakukan itu? Bukankah kakak ingin menghancurkanku karena menghalangimu? Jangan berpura-pura peduli kepadaku.” Hae Rang pergi.

Kemudian Tae Rang mengejar.

“Entah kamu percaya atau tidak. Kakak paling mencemaskanmu belakangan ini. aku serius.”

***

Saat mereka pulang. Ayah Moon malah menyuruh keduanya untuk tetep joging bersama dengan bukti foto tiap harinya.

***

Ayah Kim akan melamar pekerjaan paruh waktu. di saat yang sama, ada Kang Si Wol akan melamar juga.

Kang Si Wol langsung melepaskan selebaran pengumuman.

Ayah Kim yang datang dan masuk menggunakan jas malah disangka tamu. Bahkan pemilik kedai menyangka akan mendirikan cabang baru.

Ayah Kim mengatakan bahwa pemuda yang sedang diwawancarai melepaskan selebarannya.

Akhirnya, Si Wol menunjukkan lisensi kebisaannya untuk melamar pekerjaan paruh waktu. ayah pun akhirnya berkata bahwa dia ikut melamar jadi pekerja paruh waktu juga.

***

Akhirnya Si Wol yang mendapatkan perkejaan paruh waktu percobaan.

Pemilik resto tidak tega mempekerjaan orang yang sudah tua. Sedangkan Ayah Kim bersikeras. Ia malah membawa medali emasnya pas zaman ia jadi atlet.

Mengenaskan memang. Wwjwjjwjw.

***

Ahjumma memasak banyak makanan untuk semua anggota tim Cheong Ah. Seol Ah menawarkan diri untuk membawakannya ke kantor Cheong Ah.

“Cheong Ah lebih kuat daripada aku.” Ucap Seol Ah.

“Ibu takut dia harus melalui semua itu lagi.”

***

Cheong Ah bekerja sambil melamun. Ayah Moon memperhatikan Cheong Ah yang tidak ceria. Ia salah menempelkan poster dengan terbalik. Juga kebanyakan menyiram air hingga airnya tumpah.

“Apa ada masalah?” tanya Ayah Moon.

“Tidak. Tidak apa-apa. aku baik-baik saja.”

“Kamu tidak baik-baik saja. posternya. Airnya. Nanti bereskan lain kali saya. Aku mencemaskanmu. Kamu tidak ceria dan murung.

***

Di tempat yang lain. Joon Hwi menghadiri rapat dengan para timnya. Ia diam saja saat diminta pendapat.

Aahhh cinta… deritanya memang tiada akhir.

Wkwkwkwk.

Bersambung…. klik di sini kelanjutannya.