Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 62 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di laman yang ini. terima kasih untuk yang terus mengikuti sinopsisnya yaaa…

“Kabarnya, wakil Pimpinan membelikan cincin mahal.” Ucap Hae Rang. “Tabloit mengatakan bahwa mereka kembali rujuk. Kurasa rumor itu beredar di toko.”

“Apa? cincin? Mahal? Berapa harganya?”

“Kudengar 480.000 dolar.”

“Apa? dasar pria berhati lemah. Siapkan mobil. Kita akan menemuinya dan mematahkan jarinya untuk mendapatkan cincin itu kembali.”

***

Seol Ah akan pulang. Ia di depan rumahnya. Pimpinan Hong datang menghampirinya.

“Ibu mau ke rumahku? Ada apa lagi kali ini? apa mengejutkan ayahku belum cukup?”

Tangan Seol Ah langsung digeledah. Kue milik Tae Rang sampai jatuh.

“Di mana cincin pemberian Jin U?”

“Apa? cincin?”

“Kamu mengambilnya bukan? Aku tahu kamu mengambilnya. Jujurlah kepadaku.”

“Ya. Aku mengambilnya. Lalu kenapa?” wkwkwk cincin permen kemarin guys.

“Berikan kepadaku. Berikan cincin yang diberikan putraku kepadamu. Sekarang, sebelum aku patahkan jarimu!”

Seol Ah memberikan permennya. “Ini. cincin yang diberikan putramu” wkwkkw.

“Apa ini? benda sampah apa ini? kamu becanda? Yang kuinginkan cincin seharga 480.000 dolar.”

“Aku tidak tahu soal cincin itu. Apa yang ibu lakukan dengan kueku? Ibu menghancurkannya. Hati dan jiwanya dicurahkan untuk membuat kue itu.”

“Apa pentingnya kue ini? pasti harganya tidak mahal. Jangan sok pintar denganku. Berikan cincinnya. Apa di rumahmu. Jalan sana. “

Seol Ah pun memungut kembali kuenya.

****

Pimpinan Hong pulang ke rumahnya dengan membawa Seol Ah.

Jin U marah pada Ibunya.

Tapi nada bicaranya berubah saat bicara dengan Seol Ah. “Seharusnya kamu bilang kepadaku bahwa kamu akan datang.”

“Yak!!! Do Jin U, kamu sedang apa?” tanya Pimpinan.

“Kenapa? Apa aku berbuat salah lagi?” tanya Jin U pada Seol Ah.

Seol Ah mengeluarkan cincinnya. “Apa ada cincin lain untukku selain ini? Ibumu datang dan memintanya kembali. Tapi hanya ini cincin yang kumiliki. Aku terus bilang padanya, tapi dia tidak memercayaiku.. jadi, kamu harus memberitahunya.”

“Tunggu sebentar.”  Jin U pergi ke atas.

***

Cincin dikeluarkan Jin U.

Jin U mengatakan dia memang membeli cincin. Tapi cincin permenlah yang diberikan Jin U.

Seol Ah tentu saja ingin membuat mantan ibu mertuanya marah. Dia melupakan soal cincinnya dan mengajak Jin U untuk makan.

***

Jin U dan Seol Ah makan bersama.

“Kamu masih membenciku?” Tanya Jin U.

“Apa yang masih kamu sukai dari diriku?”

“Awalnya aku suka senyum cantikmu.. jadi, aku ingin kamu di rumahku. Kamu tidak tersenyum saat kita menikah. Jadi, aku ingin membuatmu tersenyum. Tapi kamu tersenyum karena lelaki lain. Aku marah. Lalu dia membuatku menangis.”

“aku menyukaimu sampai kecelakaan itu.”

“Jangan mulai lagi. Aku bahkan sudah dipukuli ayahmu. Kamu boleh tampil di TV. Aku akan membantumu semampuku. Bagaimana kalau memulai agensi hiburan dan menandatangani kontrak managemen denganmu?”

“Jangan berani-berani. Kalau begitu, aku akan segera membatalkan kontrak kita. Jangan coba-coba membantuku dengan iklannya. Jangan ikut campur. Aku akan melakukannya sendiri. jadi, tolong jangan hentikan aku. Kuharap itu berlaku sama untuk ibumu. Itu syaratku untuk pacaran denganmu satu bulan.”

“Baik.”

“Jangan meminta rujuk ya.”

“Yang kuinginkan adalah…..”

Jin U pun berbisik. “Aku ingin tedoorrr denganmu.” Wkwkwk

“Kamu sudah gila?”

“Aku hanya memegang tanganmu dan tedorrr saja. kamu tidak mau?”

Lanjut ke bagian 3 klik di sini.