Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 63 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah membaca yaaa… gumawooo

Ceritanya Kang Si Wol makan bareng Cheong Ah. Entah kenapa yaaa… Si Wol makin dilihat makin guanteengggg ajaahhh… saya jadi pusing Tuhaaannn….. kenapa banyak yang tamvaaaannnddd.. *kemudian ke-alay-an alamiah tbtb muncul.

Si Wol memotong daging dan membuatkan minuman enak untuk Cheong Ah.

Joon Hwi dengan ngenesnya melihat dari balik jendela.

Akhirnya Joon Hwi masuk dan duduk di dalam. Melihat kebersamaan mereka.

***

“Siapa sangka kamu punya toleransi tinggi untuk alkohol?” Ucap Si Wol melihat Cheong Ah yang minum terus. “Kenapa kamu tidak makan dagingnya? Yang aku panggang dengan karya seni.” Wkwkwk/

“Karena aku ingin mencegah otakku berpikir.”

“Aku lihat kamu dicampakkan baru-baru ini.” Ucap Si Wol. Wkwkwkw.

“Andai saja aku punya tempat untuk bersedih. aku akan menggali lubang jika itu memungkinkan.”

“Kenapa kamu repot-repot menggali lubang? Penjara tempat terbaik bersembunyi. Tidak ada yang akan mencarimu.” Wkwkkwkw Si Wol suka ngelawak yaak ampun. “Bagaimana? Mari mengacau dan dapatkan sel yang bagus.” Si Wol langsung menatap dengan terlalu tampaaannn…

“Bagaimana dengan pelaku tabrak lari yang asli?”

“Kita akan menangkap dia, membunuh dia, lalu masuk ke penjara.” Ucap Si Wol. Wkwkw.

Dari meja sebelah. Joon Hwi melihat mereka.

****

“Kang Si Wol… Kang Si Wol….”

“Kenapa kamu terus menyebut namaku yang tidak berharga? Aku benci namaku. Itu menunjukkan siapa aku.”

“Ada apa dengan Kang Si Wol?”

“Aku dibawa ke panti asuhan pada bulan Oktober.” Si Wol artinya oktober guys. “Itu arti namaku. Aku akan menjadi Sa Wol jika itu bulan April. Sam Wol jika bulan maret.”

“Sam Wol.. Sa Wol Ah… Oh Wol Ah… yak!!! Aku paling suka Si Wol. Cocok denganmu. Itu bukannya tidak berharga.”

“Ah, bagaimana dengan hal yang kuminta?”

“Bosku bilang akan menyelidikinya. Jika mengajukan sidang ulang, kamu bisa bisa membawanya ke pengadilan lagi. Tapi itu tidak akan mudah. Pelaku sebenarnya harus muncul, atau kamu butuh bukti baru yang bisa membalikkan putusan.”

“Aku tahu. Tidak ada yang mudah dalam hidupku. Tapi ada seorang informan. Aku harus mencari tahu siapa dia dan kenapa dia berbohong.”

“Seorang informan? Maksudmu dia membuat pernyataan palsu pada polisi?”

“Ya, bukankah itu aneh? Ayo… kita terlalu banyak minum. Aku harus bekerja paruh waktu besok. Jika tidak berhenti, aku, bukan kamu, yang mungkin jadi pemabuk yang kurang ajar.”

***

Si Wol pergi duluan.

Saat Cheong Ah akan keluar. Joon Hwi menarik tangannya.

“Habiskan waktu denganku juga. Aku tidak bisa bersembunyi.” Ucap Joon Hwi. “Biarkan aku bernapas.”

Si Wol selesai membayar. Kemudian bilang pada Cheong Ah.

“Kamu nggak ikut? Ohhh jadi itu tipemu. Opsir Kim. aku akan pergi.”

****

Cheong Ah pun duduk dengan Joon Hwi.

Si Wol kasian guys. Dia pergi sendirian. Tapi kayaknya dia besar hari gitu. Santuy banget.

“Aku akan tetap di sini sampai kamu menghabiskan satu botol.” Ucap Cheong Ah.

“Lalu kamu akan pulang naik taxi? Aku datang karena khawatir. Aku sangat khawatir sampai membuatku gila. Aku harus bagaimana?aku mungkin akan menemuimu lagi besok. Aku arogan.”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!