Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 68 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaa… ada keterlambatan update sebab miminnya sakit. Doakan segera sembuh total ya.

Joon Hwi bertemu dengan pendeta.

“Kang Si Wol?”

“Ya. Dia anak muda yang disponsori ibuku. Anda ingat saat ibu mulai mensponsorinya?”

“Tentu saja.”

“Kapan itu?”

“Aku ingat dahulu. Tepat setelah insiden dengan putra bungsunya. Kapan itu ya?”

“Sungguh setelah kematian adikku?”

“Ya. Dia bilang ingin membantu orang lain menggantikan putranya. Kenapa kamu bertanya?”

“Bagaimana ibuku tahu Kang Si Wol? Apa direkomendasikan?”

“Tidak. Dia memilihnya sendiri. pada hari kunjungan pastor di penjara, dia meminta menjadi sponsor Si Wol.”

“Begitukah? Bisakah aku meminta kontak Kang Si Wol? Ada yang ingin aku tanyakan.”

“Sebelum aku memberitahu, boleh tahu ini tentang apa?”

“Aku ingin tahu soal kematian adikku.”

***

Kang Si Wol malah ada di luar restoran tempat pastur dan Joon Hwi bertemu. Si Wol bahkan melihat Joon Hwi keluar.

***

Saat Si Wol masuk. Ia bertemu dengan pastur.

Si Wol membaca kartu nama. “Koo Joon Hwi. Intermarket.”

“Kenapa? Kamu mengenalnya?” tanya Pastor.

“Aku bertemu dengannya beberapa kali. Bagaimana pastur mengenalnya?”

“dia putra sponsor terkenal. Sponsor bagi banyak anak. dia menyokong banyak anak.”

“Tapi kenapa anda ingin menemuiku?” tanya Si Wol.

“Kudengar kamu dipecat lagi?”

“Tapi itu bukan salahku. Aku tidak menyebabkan kecelakaan.”

“Jadi, kamu akan bekerja paruh waktu seumur hidupmu?”

“Apalagi yang bisa dilakukan orang dengan kesialan sepertiku?”

“Tapi kamu bukan orang tidak beruntung. Sponsormu ingin membantumu belajar di LN.”

“Apa? kenapa mendadak sekali?”

“Setelah mendengar kamu kesulitan memperoleh pekerjaan, dia menawarkan bantuannya. Kenapa? Kamu bisa melakukan apapun sekarang. Ini kesempatan bagus, jadi, pikirkan baik-baik.”

“Lupakan saja. aku sibuk melakukan sesuatu.”

“Kenapa?”

“Pastur tidak boleh tahu.”

Kemudian pastur mengeluarkan sesuatu.” Foto kembaran Kang Si Wol.

***

Moon Hae Rang bicara dengan Pimpinan Hong.

“Rapat pemegang saham luar biasa akan diadakan pekan depan.” Ucap Moon Hae Rang.

“Bagaimana dengan Jin U?”

“Dia pasti sudah mendengarkan itu.”

Kemudian Jin U tbtb masuk.

“Ibu sungguh menulis pemecatanku di agenda? Ibu sungguh-sungguh?”

“Kamu pikir ibu menggertak?”

“Kehidupan pribadi tidak bisa dibawa ke kantor. Omma. Omma memecatku karena tidak menuruti perintah Omma? Apa itu masuk akal? Apa inter market adalah toko pojokan?”

“Kamu bahkan tidak layak memiliki toko pojok. Yang kamu lakukan hanya mengejar seorang gadis. Kamu tidak punya alasan untuk menjadi wakil pimpinan.”

“Kakek hanya membuat fondasu. Aku yang menjadikan intermarket seperti sekarang.” Ucap Jin U.

“Ibu yang menjadikanmu terlahir beruntung, tapi kamu pikir itu semua karena kompetensimu. Kamu tidak pernah mengalami perebutan jabatan seperti grup lain. Dan tidak pernah diancam oleh saudara-saudaramu.”

“Bagaimana dengan Omma saat jadi pimpinan. Bibi Yura hanya merelakan jabatan itu untuk Omma.”

“Cukup. Pilih. Seol Ah atau jabatanmu di perusahaan. Kamu punya kesempatan hingga pekan depan untuk memutuskan.”

“Tentu saja, Pak Do akan memilih posisinya, Pimpinan.” Ucap Moon Hae Rang tbtb.

***

Tae Rang bicara pada tamanan. “Kamu tidak bisa melihatku bukan? Tapi kuharap kita bisa melakukannya saat musim semi mendatang.”

Kemudian Seol Ah datang.

“Kamu bicara dengan siapa? Kenapa kamu bicara sendiri? tunasnya saja belum ada. kamu bicara dengan tanah?”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.