Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 71 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaaa… gumawooooooooo…

“Aku tidak tahu. Sungguh.” Ucap Jin U. “Aku sungguh tidak ingat.”

“Kamu mengulangi kesalahan yang sama. Semuanya karena ulah dirimu. Tidak apa-apa. aku bahkan tidak marah. Aku merasa kasihan kepadanya. Dia tidak bisa merelakan pria yang bahkan tidak menyukainya. Tapi dia bergantung pada pria itu. Dan dia pikir itu cinta.” Seol Ah pun pergi.

***

Hakim Hong menemui pengacara Jang. Pengacara yang dulunya menangani kasus Kang Si Wol. Ia meminta berkas lamanya.

“Kenapa tbtb membutuhkan berkas Kang Si Wol?”

“Kamu memilikinya atau tidak?”

“Ya. Aku tidak bisa menyingkirkannya atau mengeluarkannya.”

“Berikan itu padaku.” Jang tidak mau memberikannya.

“Periksa apa pernyataanku masih ada.”

“Ini, pernyataan, foto, dan catatan kasus.”

“Itu dia. Berapa yang kamu butuhkan?” tanya Hakim Hong.

“Aku belum memikirkannya.”

“Aku akan membayar sebanyak yang kamu mau. Berikan saja berkasnya. Jika kamu melupakanku dalam kasus ini. aku akan membayarmu dua kali lipat. Kang Si Wol mungkin datang menemuimu. Lakukan saja perbuatanmu 10 tahun yang lalu. Jika melakukan itu, aku akan membayarmu 3x lipat.”

Berkas langsung diberikan. Hakim Hong membawanya.

***

Cheong Ah bertemu dengan Si Wol. Cheong Ah baru menemui 5 pengacara Jang. Tinggal 11 lagi yang belum. Si Wol merasa aneh karena seseorang sebegitu pedulinya dengan dirinya.

Kang Si Wol pun senang.

Karena Cheong Ah kedinginan. Si Wol memberikan selimut. Cheong Ah langsung menolak karena ingat Joon Hwi akan cemburu.

“Karena pria tinggi itu ya? Apakah masa lalu, masa kini, atau masa depan dengan pria itu? Sepertinya tidak ada masa depan.” Wkwkwk.

Tak lama, Joon Hwi memberikan pesan. Ia mengirimkan foto bulan. Kesal???? Kini yang kesal adalah Kang So Wol. Ia pergi.

***

Si Wol ke dapur dan memasak untuk Cheong Ah.

“Ini akan dibuang. Cepat makan.”

“Ahhh mengapa berkata seperti itu? Kamu memasaknya?”

“Siapa lagi? Hantu? Makanlah. Kamu nampak lapar.”

Cheong Ah makan dengan lahap masakan Kang Si Wol.

***

Hakim Hong menemui Pastur dan membawa lembaran brosur di mana Si Wol akan bersekolah.

“Aku berterima kasih untuk ini, tapi Si Wol tidak mau belajar ke LN.”

“Kenapa? Kenapa dia menolak?”

“Dia tidak mau menceritakan detailnya. Tapi sepertinya ada yang harus dia lakukan di sini.”

“Sesuatu yang dia lakukan? Apa itu?”

“Dia tidak mau bilang.”

“Cobalah bujuk dia. Dia harus mencari kesempatan selagi muda.”

“Aku tidak bisa memaksanya.”

“Cari tahu apa yang dia lakukan di korea.” *Hakim Hong sudah mulai curiga nih…

“Anda lebih menunjukkan minat pribadi pada Si Wol. Boleh tahu karena apa?”

“Dia mengingatkanku pada putraku yang sudah mati. Setiap kali aku melihatnya.”

“Si Wol juga penasaran dengan anda. Dia bertanya kepadaku. Dia bertanya kenapa anda banyak membantu. Dia juga bertanya mengenai putra anda. Ini mengenai apa ya?”

“Apa dia tahu rumahku? Dia tahu tempat kerjaku?”

“Apa Si Wol datang? Bagaimana jika anda bertemu dengannya? Ahh sayangnya dia tidak tertarik belajar di LN.”

BERSAMBUNG… klik di sini kelanjutannya.