Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 72 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk yang masih mengikuti yaaa… miminnya masih belum sehat betul. Jadi, update perlahan yaa. tapi sangat diusahakan kok.

Joon Hwi datang menemui Cheong Ah dengan memberikan jeruk. Cheong Ah sendiri pusing dengan ancaman Hakim Hong yang bisa aja menjebloskannya ke penjara. Joon Hwi malah menyapa ayah Cheong Ah yang sedang membuang sampah.

Joon Hwi langsung meminta maaf pada Ayah Cheong Ah.

****

Dan emang sudah jadi langganan alias budaya di korea ya? Mereka pun minum-minum. Joon Hwi pun terus diomeli oleh Ayah Kim.

Joon Hwi juga beralasan pada Ahjumma bahwa dia akan terus menemani Cheong Ah. Dia tidak akan membiarkan Cheong Ah berjuang sendirian lagi. Joon Hwi merasa Cheong Ah tidak bersalah, sebab keputusan bunuh diri ada di tangan Joon Kyum, dan Ibunya pasti tahu penyebabnya apa.

***

Moon Hae Rang membawa foto Kang Si Wol dari CCTV. Pimpinan Hong pun marah. “Kamu pikir ini cukup? Kamu seharusnya membawa motor itu pergi, atau menyeretnya kepadaku. Kamu tidak melihatnya? Bedebah itu dengan berani mengguncang pergelanganku. Cari tahu plat nomornya.”

“aku sudah menyelidikinya. Dia baru saja membeli motor ini dari pedagang otomotif bekas. Aku punya nama, nomor kontak, dan alamatnya.”

“Kang Sa Wol?”

“Kang Siwol.”

“Hah, namanya saja tidak berpindidikan.” Ucap Pimpinan.

“Dia narapidana.”

“Apa? Joon Hwi berteman dengan narapidana? Aku akan bertanya pada Si Wol. Aku akan menghubunginya.”

***

Pastur memberikan brosur pada Si Wol. “Amerika serikat? Kelihatannya bagus. Tapi tidak cocok untukku. Waaahhh… alamatnya di Manhattan NY. Apakah ini apartemenku?”

“Ya.”

“Anda pasti becanda!!! Bagaimana aku bisa ke sana.”

“Tampaknya. Kamu bisa ke sana karena ada surat rekomendasi. Dan dia membuatkannya untukmu.”

“Wah… kenapa dia sangat ingin membuatku ke LN? Mencurigakan.”

“Tidak ada yang mencurigakan.”

“Ada yang lebih menarik bagiku.” Ucap Si Wol.

“Apa?”

“Polisi.”

“Hahh… polisi?” wkwkkw. “Kamu mau ditangkap lagi? Kamu melakukan kesalahan lagi?”

“Tidak. Setiap aku ingin melakukan hal buruk. Polisi itu muncul dan menghentikanku.”

“Kurasa ini kesempatan seumur hidup.”

“Jadi, beri tahu siapa yang melakukan ini untukku. Siapa namanya? Dia bertempat tinggal di Cheondamdong bukan?”

“Bagaimana kamu tahu?”

“Aku mengejar putranya. Koo Joon Hwi adalah putranya bukan? Dia yang pernah makan denganmu.”

“Yahhh berandal. Ada protokol. Kenapa kamu melakukannya?”

“Pastur, bukannya aneh? Aku tidak punya bakat. Kenapa harus ke LN? Alasannya pasti dia sangat menyukai atau sangat membenciku.”

***

Di rumah hakim Hong. Semua foto Joon Kyum sudah disingkirkan.

“Kembalikan suratnya. Joon Hwi bunuh diri. Aku tahu ini sulit. Tapi Omma harus menerimanya.” Ucap Joon Hwi. “Menyingkirkan fotonya tidak akan menyelesaikan hal itu. Dia mungkin merasa kesepian. Dulu dan sekarang. Omma mungkin tidak tahu alasannya.”

“Hentikan ini.”

“Aku harus tahu kenapa Joon Kyum bunuh diri. Dengan begitu, kita bisa memulai kembali Omma.”

***

Joon Hwi dan Cheong Ah makan siang di depan toserba di cuaca yang sangat dingin. Mereka nggak kebagain tempat duduk di dalam.

***

Ada Hakim Hong datang mencari Cheong Ah. Dan hakim Hong melihat anaknya makan dengan Cheong Ah. Tapi hakim Hong pergi dan menunggu di kantor.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini yaaa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!