Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 75 Part 2

Sinopsis Beutiful Love Wonderful Life Episode 75 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaa..

Seoul Ah pergi bersama dengan Ibunya. Mereka mau pijat gitu.

“Omong-omong. Kenapa kamu melakukannya? Kenapa kamu menerimanya kembali? Jangan mengatakan hal konyol seperti kontrak atau hal semacamnya. Katakan saja bagaimana perasaanmu. Ibu tahu dia sungguh-sungguh dan dia berusaha bersikap baik padamu. Tapi menerimanya kembali berarti kamu menikah dengan keluarga itu lagi. Kamu mau melakukannya?”

“Aku tidak yakin, dan aku tidak ingin melakukan itu. Aku sangat membencinya. Tapi juga mengasihaninya di saat yang bersamaan. Aku tidak disampingnya saat dia sakit.”

“Itu bukan keinginanmu. Mereka memintamu berhenti melakukannya.”

“Apapun alasannya, aku tidak mencoba yang terbaik sejak pertama kali kita bertemu. Aku menampilkan yang terbaik, tapi bukan diriku yang sebenarnya.”

“Kamu harus bertemu dengan orang baik. Kalau tidak Omma Appa akan mengusirmu.” Wkwkkwkw kek Emak gueee juga nih.

*jujur aja lokasinya di sini karena iklan klinik. Wkwkkw.

***

“Dia punya saudara kembar?” tanya Pimpinan Hong pada Hae Rang.

“Itu yang kudengar.”

“Jadi, di mana dia?”

“Aku dengar mereka terpisah saat kecil. Anda juga ingin mencari saudari kembarnya?”

“Tidak. Itu bisa menunggu.”

“Baik. Bagaimana dengan rapat pemegang saham?” tanya Hae Rang.

“Itu juga harus menunggu.”

***

Tak lama, pengacara Kang Si Wol datang ke rumah Pimpinan Hong. Pengacara itu diundang. Pimpinan Hong ingin tahu yang sebenarnya. Ia mau detail ceritanya dan rela membayar lebih dari Hong Yura.

Akhirnya pengacara itu bilang yang sebenarnya jika Si Wol dan Hakim Hong belum lama mengunjunginya.

***

PD mengatakan sesuatu pada Seol Ah. PD butuh iklan dan meminta Seol Ah meminta iklan pada intermarket. Tentu saja, Seol Ah langsung menolaknya karena nggak mau ada keterkaitan dengan Inter market. PD kesal sekali.

***

Ada Jin U mau ketemu Seol Ah. PD langsung menyapa Jin U. PD langsung memperkenalkan diri. Ia terang-terangan langsung meminta iklan.

Jin U langsung menolak karena takut diomeli Seol Ah. Wkwkwkkw.

Seol Ah melihatnya dari jarak dekat.

***

“Aku melakukannya dengan baik?” tanya Jin U.

“Ya.”

“Ayo makan.”

“Ya.”

Kali ini… Seol Ah dan Jin U makan ceker. Jin U mau makan tapi jijik gitu. Makannya aja pakai plastik sambil jijik. Seol Ah mengatakan tidak usah memaksa kalau jijik makannya.

Seol Ah pun meminta Jin U bahwa dirinya juga sama kayak ceker ayam, sesuatu yang nggak akan disentuh Jin U. Jin U sedih mendengarkannya.

***

Di tempat kerja. Cheong Ah mulai dijauhi oleh dua rekannya. Ia pun hanya makan sendirian di kantor, karena yang lain makan di luar.

Akhirnya, yang datang adalah Pak Moon. Pak Moon malah bilang tidak usah khawatir dipanggil petugas, Cheong Ah tidak mungkin dikeluarkan. Pokoknya Pak Moon masih baik, nggak kayak yang lain.

***

Joon Hwi menunggu Cheong Ah di luar. Joon Hwi pengen makan bareng. Cheong Ah malah terdiam.

Cheong Ah tanpa kata. Hanya ost.

***

Di pintu kedai, Cheong Ah terdiam karena ada dua rekannya di dalam. Rekan-rekan yang menghindari Cheong Ah karena masa lalu Cheong Ah. Cheong Ah merasa nggak enak. Joon Hwi bekata untuk tidak perlu menghindari mereka.

Joon Hwi memegang tangan Cheong Ah dan masuk. Ia memperkenalkan diri sebagai pacar Cheong Ah. Mau makan bareng sama yang lainnya.

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!