Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 77 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah membaca. Terima kasih sudah mengikuti hingga sejauh ini. dan emang sudah jauh sekali yaaa… di beberapa bagian. Saya hanya kasih rangkumannya saja. saya nulis bagian pentingnya saja ya. Kenapa? Karena saya pikir beberapa episode ini nggak langsung ke masalah.

Cheong Ah dan Joon Hwi akhirnya balikan gesss…

***

Seol Ah dan Jin U ada di depan rumah Seol Ah. Seol Ah awalnya mau meminta bantuan Jin U perihal masalah Cheong Ah.

Dan mereka malah melihat Cheong Ah pulang diantar pulang Joon Hwi. Akhirnya, mereka berempat makan bersama.

Joon Hwi sudah matang ingin terus menemani Cheong Ah disaat terburuk. Akhirnya mereka minum-minum saja.

Jin U malah curhat bahwa Seol Ah malah membencinya dan dia tidak bisa menyentuh sehelai rambut pun. Wkkwkw. Yaahh begitulah Jin U yang sangat ngenes. Wkwk.

****

Cheong Ah datang ke tempat Hakim Hong dan memberikan jam tangan milik Joon Kyum.

“apa yang kamu lakukan sekarang?” Tanya Hakim Hong.

“Kecelakaan tabrak lari. Joon Kyum yang menyebankan itu, bukan?”

“Apa?”

“Joon Kyum memberitahuku sebelum dia mati. Dia bilang dia akan menjadi monster. Dan dia memakan orang-orang. Kang Si Wol. Park Kkeut Sun, dan Ibunya.”

“Apa?”

“Aku tidak paham maksudnya dulu. Tapi aku tahu. Jadi, tolong katakan yang sebenarnya.”

Hakim Hong marah. “Kebenaran apa? kamu bungkam selama 10 tahun terakhir. Sekarang apa? kamu dengar sesuatu sebelum dia mati? Aku belum pernah mendengarnya. Jangan mengatakan hal konyol seperti itu!”

“Anda ingin autopsi. Anda ingin mencari tahu. Anda menduga ada sesuatu terjadi, bukan?”

“Aku tidak percaya apa yang kamu katakan? Kamu akan memakan Joon Hwi sekarang?” waahh anjay nih.

“Ini juga sangat aneh dengan kecelakaan Kang Si Wol. Kenapa mereka tidak memeriksa dengan jelas mobil informan pertama. Padahal ada 45 mobil saksi. Kenapa anda juga menjadi sponsor Kang Si Wol?”

***

Joon Hwi juga sedang mengecek kebenaran. Joon Hwi ke rumah sakit di Paju. Untuk mencari tahu jejak nenek. Setidaknya Joon Hwi ingin bertemu dengan perawat yang mengasuh nenek.

Akhirnya, Joon Hwi bertemu dengan pengasuh itu.

“Seorang berseragam SMA datang dan menangis di samping ranjang nenek.” Ucap pengasih.

“Anak laki-laki berseragam sekolah?”

“Ia membayar biaya kremasinya dan abunya ditabur.”

“Anda tahu namanya?”

“Aku tidak tahu namanya. Dia menangis memilukan. Cari saja anak itu. Dia mungkin tahu di mana abunya.”

***

Si Wol dikunjungi Hakim Hong di tempat kerjanya. Saat itu, ayah Kim yang pertama bertemu Hakim Hong. Ayah Kim merasa nggak asing dengan Hakim Hong.

****

Hakim Hong sedikit bicara dengan Si Wol dan akan bertemu dengan pengacara. Sok baik gitu guys ngomongnya.

***

Akhirnya Ayah Kim bertanya pada Si Wol siapa perempuan tadi. Kang Si Wol bilang dia hakim agung Ibunya Joon Hwi.

Ayah Kim ngaku-ngaku bakalan besanan dengan Hakim Hong. Si Wol bilang Cheong Ah terlalu baik untuk Joon Hwi. Pak Kim pun mengira Kang Si Wol naksir dengan Cheong Ah.

***

Kini Joon Hwi tahu Cheong Ah masuk berita karena kasus lamanya lewat obrolan rekan kerjanya. Ia langsung kalap dan pergi.

***

Cheong Ah mau masuk kerja. Di tempat kerjanya sudah ada Pak Moon yang diwawancara oleh reporter.

Bersambung…

Lanjut di tulisan yang ini.