Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 79 Part 1

Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 79 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya di tulisan ini. Cheong Ah masuk ruangan. Para petinggi itu hanya memikirkan tentang sentimen publik dan menginginkan Cheong Ah untuk mundur.

Tbtb ada Ayah Moon datang dan memberikan kesaksian.

“Kim Cheong Ah adalah polisi yang baik. Dia selalu meminta orang-orang yang bunuh diri untuk berpikir lagi. Ia memegang tangan orang yang akan turun ke jembatan. Dia tidak melepaskan tangan itu sampai dia selamat. Dia juga memberikan air. Ia menawarkan jaketnya untuk nenek tua. Begitu sabar mengangani orang yang mabuk. Bagi orang yang akan bunuh diri, kita tidak tahu apakah kehidupannya nanti. Kenapa kalian hanya mengkritik tanpa bertanya? Anak 19 tahun yang kesulitan akan hidupnya sendiri. bagaimana sulitnya ia hidup setelah itu. Aku mohon pada kalian…” sumpah Ayah Moon aktingnya jempolan.

***

Para staf sudah pulang.

“itu mengerikan. Untungnya anda datang. Aahh anda nampak berbeda dengan seragam. Sangat keren.” Ucap Cheong Ah.

“Kenapa kamu tidak memberi tahu perbuatan Hae Rang. Kudengar dialah yang melakukannya. Putriku melakukan ini kepadamu.”

“Bagaimana tahu? Hae Rang memberi tahu?”

*ada Seol Ah di pojokan.

“Aku tidak tahu caranya meminta maaf. Aku akan berlutut jika bisa.”

“Aku akan menunggunya dari Hae Rang.”

“Aku membesarkannya tapi melakukan kesalahan besar dan tidak menyadarinya. Aku tidak tahu putriku melakukan ini. aku merasa duniaku runtuh.”

“Aku mematahkan hati orangtuaku berkali kali…”

“Dosa ini. haruskah aku datang ke orangtuamu dan meminta maaf?”

“Tidak.. seharusnya Hae Rang yang meneyesaikannya.” Ayah Moon nampak tertekan guys.

“Komite menghukummu karena sentimen publik. Jangan mengundurkan diri. Aku telah mempertaruhkan jabatanku. Tegar dan bersabarlah.”

“terima kasih.”

“Ayo pergi.”

***

Saat bertemu Seol Ah di pintu. Ayah Moon juga minta maaf. Cheong Ah pun memberikan hormat pada pimpinannya.

*sedih gessss sedih sumpah.

***

Joon Hwi tidak bisa tenang. Dan Baek Rim memberikan obat penenang.

Joon Hwi langsung ke rumah Cheong Ah. Joon Hwi bertanya tentang sertifikat penghargaan yang sering didapatkan Cheong Ah. Kali ini, Joon Hwi berusaha untuk mengubah sentimen publik.

***

Ayah Moon bertanya pada Tae Rang. “Apa yang harus kita lalukan pada Hae Rang? Kalau ada kasus perundungan ayah selalu bilang, kekerasan di sekolah juga kejahatan.”

“Hae Rang sepertinya belum sadar. Dia bahkan tidak bisa membayangkan apa yang telah terjadi pada Kim Cheong Ah.”

“Apa karena luka masa kecilnya? Tampaknya dia selalu berpikir bahwa dia adalah korbannya. Dia diterlantarkan kedua orangtuanya. Orang tua angkatnya mengembalikannya sebanyak 3x.”

“Dia memanggilku Oppa setelah datang.”

“Benar. Bahkan sebelum bilang Appa kepadaku.”

“Ayah, aku tidak bisa apa-apa selain membencinya. Aku kesal sekarang saat dia memanggilku Oppa.”

“Kita tidak bisa melepaskannya. Dia bahkan pergi tanpa membawa tas dan ponselnya.”

***

Hae Rang berjalan sendirian. Ada Kang Si Wol lewat.

Si Wol langsung mengenali Hae Rang sbg sekretaris Pimpinan Hong.

“Ahh kamu gadis yang menempel pimpinan seperti permen karet. Kamu sedang apa di sini? Kamu menyelidikiku? Baik. Akan kuberitahu semuanya. Tapi kamu takut padaku.”

“Kamu seperti kotoran. Sangat menjijikan. Jangan salah paham, aku memang tinggal di lingkungan ini. kamu tidak bawa tas.”

“tuhh lihat di bajumu ada permen karet.”

“Kang Si Wol, pinjami aku 50 dolar. Aku tidak bawa uang.”

“Pimpinan mengusirmu? Rumahmu di sini? Pulang saja.”

“Aku lapar. Tidak ada uang.”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!