Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 85 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih karena sejauh ini sudah mengikuti dramanya yaaa. Terima kasih. Hwhwhwhw..

“Simpan saja. itu tidak mirip dengannya. Seperti yang kamu bilang. Semua anak punya wajah yang mirip.” Moon Tae Rang malah berubah pikiran dan langsung masuk ke rumahnya meninggalkan Kang Siwol.

****

Kang Siwol karena penasaran ke rumah Tae Rang dan menghadap Pak Moon.

“Bukankah foto di sini adalah Moon Hae Rang?” Ucap Si Wol.

“Dan siapa anak kecil pria ini?”

“Siapa lagi. Itu aku. Apakah putrimu adalah adik kandungku?”

“Tidak, bukan dia.”

“Anda yakin?”

“Ya.”

“Baiklah. Aku minta maaf atas keributan yang aku buat.”

***

Siwol keluar dan minta minum pada Parang. Kang Si Wol juga menerobos masuk kamar Hae Rang. Ia melihat kumpulan foto di kamar Hae Rang.

***

“Ayah yakin itu Hae Rang?” tanya Tae Rang pada ayahnya yang kaget.

“Kurasa begitu. Wajahnya masih sama saat dia berusia 8 tahun.”

“Lalu kenapa ayah bilang bukan?”

“Ayah tidak tahu. Kurasa ayah terkejut. Karena Hae Rang punya Oppa. Atau, karena dialah orangnya. Ayah harus memberitahu Hae Rang lebih dahulu. Ayah harus bagaimana?”

***

Kang Siwol menaruh uang di tempat foto. Ia meminum minuman dari Parang kemudian pergi.

Parang bicara pada Hyung-nya bahwa Si Wol masuk ke kamar HaeRang. Di kamar Hae Rang. Ada memo di dalam uang dari Si Wol.

“Siwol dan Bo Reum, kenapa orang-orang memberikan nama seperti itu? Telepon saja kalau kamu penasaran.”

****

Cheong Ah menemui Si Wol. Karena dingin, Si Wol memakaikan helm dan selimut padanya. Cheong Ah meminta izin agar dia nanti saya memberikan salinan kasus Si Wol karena harus menyelidiki beberapa hal.

Karena percaya dengan Cheong Ah. Si Wol mengiyakan.

****

Cheong Ah pulang dan ditunggu Joon Hwi. Joon Hwi tak sengaja ketemu Jin U dan Jin U malah pamer dia bisa membuang sampah dan mengupas bawang. Hadeehhhh… wkwkwkw.

Cheong Ah dan Joon Hwi pun makan bersama.

“Ini sulit bukan?” tanya Joon Hwi.

“Ya.”

“Aku juga merasa buruk.”

“Seseorang bilang padaku bahwa hal buruk pasti berakhir. Dan Joon Kyum memintaku menatap langit sangat merasa kesulitan. Dia akan membuat keajaiban dan akan membuat aku bahagia. Menurutku, suatu keajaiban kita bisa bertemu.”

***

Pimpinan Hong minum obat buatan Hae Rang. Saat di sela pembicaraan, Hae Rang bilang bahwa Ibunya Joon Hwi masuk nominasi ketua hakim MA.

Pimpinan Hong pun sangat senang.

***

Kang Si Wol kembali membuat gaduh. Ia ada di depan intermarket dan langsung digerebek.

Saat itu ada Pimpinan dan Hae Rang di dalam mobil. Akhirnya, Hae Rang turun dan bicara dengan Kang Si Wol. Pimpinan juga turun.

“Apa yang ingin kamu lakukan?” Hae Rang marah.

Dan Si Wol malah menyanyi. Kwkwkkw.

Hae Rang malah nambah kesal.

Kemudian tbtb ada reporter datang. Reporter datang karena Pimpinan Hong diminta komentar karena kakaknya akan jadi hakim MA.

Hae Rang pun masuk bersama dengan Pimpinan. Tidak memedulikan Si Wol sama sekali.

*pimpinan Hong pun meminta Hae Rang mengurus Si Wol. Kenapa pagi-pagi sekali dia sudah menyanyi.

***

Di atas gedung. Tae Rang melihat Si Wol dan menghampirinya. Si Wol diminta ikut ke kedai Tae Rang.

Tae Rang memberikan teh.

“Kami di rumah tidak bisa membunuh kecoak. Kami bertiga akan menyingkirkannya dengan sapu sampai keluar. Kamu tahu kenapa? Karena takut kami punya sisi kejam yang tidak kami sadari. Kami takut pada DNA kejam yang tidak kami tahu. Parang juga membaca buku psikologi psikopat.”

“Apa maksudmu?”

“Kami tidak tahu siapa kami. Dan hidup dalam ketakutan. Kami mungkin merindukan keluarga kandung. Tapi lebih takut karena tidak tahu mereka.”

“Jadi, adikmu adikku bukan?”

“Tidak tahu. Meski kamu Oppanya. Aku ingin kamu tidak menakutinya.”

***

Berita tentang hakim Hong yang masuk nominasi pun sudah masuk ke divisi Joon Hwi bekerja. Mereka memuji-muji terus.

***

Pimpinan Hong datang ke kantor Kakaknya dan tanya apakah Kang Si Wol datang menemuinya.

Lanjutannya di sini yaaa… klik aja.