Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 89 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mau baca.

Hae Rang kembali ke rumah Pimpinan. Ia sudah melakukan perintah yang dilakukan pimpinan. Nggak lama. Ada Kim Cheong Ah menekan bel.

“Sedang apa di sini? Kalian satu sekolah bukan?” tanya Pimpinan.

Hae Rang pun gagap.

“Berisik sekali. Buka saja. ayo kita lihat apa yang akan dia katakan.

***

Cheong Ah pun masuk.

“Aku harus pindah rumah lain atau menyewa satpam. Kenapa semua orang membunyikan belku di malam dan pagi hari?”

“Aku datang untuk meminta damai.” Ucap Cheong Ah.

“Dia memukul seseorang. korban tidak mau damai.”

“Nampaknya anda dalang kasus ini, belum lagi masalah pemecatannya.”

“Apa? bagaimana kamu bisa sembarangan sebagai polisi? Kamu punya bukti aku dalangnya?”

“Aku tidak punya bukti. Tapi aku punya saksi. Moon Hae Rang terekam di CCTV resto. Dia saksi kasus. Kenapa anda melakukan ini pada Kang Si Wol?”

“Dan kamu kenapa punya semangat mengurusinya? Apa kalian cocok karena sama-sama penjahat? Kenapa? Diskors sebulan belum cukup? Apa kamu akan sadar kalau kamu dipecat?”

“Anda membuatnya dipecat dengan mengungkapkan riwayat kejahatannya. Itu sudah jelas. Mengenai semalam, membantu dan bersekongkol, anda bisa dihukum kurang dari dua tahun. Jika anda tidak berdamai. Aku akan mengajukan gugatan.”

“Gugatan? Lakukan saja. beraninya kamu asal bicara. Sebelum kamu menuntutku, aku akan memenjarakanmu dahulu.”

“Jika tidak mau berdamai. Aku akan mengeksposnya ke media.”

“Sekretaris Moon, lapor polisi. Dia melakukan pemerasan. Atau apa sajalah, itu keahlianmu bukan?” kemudian Pimpinan pergi.

***

Cheong Ah berhadapan dengan Moon Hae Rang.

“Apa lihat-lihat?” tanya Hae Rang. “Kamu ingin aku memanggil seseorang untuk menyeretmu keluar?”

“Kenapa kamu hidup seperti ini? sedang apa kamu di sini?”

“Kenapa kamu peduli?”

“Aku tidak peduli… tapi Oppamu… keluargamu khawatir.”

***

Cheong Ah menemui Pak Moon.

“Apa hanya Kang Si Wol yang melakukan penyerangan?”

“Ya. kurasa dia tidak tahan dan memukul. Korban bilang tidak mau berdamai, apa ada yang bisa kita lakukan? Si Wol dijadikan penjahat.”

“Tidak ada cara lain selain berdamai, jika tidak, ia akan dihukum.”

***

Joon Hwi bertanya pada Ibunya. “Kenapa ibu terus menemui Si Wol? Ibu melakukan ini karena rasa bersalah atau kemunafikan? Dia hanya ingin bebas dari tuduhan palsu. Ibu melakukan ini karena ketua ma?”

“Bukan begitu.”

“Jika tidak, ibu harus mengungkapnya sendiri.”

“Meskipun ibu melakukan itu, itu tidak akan mengubah apapun. Dia sudah selesai menjalani hukuman dan tidak ada sidang ulang. Tidak ada yang bisa dilakukan soal masa lalu. Tapi ibu bisa membuatnya menjalani kehidupan yang berbeda.”

“Kenapa Omma memutuskan semuanya? Itu mungkin jika hanya itu yang Si Wol inginkan. Tapi dia ingin mencari pelaku sebenarnya. Sehingga dia bisa memulai dari awal. Ibu sudah menghancurkan Joon Kyum juga Kang Si Wol. Dan akhirnya kehilangan Joon Kyum. Itu karena Omma salah mengambil keputusan. Aku yang akan membukanya. Jadi jangan membuatku menunggu terlalu lama.”

Kemudian tbtb Cheong Ah telepon. Berkata tentang polisi dan penyerangan. Joon Hwi langsung pergi. Ibunya bingung apa maksudnya/

Lanjut ke bagian 3 klik di sini yaaaaaaa geeesssss…

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!