Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 92 Part 1

Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 92 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti hingga sejauh ini yaaa..

Jin U yang masih nginep di kantor didatangi oleh Seol Ah. “Kamu tidur di sini? Kamu akan sakit jika begini. setidaknya pergi ke hotel.”

“Kamu kemari karena khawatir?”

“Tidak.”

“Kalau begitu, kamu merindukanku?”

“Tidak.”

“Kamu membuat orang salah paham.”

“Aku ke sini karena akan memberikan arlojimu. Kamu sudah makan?”

“Belum. Mau makan bersama?”

“Tidak.”

Akhirnya Seol Ah pamit. Katanya nggak bisa balikan lagi karena ibunya Jin U terlalu sulit untuk dihadapi dan Seol Ah sudah cukup melukai keluarganya. Maka tawaran Jin U untuk berkencan kembali tidak bisa diperpanjang. Waktunya sudah habis. Seol Ah pamit.

Saat keluar dari kantor Jin U. Ada Joon Hwi di sana dan Seol Ah titip Jin U.

***

Jin U menangis di depan Joon Hwi. “Seol Ah memaafkanku. Tapi tetap saja dia tidak akan memilihku.”

“Ayo kita makan malam.”

“Aku tidak berselera lagi.”

“Kalau begitu ke rumahku saja. aku akan membuatkan sesuatu.”

***

Jin U pulang bareng Joon Hwi ke rumah Joon Hwi.

Joon Hwi yang masak dan Jin U masih inget sama Seol Ah dan kenangannya. Jin U ngobrol sambil makan.

“Kenapa Seol Ah menolakmu?”

“dia tidak mau melukai keluarganya, semua karena ibuku.”

“Ya. orang tua, berpikir bahwa semuanya untuk kebaikan anak mereka. Tanpa disadari, mereka malah mengorbankan anak orang lain. Anak orang lain jadi rusak.” Obrolan ini didengarkan oleh Ibu Hakim Hong di luar.

***

Cheong Ah menemui Hakim Hong di tempat kerja Hakim Hong. Ia membawa kaktus dan alamat rumah abu nenek Park.

“Anda akan tahu jika ke sama. Joon kyum mengurus pemakamannya. Tapi Joon Kyum juga selalu menangisi nenek saat ia masih hidup. Di samping ranjangnya.”

“Apa?”

“Dia anak yang baik. Meski aku tidak lama mengenalnya, dia sudah menyayangiku. Dari awal sampai akhir, dia terus tersenyum agar aku merasa lega.”

Cheong Ah memberikan fotonya dengan Joon Kyum.

“Kamu harus hidup. Kamu korban. Tolong tetap hidup. Berbahagialah dengan tteokpokki seperti yang kamu lakukan hari ini. bersyukurlah karena angin sepoi-sepoi. Tolong jalani hidup dengan bahagia. Dia menyelamatkanku dan pergi. Dia pergi dan membiarkanku tidur sendirian. Aku harap anda memahaminya. Bahkan sekarang, dia pasti menyaksikannya dari atas. Mengkhawatirkan anda.” Aaahh Cheong Ah. Kamuuuuuu….

***

Kabar tentang Pimpinan Hong yang menggunakan kekuasaannya dan menindas orang lain sudah tersebar.

Supir Kim yang harga dirinya merasa dilecehkan mengirimkan rekaman suara Pimpinan Hong ke media. Bahkan berita menyebutkan bahwa Pimpinan Hong mungkin akan dipecat.

****

“Hyung, jangan menghentikan artikelnya. Jangan minta maaf juga.” Ucap Joon Hwi pada Jin U.

“Jangan khawatir. Aku tidak akan melakukannya. Kurasa aku tidak ingin bertengkar dengan ibuku, jadi, aku ingin mengakhirinya melalui rapat pemegang saham.”

“Mau aku temani. Sepertinya ini sulit bagimu Hyung.”

“Tidak. Akan kuselesaikan. Sebelum rapat. Aku akan membuatnya mundur.”

***

Jin U menemui ibunya dengan membawa koper.

“Kamu pikir ibu akan menyerah jika kamu bilang akan pindah lagi? Apapun pendapat orang mengenai penyalahgunaan kekuasaan ibu, tidak mungkin ibu menyerah.”

“Ibu mungkin tidak menyerah, tapi perusahaan ibu dan putra ibu mungkin hancur karena ibu, harga saham sudah turun dan sudah ada boikot. Dan pers memberitakan hal buruk tentang ibu setiap hari.”

Lanjut ke part 2 di sini yaaa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!