Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 92 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti hingga sejauh ini yaaa..

“Sebentar lagi akan berlalu, ini bukan kali pertama ibu. Mereka yang membuat keributan akan mudah hilang.”

“Mundur dari posisi ibu. Aku tidak akan menggantikan posisi ibu. Aku tidak akan pulang. Aku akan ke LN. Apapun yang terjadi, aku tidak ingin meninggalkan ibu seperti ayah. Bahkan Seol Ah melarangku meninggalkan Ibu. Jadi, aku berusaha yang terbaik untuk memahami ibu. Tapi ternyata aku tidak bisa. Jika ibu tidak mundur, aku harus melakukannya. Salah satu dari kita harus bertanggung jawab. Terserah ibu saja. mau aku ke LN, atau pulang.”

***

Pimpinan Hong akhirnya mau mundur.

Jin U menghadapi para pemegang saham.

“Pertama, aku minta maaf. Kami angkuh dan arogan. Kami tidak tahu apa yang berharga. Kami akan introspeksi diri agar tidak kehilangan orang berharga. Kami akan bersikap rendah hati dan melayani para pegawai. Maafkan aku.”Ucap Jin U. “Aku sungguh minta maaf.”

***

Ayah dan Ahjumma mendengar berita kalau Pimpinan Hong mundur. Ayah juga senang karena hari ini adalah ulang tahunnya.

Hari ulang tahun yang sama dengan Joon Hwi.

****

Cheong Ah menemui Joon Hwi dengan membawa koper.

“Kenapa kamu membawa ini?”

“Agar kamu ingat, bagaimana kamu mencampakkanku di hari ulang tahunku. Hari itu, bahkan kamu tidak memberiku hadiah. Aahh tidak, kamu memberikanku hadiah perpisahan. Jadi, aku menyiapkan hal yang sama untukmu. Aku memacarimu dan kamu tidak sehebat itu.” Wkwkkwkwk “Mari kita putus sekarang. Anggap saja dulu kamu digigit anjing gila. Dan kamu sangat mengganggu dan merepotkan.”

“Cheong Ah. Maafkan aku. Aku sungguh minta maaf. Lupakan saja semuanya. Yaa..”

“Ini koper yang sama. Bukalah,”

Joon Hwi membukanya.

“Ini yang ingin aku berikan. Tapi kamu malah memutuskanku.”

“Berat sekali. Inikah alasanmu membawa koper ini? terima kasih, maafkan aku. Aku cinta kamu.” Wkwkwkkwkwkw. Dduhhhh sama cuy…

“Selamat ulang tahun.”

****

Hakim Hong pergi ke rumah abu nenek Park.

Di dalamnya, ia langsung bisa melihat minatur mainan basket.

“Omma tidak tahu. Bahwa kamu begitu menderita dan kamu sendirian. Omma tidak tahu, yang Omma lakukan ternyata membuatmu bunuh diri. Maafkan aku. Maafkan Omma Joon Kyum Ah. Jika saja malam itu aku membawamu ke polisi, alih-alih menyuruhmu belajar, kamu akan baik-baik saja. kamu sangat tersiksa rupanya.”

Di episode 92. Seorang ibu baru sadar akan kesalahannya.

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.