Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 94 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih kalian sudah mengikuti sejauh ini yaa… gimana kabar kalian setelah ada corona membeludak guys?

Pimpinan Hong langsung menemui Hakim Hong. Namun keputusan Hakim Hong sudah bulat.

***

Hae Rang ada di rumah Si Wol. “Kamu sungguh tidak mau pulang ke rumah?”

“apa urusanmu, bedebah? Biarkan aku.”

“Sadarlah. Bukan hanya dia yang meninggalkanmu. Kamu juga meninggalkan keluargamu sendiri. mereka menerima anak yatim piatu yang ditolak tiga kali. Ayahmu menyayangimu, memberimu makan, dan bahkan memberimu dua saudara, tapi kamu berpaling dari mereka. Kenapa kamu manja sekali? Aku tidak pernah punya keluarga. Aku bahkan tidak pernah diperlakukan seperti orang. Aku dijebak sebagai pembunuh di usia 19 tahun dan menjalani hidupku dengan selalu direndahkan. Aku akan menjauh beberapa hari, jadi, gunakan waktu itu untuk menyingkirkan semua pemikiran burukmu, mengerti?”

Kemudian Si Wol pun pergi.

***

Parang pun memberikan sertifikat biaya penuh bahwa ia mendapatkan beasiswa penuh.

***

Si Wol datang ke ayah Moon.

“Hasil tes DNA sudah keluar.”

Kemudian ayah Moon memberikannya pada Si Wol.

“Mereka memiliki DNA yang sama melalui analisis STR. Jadi, mereka dikonfirmasi sebagai saudara kandung. Apa ini bahasa korea?” wkwkwk Si Wol membaca guys. “Berarti DNA kami 99 persen cocok, bukan? Aku sudah tahu itu. Kenapa? Anda nampak tidak senang dengan hasil ini.”

“Di mana Hae Rang saat ini?”

“Dia tinggal di tempatku.”

“Tempatmu?”

“Dia meninggalkan rumah temannya. Tapi dia masih merasa bersalah untuk pulang. Jadi, kubiarkan dia menggunakan tempatku. Aku akan memakai kamarnya untuk sementara. Tidak apa-apa bukan?”

“Apa?”

Dan Si Wol malah masuk kamar Hae Rang. Wkwkkw.

Ayah Moon masuk dan memberi tahu Si Wol bahwa ia bisa tinggal dan katakan apa yang diperlukannya.

***

Hae Rang sendiri mulai memikirkan tabrak lari kakaknya berkaitan dengan kalimat Pimpinan Hong. Ia mulai memikirkannya.

***

Jin U masih mendengarkan Seol Ah yang siaran kemudian diomeli oleh Ibunya.

“Kim Seol Ah dan Moon meninggalkanmu. Apa yang akan kamu lakukan?”

“Aku akan melajang seumur hidupku Omma.”

“Apa katamu?”

“Ibu dan aku bisa hidup bersama sepanjang hidup kita.”

“Tidak punya anak? lajang? Itu tidak masuk akal! Kita harus meneruskan garis keluarga kita.”

“Suruh Joon Hwi melakukan itu. Aku tidak berdaya.” Wkwkwkk

“Kenapa? Kamu tidak kekurangan apapun.”

“Itu karena Omma. Dia memanfaatkanku, tapi Seol Ah bilang Ibu sudah tidak bisa ia hadapi. Aku tidak butuh siapa pun kecuali Seol Ah.”

“Kamu sudah gila? Apa kamu sudah ditembak peluru?”

Kemudian radio diperdengarkan lagi. Lagunya adalah ditembak peluru. Wkwkwk.

***

Usai siaran. Moon Tae Rang dan Seol Ah makan dengan PD. Namun, PD ada pekerjaan dan meninggalkan mereka berdua.

Dan karena mereka berdua. Seol Ah ditinggalkan mejanya oleh Tae Rang, mereka makan saling memunggungi. Sama seperti di episode awal-awal.

“Mari makan seperti hari ini, mengingat masa lalu.” Ucap Tae Rang. “Kim Seol Ah kamu punya uang bukan?”

“Sekarang aku punya uang meskipun tidak seberapa.”

“Selamat makan.”

Mereka pun makan. Kok memilukan yaaa..

“Apa yang kamu pikirkan sampai kamu melamun saat siaran.”

“Aku memikirkan Jin U saat dia membungkuk. Kurasa aku bisa melihat wajahnya.”

“Kita hanya bisa melihat dari belakang kepalanya. Bagaimana kamu tahu?”

“Dia pasti merasa bersalah pada semua orang. Ia membungkuk lama. Dan kenapa reporter terus memotretnya? Dia pasti sedih.”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.