Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 95 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti sejauh ini yaaa.

Hae Rang menemui Pimpinan Hong di rumah Pimpinan. Hae Rang kini mengancam kalau Pimpinan nggak mau ketemu, dia akan membawa reporter.

“Ternyata kamu psikopat gila.” Ucap Pimpinan. “Kekerasan di sekolah, perselingkuhan, dan pemerasan. Kurasa kamu memang adik narapidana. Darah lebih kental daripada air. Ini sangat menakutkan.”

“bicara soal darah. Kenapa anda menyuap pengacara lama Kang Si Wol? Kenapa anda juga ingin memenjarakan Kang Si Wol.”

“Tutup mulutmu. Aku akan menguburmu.”

“Aku bukan sekretarismu lagi.”

“Apa yang kamu inginkan? Uang? 200.000 ribu? 1 juta?”

“Apakah aku layak untuk 1 juta? Padahal aku adalah permen karet yang masih terasa? Katakan, siapa pelaku tabrak larinya. Kakak anda? Atau mendiang putranya?”

***

Hae Rang bertemu Cheong Ah di depan rumah Si Wol.

“Apa apa?” Tanya Hae Rang.

Cheong Ah nampak membawakan makanan. “Kamu tidak membawakan makanan bukan?” tanya Hae Rang.”

“Di mana Si Wol?”

“Kamu menyukai Kang Si Wol? Lalu bagaimana dengan Koo Timjang?”

“Mari kita letakkan makanan ini di suatu tempat. Kayaknya Si Wol nggak ada.”

“Aku bertanya kenapa kamu bersikap seperti ini kepada Si Wol? Kamu punya pacar kaya.”

“Apa aku harus menjelaskannya kepadamu? Aku tidak mau bulgoginya basi.”

***

Cheong Ah melihat foto Hae Rang di kamar Si Wol. “Dulu kamu manis. Tapi Oppamu lebih manis.”

“Kenapa kamu sangat baik kepadanya?”

“Karena kami teman.”

“Teman? Apa dia juga memanggimu teman?”

“Kurasa begitu. Mungkin.”

“Lalu kenapa pacarmu melakukannya juga? Dia membayar pengacara untuk Si Wol, membayar biaya damai, dan membujuk supirnya. Dia bahkan berusaha mencari pekerjaan. Aku tidak mengerti, kenapa dia melakukan semua itu? Aneh sekali. Kamu menyembunyikan sesuatu kan? Apa yang kalian sembunyikan. Aku tahu tidak ada sesuatu yang gtaris. Benar bukan?”

Kemudian Pimpinan Hong mengirimkan sms bahwa dia punya uang yang diminta oleh Hae Rang.

***

Hae Rang bertemu dengan Pimpinan Hong lagi.

“Lucu sekali melihat anda bergegas membawa uang. aku hanya menguji anda.”

“Ambil saja. ini termasuk biaya untuk merawat putraku. Kini aku tidak berutang apapun padamu.”

“Apa ini?”

“3 juta dolar tidak cukup?”

“Aku tidak peduli pada uang.”

“Apa yang kamu inginkan? Jangan sebut putraku.”

“Minta maaf padaku. Karena sudah membuatku sebagai alat. Kemudian bersihkan nama Kang Si Wol, aku tidak mau menjadi adik narapidana. Aku bisa membuat hidup anda lebih buruk? Kenapa tidak bisa meminta maaf?”

***

Di sisi lain, Hakim Hong mulai mengemasi barang-barangnya di kantor.

Bersambung geesss… klik di sini kelanjutannya.