Sinopsis Beautiful Love Wonderful Life Episode 98 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah mengikuti sejauh ini. btw, maaf yaaa, ini agak susah buat upload post karena beberapa masalah teknis yang ngeselin. Tapi tenang saja. bakalan dibuat ASAP.

Di luar. Cheong Ah yang sudah keluar dari ruang perawatan Si Wol bertemu dengan Moon Hae Rang.

“Moon Hae Rang. Masuklah. Dia menunggumu.”

Hae Rang masih dengan wajah penuh kebenciannya. “salah siapa aku harus menunggu?”

“Ini salahku lagi? Sadar deh! Pikirkan perbuatanmu pada Oppamu.”

“Bagaimana denganmu? Kamu tahu segalanya. Tapi merahasiakannya dari Si Wol. Saat kamu menyebutnya teman. Dulu dan sekarang kamu sangat hina.” BAJINGAN SAMPE AKHIR ANJAY NI CEWEK. “Kamu bersikap manis dan perhatian dan selalu benar.”

“Apa? aku hina? Kamu berkata begitu? Kamu membuatku merinding setiap kali melihatmu. Kamu merisakku setiap hari. Kamu tahu betapa aku ingin mati karenamu? Kamu menyebutku teman. Kenapa kamu melakukan itu kepadaku?”

***

Di dalam ruangan, Kang Si Wol melamun dan keluar.

Kemudian dengarlah ucapan Si Jingan dan Cheong Ah.

“Aku beraroma rumah sakit. Kamu beraroma ayam goreng. Itulah yang kamu katakan dengan ceria. Aku memikirkan kematian setiap hari karena ibuku. Tapi kamu dimanja selagi aku melakukannya. Apa yang harus kamu lakukan dengan hidupmu?”

“Apa maksudmu?”

“Ibuku sekarat tiap hari. Sementara ibumu pergi ke sana dan ke mari dengan penuh energi. Setiap kali aku melihat ibumu di sepeda motornya. Tahukah kamu berapa jijiknya aku? Kamu bilang suka aromamu karena aroma itu sama dengan ibumu. Kamu tahu betapa aku benci melihatnya?”

“Apa itu alasannya? Karena itulah kamu merisakku dan mengucilkanku? Selama bertahun-tahun? Hingga cukup membuatku mau mati?”

“Itu kamu?” Ucap Si Wol. “Orang yang merundung opsir Kim? benarkah itu? Adikku yang melakukannya? Jawab aku!!!!”

Haaeeehhh gemas akutu gemasss!!!!!

Bersambung… di 2 episode terakhir ya. hei hei..yeii yeiii…

klik di sini episode berikutnya.