Sinopsis Crash Landing on You Episode 10 Part 2

Sinopsis Crash Landing on You Episode 10 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang masih mengikuti sinopsisnya yaa…

Pak Hong dan rekannya berjalan di koridor. “SuChan, aku sibuk. Ada apa? apa?”

Dan saat ini. Seri muncul di depan mata kedua karyawannya. Mereka kaget.

“Hong Timjang-nim.”

“Aku merasa gatal. Benar ini dia. Sungguhan… kamu sungguhan…” pak Hong malah menangis.

“Aku ingin mengatakan banyak hal kepadamu. Namun, senang bisa bertemu denganmu lagi.”

Seri mengulurkan tangan. Tapi malah dipeluk. “Kamu dari mana saja? kami mencarimu ke mana-mana.”

“Apa? benarkah kamu mencariku? Sungguh? Tapi kamu nampak lebih baik.”

“Tidak.”

***

“Mari memungut suara dengan mengangkat tangan bagi mereka yang mendukung pergantian CEO”

Orang-orang semuanya langsung angkat tangan.

Pak Hong membukakan pintu untuk Seri. Semuanya sangat kaget.

“Beginikah rasanya menghadiri sendiri upacara pemakananku? Berapa banyak yang menyumbang di pemakamanku, dan siapa yang bergunjing di dekat peti matiku, kini, aku tahu semuanya. Mereka yang mengangkat tangan…. aku akan pura-pura tidak melihatnya. Jadi, silakan pergi dan kembalilah bekerja.”

Semuanya langsung kabur….

Tinggal Seri dan kakak iparnya.

“Kakak Ipar.”

“Apa yang sebenarnya terjadi?”

Seri langsung tidak mau disentuh. “Kamu pilih restoran jepang di makan malam keluarga pertama. Aku pikir, makanan mentah saja dimakan, dia pasti sangat tamak dan tidak sabar. Maaf, aku tidak bisa membiarkanmu mengambil alih perusahaanku. Karena aku kembali.”

****

Di perbatasan korea selatan dan utara. Korea selatan menyetel lagu kebangsaan. Pyo malah ikut menyayikannya.

“Kamu ingat?”

“kita dengar lagu itu saat matahari terbit dan tenggelam setiap pagi. Pasti hapal.” Ucap Pyo. “Kurasa orang selatan bahkan tidak akan hapal.” Pyo menanyi lagi.

“Diam. Nanti ada yang dengar.”

“Siapa? Kapten Ri saja tidak ada.”

“Kapten Ri kemana?”

“Tidak tahu. Dia juga tidak makan teratur.”

“Dia pasti sakit karena cinta.” Ucap Pyo.

****

Ri melamun dengan matanya yang merah. Mengingat kenangannya bersama dengan Seri. Saat itu Seri dan Ri melihat tempayan untuk berdoa. Seri bertanya, apa sang ibu bisa bertemu dengan anaknya yang berperang.

Intinya sih kuaaangeeennn… anjay. Padahal baru 10 menit nggak ketemu di adegan. Wkwkw.

*****

Malam harinya.  Penyadap bernama Man Bok menemui Ri di perbatasan.

“Bagaimana kamu bisa masuk? Kamu dapat akses dari badan keamanan?”

“Aku kenal salah satu kepala penjaga yang selundupkan suplai militer. Aku buat kesepakatan agar bisa masuk. Aku mengdengarkan orang lain setiap hari,  jadi, aku tahu banyak rahasia. Siapa menemui siapa, kebohongan apapun, dan apa kelemahan mereka.”

“Kamu menguping orang lain.”

“Mereka menyebutku pengkhianat. Sejak usiaku 17 tahun aku selalu mendengarkan orang lain, aku tidak sempat bicara soal diriku. Tapi beberapa tahun lalu, aku bertemu dengan seseorang yang mendengarkanku. Dialah yang memberikanku hadiah ulang tahun.” Man Bok mengeluarkan dompetnya. “Ini dompet yang pernah kamu berikan *yang waktu itu dicopet dipasar dan dibantu Ri.

Man Bok mengambil sebuah kertas di dalamnya. Dengan bergetar, ia memberikannya pada Ri Jeong Hyeok.

Jeong Hyeok membukanya. Sebuah tulisan yang dituliskan Kakak Ri.

“Kamu mengenal kakakku?”

“Ya.”

****

Kilas balik. 10 tahun lalu. Saat itu U Pil masih bayi. Man Bok dan istrinya membawa U Pil kecil ke rumah sakit. Namun mereka harus pulang karena tidak ada pengobatan yang akan membantu. Harus di RS lain.

Saat mereka pulang.

Ri datang membawa perawat dan juga obat untuk U Pil. Sebagai rasa terima kasih. Man Bok memberikan sejumlah uang pada Ri saat itu.

Lanjut ke bagian 3 ya. klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!