Sinopsis Crash Landing on You Episode 10 Part 3

Sinopsis Crash Landing on You Episode 10 Part 3 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaa…

Hingga suatu hari. Cho Cheol Gang meminta Man Bok untuk menyadap Ri Myu Hyeok. Saat itu Cheo Cheol Gang berkata akan membunuh Ibu Man Bok jika dia tidak dibantu.

***

Penyadap mendengarkan Ri dan kawannya bicara.

“Cho Cheol Gang tidak tahu diri. Merampok makam dan menjual narkoba. Dia bahkan membunuh orang demi menutupi korupsinya. Dia akan disidang di Pyongyang.”

“Kamu sudah dapat buktinya?”

“Aku punya daftar orang yang menerima uang untuk mengabaikan tindakkannya. Aku juga mengetahui dari mana uangnya berasal.” Ri membawa Memory kecil. “Satunya kubawa. Untuk yang lainnya aku simpan.”

“Di Jam tangan?”

“Ya.”

Saat itu mobil yang mereka kendarai mulai dibawa, dengan batuan Man Bok sebagai penyadap. Ia memberi tahu jalur. Hingga terdengarlah suara benturan kecelakaan. Saat itu, Man Bok tentu saja menangis.

***

Man Bok pulang. Di rumah. Istrinya memberikan kotak hadiah titipan dari Ri Myu Hyeok. Di dalamnya ada dompet, dan uang yang pernah Man Bok berikan. Sebuah surat berisi ucapan dan doa agar keluarga Man Bok bahagia.

Man Bok membaca surat itu di dekat rel. Ia menangis sampai ingusan.

Sahabatnya mati atas bantuannya.

***

“Kenapa kamu baru memberitahuku sekarang?” tanya Ri Jeong Hyeok yang berkaca-kaca.

“Aku menyesalinya sejak lama tapi tidak ada yang berubah. Untuk bisa melupakannya, aku terus bilang kepada diri sendiri, aku tidak punya pilihan, tapi tidak membantu. Tiap terbangun di pagi hari, dan akan tidur di malam hari, aku menyesali perbuatanku kepadanya. Dan…. aku sangat merindukannya. Hanya dia sahabatku.”

Man Bok berlutut memilukan.

“Aku ingin menebus perbuatanku. Aku tidak peduli akan akibatnya. Tolong jaga baik-baik keluargaku.”

Man Bok memberikan jam tangan. Juga sebuah rekaman.

Ri mendengarkan rekamannya. Rekaman mengenai Ri Myu Hyeok yang bangga akan adiknya yang sekolah seni di Swiss. Ia senang karena katanya sang adik memberikannya sebuah lagu dan akan dimainkan untuknya saat pulang. Tentang sang kakak yang ingin adiknya bahagia.

Ri memangis mendengarkannya.

“Maafkan aku. Mianhae.”

***

Ahjumma ketua desa menemukan sepotong surat di kendi. Kemudia ia berkumpul dengan yang lain.

“Maksudmu? Sam Suk memang dari Selatan?” Tanya ahjumma istrinya kolonel.

“Berarti Sam Suk bukan Sam Suk. Dia Yoon Seri.”

“Ya. Kita pernah dengar Yoon Seri. Produk berkualitas dari selatan. Pilihan Seri.”

“Pilihan Seri yang krim wajahnya lembab dan kental?” wkwkkwkw.

“Ya.”

“Yang tonernya mengecilkan pori?”

“Ya.”

“Yang esensenya melembabkan?”

“Ya…”

“Kenapa dia harus jujur kepada kita sebelum pergi?”

Ahjumma ketua desa membacakan suratnya. “Kawan-kawan maafkan aku sudah membohongi kalian. Yeong Aem Wol Suk, Myeong Sun, dan Ok Geum. Terima kasih sudah percaya dengan kisah yang kuceritakan, saling berbagi cerita, dan mengobrol denganku. Semua sangat menyenangkan. Aku harus pergi sekarang, tapi aku ingin memberi tahu nama asliku kepada kalian. Aku sudah banyak berbohong pada kalian. Tapi kutahu hati kalian selalu tulus.”

Yang lain memangis sedih. Mengingat bagaimana Seri mengalami kecelakaan sendirian dan terpelanting jauh. Para ahjumma menyadari bahwa sebenarnya Seri takut. Tapi dia tidak menunjukkan rasa takutnya.

Kenangan lama diputar. Saat mereka bersama di pasar.

“Sudah dua pekan dia tidak kembali. Dia pasti sudah pulang. Atau mati. Itulah pilihannya.” Ucap ahjumma istri kolonel.

Lanjut ke bagian 4 klik di sini yaaa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *