Sinopsis Crash Landing on You Episode 11 Part 3 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah mengkuti sinopsisnya di besokpagi.com yaaa..

“Sampai aku berpikir, pasti bisa menyenangkan ngobrol denganmu. Tapi, aku tidak bisa kirim surel atau meneleponmu. Tapi kamu di sini. Aku senang bisa menceritakannya langsung seperti ini. jadi, tidak perlu mencemaskanku saat kamu pulang.” Ucap Seri.

Tbtb ada suara bel.

“Jangan terlalu cemas. Aku di korea selatan. Dan waku bukan warna biasa.” Ucap Seri pada Ri. “Gedung ini terkenal akan keamanannya.”

Seri melihat ke monitor. Ada Oppa kedua dan istrinya.

“Apa? kenapa mereka kemari semalam ini?”

“Siapa mereka?” Tanya Ri.

“Kakak keduaku dan istrinya. Kenapa mereka kemari semalam ini? makanlah. Setelah membunyikan bel, mereka akan pergi.”

***

“Dia pergi?” tanya Oppa kedua.

“Dia pasti sudah di rumah. Dia hanya mengabaikannya. Aku tahu sandinya.” Ucap kakak ipar jahat.

“Tekanlah.”

***

Kemudian pintu dibuka. “Kamu yakin keamanannya ketat?” tanya Ri.

“Masuk ke kamar dan bawa jaketmu.” Ucap Seri.

***

“Kalian sedang apa? ini bisa dianggap penerobosan.” Ucap Seri.

“Sudahlah. Aku Oppamu.”

“Kenapa juga kamu memblokir nomor kami?” tanya kakak ipar.

“Kata siapa boleh masuk?”

Mereka pun duduk.

“Ada apa kemari? Ada urusan apa?” tanya Seri.

“Seri. Kami tahu segalanya.” Ucap Oppa kedua.

“Soal apa?”

“Kami tahu lokasimu saat kamu menghilang.”

“Apa kamu tahu hal yang tak kutahu?” tanya Seri.

“Yak! Jangan berlagak bodoh. Aku muak. Kamu ada di korea utara! Kamu tokoh masyarakat. Apa yang terjadi jika warga tahu?” “Itu kecelakaan. Kamu tidak ingat. kamu bisa terus mengelak, tapi tidak akan ada yang percaya.”

Ri mendengarkan dari ruangan sebelah.

“Aku tidak paham maksudmu.” Ucap Seri.

“Aku jelaskan sekali lagi. Permainan sudah berakhir. Aku sudah mewariskan jabatan ayah, dan CEO Grup Queens. Jadi, jangan bersikap sok kuasa. Aku tahu kamu tidak akan tinggal diam. Tapi jika kamu memperdaya ayah atau melakukan hal licik lainnya, mengubur orang hidup-hidup mudah dilakukan akhir-akhir ini. kamu paham maksudku? Banyak yang bisa kulakukan agar kamu tak bisa berjalan dalam keadaan hidup.”

“Oppa. Aku masih tidak paham maksudmu. Jadi, tolong, bisa pergi sekarang?”

“Waaahhh… kamu akan terus berlagak bodoh?”

“Jangan anggap kami bicara tanpa bukti. Kami punya bukti.” Kemudian kakak ipar jahat memperdengarkan rekaman saat Seri bicara dengan Koo. “Kami juga punya rekaman lainnya juga. Kami juga punya foto. Ada banyak buktinya.”

“Baiklah. Jadi, menurut kalian, aku pergi ke korut dan bertemu dengan Koo Seung Jun. Kalian sudah tahu segalanya.”

“Benar.” Ucap Oppa.

“Tapi kurasa, kalian tak berniat mengeluarkanku dari sana. Kalian aku mau aku di sana selamanya? Atau mungkin? Kalian ingin aku mati?”

“Ahh apa maksud bocah ini?” ucap Oppa.

“Kami berniat mengeluarkanmu dari sana. Tapi, ini masalah besar.” Ucap kakak ipar. “Jika tidak berhati-hati, keluarga kita bisa terlibat masalah…”

“Konon ada tiga tipe orang yang tidak boleh kulupakan. Orang yang membantumu saat terjebak. Orang yang meninggalkanmu saat terjebak. Dan orang yang menjebakmu ke situasi ini. karena itulah, aku tidak akan melupakan kalian.” Ucap Seri.

“Kamu mengancam kami? Beraninya kamu mengancam?” dihhh yang duluan siapa yaaa?

“Yeobo. Sebaiknya kita pergi.” Ucap kakak ipar.

“Kamu beruntung bisa hidup. Jadi, bersyukurlah, jangan cari masalah. Ini peringatan terakhir.”

Oppa dan kakak iparnya pergi.

Kakak ipar yang jahat pun melihat ada sepatu pria di rumah Seri.

Lanjut ke bagian 4 klik di sini.