Sinopsis Crash Landing on You Episode 11 Part 6

Sinopsis Crash Landing on You Episode 11 Part 6 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaaaa…

Seri bicara dengan Ri di lift. “Tidak ada banyak skandal.” Ucap Seri.

“Aku tidak bertanya.” Wkwkwk.

“Hidupku membosankan. Aku tidak pernah makan bersama keluarga. Dan tidak punya teman untuk bercengkerama. Itu sebabnya aku terus…”

“Mulai berkencan.”

“Itu tidak benar. Makan malam dengan seseorang akan menjadi artikel berita. Dan berjalan di tepi sungai Han dengan orang lain akan digosipkan.”

“Baiklah.”

“Tapi,  aku tidak bisa melakukan itu. Aku sudah menjadi pemilih. Karena Ri Jeong Hyeok.” Wkkwkwkkw aaahhh digombalinnnnn…

***

Konco-konco menatap gedung Seri sambil melongo.

“Gedung pencakar langit ini sungguh milik wanita itu? Dia selalu membanggakan kekayaannya..”

“dan ternyata bukan main-main.” Ucap pecinta drakor.

“Seharusnya aku meminta 100 juta won, bukan jagung.” Ucap Maknae.

“Mari kita masuk dulu. Yang mirip orang korsel masuk dulu…”

Pyo langsung maju.

“Gwang Bum..” Ucap Man Bok. Kemudian, Pyo mundur lagi. Wkwkwk.

***

Konco-konco masuk tanpa paham protokol. Hingga ada pihak keamanan.

“Ada yang bisa kubantu?” tanya Pihak keamanan.

“Aku ingin bertemu dengan sajangnim.”

“Ahh sudah membuat janji dengan Daepyonim? Tidak bisa menemuinya jika tidak mengatur janji. Kami bisa memeriksa identitas kalian dan kami bisa bantu untuk mengisi formulir wawancara.”

“Dengar. Kami bisa datang lain waktu.” Pyo menggunakan logat korsel kemudian pergi. Wkwkwkw.

***

Saat pergi. Para konco lainnya memuji logat Pyo yang mirip seperti orang korsel.

***

Tiga orang bu ibu memamerkan barang mahal yang mereka dapatkan dari suami mereka. Mereka juga menggosip tentang Dan yang nggak jadi kawin.

Dan tbtb muncul dengan setelan hitam. Tiga ahjumma sangat melongo melihat Dan yang datang. Anjing ahjumma bahkan terkencing-kencing melihat Dan. Wkwkwkw.

Seo Dan datang berkumpul dengan para temannya.

***

Koo sedang berada di mobil ia mencoba meminta bantuan orang yang dikenalnya di Pyongnyang.

***

Tiga ahjumma menyindir Dan yang datang terlambat padahal tidak ada anak yang mencegahnya pergi. Atau suami yang melarangnya pergi. Budaya patriarki di korea memang lekat banget yaa.. korut lebih-lebih.

Teman-teman Dan menyombong perihal suaminya. Hingga Dan mengatakan bahwa salah satu suami temannya adalah pria yang pernah memohon cinta padanya. Wkwkwkkw.

Skakmat!!!

Jadi, Seo Dan itu memang nggak mau kalah.

****

Koo terus menghubungi orang-orang. Namun ia tidak memperoleh bantuan. Kemudian Seo Dan menghubunginya.

***

Hujan turun. 3 ahjumma pamer bahwa suami mereka akan segera menjemput. Beda dengan Dan yang nggak punya siapa-siapa.

Tbtb Koo datang membawa payung dan menjemput Dan.

Para ahjumma langsung mengetik di ponsel dan membuat gosip.

***

“Nampaknya aku baru saja menolongmu.” Ucap Koo di mobil.

“Jangan membual. Kamu punya dal-dal (istilah korsel untuk sesuatu yang manis) di mobil?”

“Kamu tahu istilah itu juga? Tahu dari mana?” tanya Koo.

“Aku tahu dari mana tidaklah penting.”

“Kurasa kamu benar. Kita butuh sesuatu yang manis di hari yang kelam. Seperti coklat atau permen.”

“Kamu punya?”

“Tidak.”

Dan melirik dan bunyi petir. Wkwkwkw.

“Nanti di toko depan beli.” Wkwkwkw.

****

Pak Hong mengajak Ri makan. Di saat yang sama. Ada Cho Cheol  Gang lewat. Keduanya sama-sama tidak tahu.

Lanjut ke bagian 7 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *