Sinopsis Crash Landing on You Episode 12 Part 3 – Halooooo guysss, updatean tulisan ini dibuat pada 03/02/2020. Buat yang lupa terus sama nama web yaaa… ingat yaaa.. di besokpagi.com. bukan besoksore.com atau yang lainnya. Karena? Besokpagi memang tempatnya sinopsis aja. Kalau kamu mau lihat sinopsis lain. Tinggal lihat di bagian kategori. Yaaaappp…. episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini.

Episode kali ini. 1 jam 35 menit 25 detik. Jangan tanya dibagi jadi berapa. Tinggal ikutin aja.

Dua karyawannya tertawa. “Daepyonim. Sedang berkirim sms dengan siapa? Mungkinkah itu pacarmu?” tanya

karyawannya.

“Bukan.” Ucap Seri.

****

Man Bok bicara lagi. “Pak Noh. Dari tim pemasaran punya pacar. Tapi, istri Pak No mengirim surat anonim ke perusahaan.”

“Pak No sudah menikah?” kata pencinta drakor. “Ahh drama ternyata bukan omong kosong!”

Wwwwoooouiiiiiii ini malah menggosip!!!w wwkwkkwkwkw.

“Hanya itukah yang kamu dapat?” tanya Pyo.

“Kenyataannya memang sulit.” Ucap Man Bok. “Ternya bukan hanya Bu Yang yang dipacari Pak No. Jadi, aku sudah buat daftarnyaa…”

“Kenapa kalian membahasnya? Ini tidak ada hubungannya dengan Yoon Seri.” Ucap Pyo. Tumben ngomongnya agak bener. “Kamu sudah lama bicara? Tapi tidak dapat apapun?”

“Lantas kamu sendiri dapat apa?” tanya Man Bok.

Pyo malah dapat uang. “Aku pergi ke Gangnam. Jantung kapitalisme. Aku mencari uang.”

“Seri ada di Cheondamdong, kamu mencari rumah Seri?” tanya pecinta drakor.

“Itu seperti mencari jarum di tumpukkan jerami. Jadi, aku dapat rencana untuk menyempitkan ruang pencarian. Yoon Seri selalu bilang dia makan daging 2x dalam sehari. Jadi, aku menunggu di depan resto ayam.”

****

Aku terus berdiri di depan resto. Tapi orang memberikan kunci mobilnya. Kukira aku nampak bisa diandalkan.”

Dannnnnn dikira tukang parkir.

“Parkir valet?”

Dan beneran guys. Memang jadi tukang parkir mobil yang susah buat parkir.

***

Pyo dipanggil pemilik resto. “Ahh jadi ada kesalahpahaman rupanya. Tukang parkir kamu tidak masuk hari ini, jadi, aku kaget ada yang memarkirkan.”

“Maafkan aku.” Wkwkkw Pyo mencoba pakai logat selatan.

“Sebenarnya, kami kekurangan orang. Aku sedang mencari orang. Kamu bisa menyetir motor?”

“Motor? Aku bisa sejak lahir.” Wkwkkw.

***

“Lalu? Kamu jadi pengantar ayam goreng?” tanya Man Bok.

“Pikirkanlah. Mengantarkan ayam goreng dari rumah ke rumah,  aku bisa menemukan rumah Seri karena dia sangat suka daging.”

“Lalu? Kamu sudah mengantarkan ayam goreng ke rumah Seri?”

“Aku mengantar ayam goreng ke banyak tempat.”

***

Pyo sangat kelelahan. “Hari pertama memang sulit bukan? Makanlah dan istirahat sampai pesanan berikutnya.”

“Terima kasih.”

Dan akhirnya, Pyo makan ayam goreng yang ia idamkan.

Saat itu. Ri Jeong Hyeok akan memesan ayam. Namun, karena Pyo sibuk makan. Ia hanya mengankatnya saja dan tidak menjawab. Wkwkwkwkkw begooooooooooooooooooooooooo….

****

“Kamu menemukan rumahnya atau tidak?”

“Kurasa, dia makan sapi hari ini. dia tidak makan ayam goreng.” Wkwkwkwkkwkwkwkw Pyo jawab begitu.

“Jadi, kamu tidak dapat apapun seperti aku.” Tapi Man Bok langsung mengambil uangnya.

“Kalian bilang akan menjalankan tugas di kafe internet, bagaimana Ju Mok?” tanya Pyo. “Kamu menonton drama ya?”

“Ya.” Wkwkwkkwkwk.

***

Jadi, yang satu nangis-nangis nonton drama.

Yang satu main game. Wkwwkwkkwkwk.

****

Dan kalian tahu?????? Maknae main game sama siapa?

Sama Ri Jeong Hyeok yang lagi gabut di rumah Seri.

Hahahahahahhahahahah…. karena kesel banget. Ri Jeong Hyeok mau kopi darat sama pemain itu.

Lanjut ke bagian 4 klik di sini.