Sinopsis Crash Landing on You Episode 12 Part 7 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti…..

Pyo bertanya harga.  Satu per satu dia tanya. Dengan sombongnya, Pyo berkata akan membeli semua yang dipajang.

Pyo juga bilang ingin bertemu dengan pimpinan Yoon.

***

Para pegawai merasa aneh melihat Pyo.

“Kudengar dari kantor pusat, kalau Pimpinan hampir diserang penguntit beberapa hari lalu.”

Dan anehnya Man Bok malah menguping dengan terang-terangan. Wkwkkw.

***

“Aku menguping. Misi kita ketahuan.” Ucap Man Bok pada yang lain. “Mari kita pergi dari sini.”

“Di depan ada petugas…”

Mereka coba lari. Tapi Eun Dong tidak ada.

Ternyata. Eun Dong sedang tidur. mereka pun lari-lari setelah Eun Dong terbangun.

***

Hingga. Saat Eun Dong terjatuh. Ri Jeong Hyeok melihat keberadaan mereka.

Padahal. Petugas keamanan mau ngasih sepatu mereka yang ketinggalan.

***

Konco-konco kelelahan di luar.

“Eun Dong. Sepatumu di mana?”

“Aku terburu-buru tadi. Jadi melupakannya.”

“Seharusnya jangan ceroboh. Di luar dingin.” Ucap Pecinta drakor.

“Kenapa kamu tidur di kasur itu? Apakah misi kita tidur?” tanya Pyo.

“Maafkan aku. Aku tidak pernah tidur di kasur senyaman itu.jadi….””

“Sudahlah. Dia hanya kelelahan.” Ucap Man Bok.

Pyo hampir menangis dan memberikan sepatunya. Maknae pun menangis menerima.

Pyo berkata. “Kalau ada yang sakit. Kita tidak bisa ke rumah sakit.”

Kejadian ini…. tbtb… Ri datang membawa sepatu Eun Dong.

Semua melongo. Ri bahkan memakaikannya pada Eun Dong.

Eun Dong langsung memeluk Ri.

“Kenapa kalian datang jauh-jauh kemari?” tanya Ri. “Bagaimana bisa kemari?”

Mengharukan. Mereka menangis sambil pe lu kan…

***

“Aku tidak melihat Lee Hyeok.” Ucap Seri pada Pak Hong.

“Aku tadi melihatnya. Ke mana dia? Dia seharusnya tetap ada di sisimu. Biar kuomeli dia nanti.”

“Tidak perlu.” Ucap Seri.

Saat Seri berbalik. Oppa pertama dan istrinya datang membawa bunga.

***

“Seri, seharusnya kamu memberitahuku saat mengalami hal semacam itu…”

“Aku prihatin. Bukankah kita keluarga?” ucap kakak ipar.

“Aku tidak paham maksud kalian. Aku sibuk saat ini.” Ucap Seri.

“Korea utara.” Oppa berbisik. “Benarkah Se Hyeong berusaha mencegahmu kembali?”

“Tentu saja. bagaimana dia bisa menyebut dirinya manuia.” Ucap kakak ipar.

“Kalian tahu dari mana?”

“Itu tidak penting.” Ucap Oppa.

“Yang terpenting, kita harus bersatu.” Ucap kakak ipar. “kita harus hancurkan Yoon Se Hyeong.”

“Itukah alasan kalian kemari?”

“Seri dengarkan. Omma akhirnya mendukungku. Jadi, kamu harus memihak Oppa. Jangan memblokir nomor kami lagi. Aku Oppamu.”

“Lalu. Kenapa Oppa dan Omma tidak bersatu mengusir Se Hyeong dan mendukungku?” wkwkkw. “Aku harus mengambil alih perusahaan.” Ucap Seri bikin kesal oppanya.

“Aku rela serahkan hak sebagai putra sulung dan selesaikan ini bersamamu. Jangan bersikap egois.”

“Katakan kepadaku, dari mana kalian tahu soal itu?” tanya Seri.

“Beri tahu Yeobbo.. “ Ucap istrinya.

“Manager Oh memberitahuku. Dia pernah menjadi pesuruh Koo Seung Jun. Aku tahu dia menemui Se Hyeong beberapa kali. Jadi, aku memaksanya bicara. Btw, mencurigakan, dia membeli apartemen 50 pyeong di Gangnam tanpa pinjaman.”

“Siapa lagi yang memberinya uang?” tanya kakak ipar..

“Cari tahu siapa dan alasannya, lalu beritahu aku.” Ucap Seri.

“Aku?” tanya Oppa.

“Ya. Oppa. Aku agak sibuk. Sampai jumpa.” Seri pun pergi.

Lanjut ke bagian 8 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!